Logo BeritaSatu

Pengadilan Junta Myanmar Tunda Vonis Suu Kyi

Selasa, 21 Desember 2021 | 10:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Pengadilan junta Myanmar pada Senin (20/12/2021) menunda putusan vonisnya dalam persidangan Aung San Suu Kyi dengan dakwaan mengimpor dan memiliki walkie talkie secara ilegal. Seperti dilaporkan AFP, penundaan itu disampaikan seorang sumber yang mengetahui kasus tersebut.

Pemenang Nobel Perdamaian itu telah ditahan sejak para jenderal melakukan kudeta terhadap pemerintahnya pada 1 Februari. Penahanan Suu Kyi mengakhiri periode singkat demokrasi negara itu.

Protes nasional terhadap kudeta Myanmar telah berhadapan dengan tindakan keras berdarah. Menurut kelompok pemantau local, lebih dari 1.300 orang tewas dan lebih dari 11.000 ditangkap.

Aung San Suu Kyi, 76 tahun akan mendengarkan putusan atas tuduhan yang dia impor secara ilegal dan memiliki walkie-talkie - yang terbaru dalam katalog penilaian di pengadilan junta yang bisa membuatnya dipenjara selama sisa hidupnya.

“Namun hakim menunda kasus tersebut hingga 27 Desember tanpa penjelasan,” kata seorang sumber yang mengetahui kasus tersebut kepada AFP.

Awal bulan ini, Suu Kyi dipenjara selama empat tahun karena hasutan terhadap militer dan melanggar pembatasan Covid-19, dalam keputusan yang dikutuk secara luas oleh komunitas internasional.

Kepala Junta Myanmar, Min Aung Hlaing kemudian meringankan hukumannya menjadi dua tahun. Dia mengatakan Suu Kyi akan menjalani hukumannya di bawah tahanan rumah di ibu kota Naypyidaw.

Aung San Suu Kyi bisa menghadapi tiga tahun penjara jika terbukti bersalah atas tuduhan walkie-talkie, yang berasal dari jam-jam awal kudeta ketika tentara dan polisi menggerebek rumahnya dan diduga menemukan dia memiliki peralatan selundupan.

Dalam pemeriksaan silang, anggota kelompok penyerang mengakui bahwa mereka tidak memiliki surat perintah penggeledahan, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Aung San Suu Kyi juga didakwa dengan beberapa tuduhan korupsi dan melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi. Masing-masing dakwaan dapat dihukum 15 tahun penjara.

Wartawan dilarang menghadiri sidang pengadilan khusus di Naypyidaw dan pengacaranya baru-baru ini dilarang berbicara kepada media.

Hukuman panjang tahanan rumah Aung San Suu Kyi di bawah junta sebelumnya dihabiskan di rumah era kolonial keluarganya di Yangon. Di sana, dia muncul di hadapan ribuan orang berkumpul di sisi lain pagar tamannya.

Rezim Min Aung Hlaing telah mengurungnya di satu lokasi yang dirahasiakan di ibu kota. Hubungan Suu Kyi dengan dunia luar terbatas pada pertemuan pra-persidangan singkat dengan para pengacaranya.

Junta juga mengancam akan membubarkan Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), mengutip dugaan kecurangan dalam pemilihan 2020 yang menurut pengamat internasional sebagian besar bebas dan adil.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka Korupsi Kredit Bank Jateng

Bareskrim Polri melimpahkan tiga tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi pemberian kredit proyek BPD Jawa Tengah (Jateng) cabang Jakarta.

NEWS | 1 Desember 2022

Kuasa Hukum Hendra Kurniawan dan Agus Cecar Saksi dari Divisi Propam

Kuasa Hukum terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Henry Yosodingrat mencecar saksi Radite Hernawa yang merupakan Divisi Propam Polri.

NEWS | 1 Desember 2022

Karang Taruna Dukung Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan

Ketua Umum Karang Taruna, Didik Mukrianto pihaknya mendukung dan konsisten bersama pemerintah mengurai persoalan, termasuk mewujudkan kesejahteraan sosial.

NEWS | 1 Desember 2022

Saksi dari Timsus Polri Beberkan Kejanggalan Kasus Brigadir J

Saat hadir sebagai saksi di sidang Hendra Kurniawan, salah satu timsus Polri, Agus Saripul Hidayat membeberkan kejanggalan kasus Brigadir J. 

NEWS | 1 Desember 2022

Kasus Suap, Eks Kepala BPN Riau M Syahrir Ditahan KPK

KPK menahan mantan Kepala Kanwil BPN Riau M Syahrir, tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan dan perpanjangan HGU di Kanwil BPN Riau. 

NEWS | 1 Desember 2022

Bertambah, Pengungsi Gempa Cianjur Mencapai 114.414 Orang

Jumlah pengungsi akibat gempa Cianjur bertambah menjadi sebanyak 114.414 orang sementara sehari sebelumnya 109.386 orang. 

NEWS | 1 Desember 2022

CCTV Rumah Ferdy Sambo 26 Kali Dimatikan secara Paksa

CCTV rumah Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 26 kali dimatikan secara paksa.

NEWS | 1 Desember 2022

Sufmi Dasco Jadi Profesor, Prabowo: Guru Besar Penentu Peradaban Bangsa

Terkait pengukuhan Sufmi Dasco Ahmad sebagai profesor, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan guru besar merupakan penentu peradaban bangsa.

NEWS | 1 Desember 2022

Update Gempa Cianjur, 329 Orang Meninggal dan 595 Luka Berat

Bupati Cianjur, Herman Suherman menyampaikan hingga saat ini terdapat 349 orang meninggal dunia dan 595 orang luka berat akibat gempa Cianjur. 

NEWS | 1 Desember 2022

KLHK Raih Peringkat Pertama Indonesia SDGs Action Awards 2022

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meraih peringkat pertama Indonesia SDGs Action Awards 2022 kategori kementerian/lembaga.

NEWS | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka Korupsi Kredit Bank Jateng

Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka Korupsi Kredit Bank Jateng

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE