Logo BeritaSatu

Wagub Riza Undang Apindo dan Kadin Bahas UMP DKI

Selasa, 21 Desember 2021 | 20:10 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Para pengusaha yang tergabung di dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mengambil sejumlah langkah atas kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta Tahun 2022 sebesar 5,1%.

Kedua asosiasi pengusaha tersebut telah menyebutkan tiga langkah yang diambil, yakni menggugat aturan Gubernur DKI terkait kenaikan UMP 2021 ke PTUN, mengirim surat keberatan kepada Gubernur Anies Baswedan dan mendesak Mendagri dan Menaker memberi sanksi kepada Gubernur Anies.

Ketiga langkah tersebut diambil karena kenaikan UMP DKI sebesar 5,1% telah melanggar formula penentuan UMP yang dimuat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan dan keputusan kenaikan tersebut diambil secara sepihak oleh Gubernur Anies.

Menanggapi langkah yang diambil Apindo dan Kadin itu, Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria mengajak para pengusaha untuk kembali berdialog dan berdiskusi soal kenaikan UMP. Menurut Riza, keputusan yang diambil Gubernur Anies semata-mata untuk memberikan rasa adil bagi semua pihak baik pekerja, pengusaha, dan masyarakat.

"Kalau pengusaha nanti kalau ada keberatan silahkan disampaikan, kita bisa duduk, diskusi dan dialog," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/10/2021).

Menurut Riza, pengusaha seharusnya bisa mengerti dan memahami bahwa salah satu hal penting yang menjamin usahanya bisa sukses dan berhasil adalah kesejahteraan para pekerja atau buruh. Karena itu, kata dia, keberadaan pengusaha dan buruh harus saling menguntungkan dan bisa memberikan rasa keadilan bagi semuanya.

"Pengusaha kan ingin juga usahanya maju dan sukses, kalau ingin maju dan sukses harus menunjukan keadilan, harus juga memperhatikan kesejahteraan karyawannya, karena pengusaha tidak bisa tanpa buruh, buruh tidak bisa tanpa pengusaha, semua ini harus bersinergi, bekerjasama," imbuh Riza.

Lebih lanjut, Riza mengatakan, nilai kenaikan UMP DKI 2022 sangat kecil jika menggunakan formula yang diatur dalam PP Nomor 36 Tahun 2021, yakni sekitar Rp 37.000 lebih atau naik 0,85% dari UMP DKI Tahun 2021. UMP 2021 sebesar Rp 4.416.186 dan jika naik 0,85% maka menjadi Rp 4.493.724.

Padahal, kata Riza, dalam 8 tahun terakhir kenaikan UMP DKI selalu di atas angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Karena itu, Pemprov melakukan revisi atas kenaikan UMP 2022 menjadi 5,1% atau naik sebesar Rp 225.667 sehingga UMP 2022 menjadi Rp 4.641.854.

"Kenaikan 0,8% itu tidak memberikan rasa keadilan karena itu Pak Gubernur menaikkan menjadi 5,1% untuk memberikan rasa adil bagi semua," pungkas Riza.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Arif Rachman Beberkan Sosok Kombes Ambil Baju Brigadir J di RS Polri

Arif Rachman Arifin membeberkan soal baju Brigadir J yang sempat diambil oleh Kepala Bagian Penegakan Hukum Provost Divpropam Polri, Kombes Susanto Haris.

NEWS | 28 November 2022

Rotasi Matra Dinilai Penting untuk Jabatan Panglima TNI

Susaningtyas NH Kertopati menekankan pentingnya rotasi antara matra di tubuh TNI untuk jabatan panglima.

NEWS | 28 November 2022

Panglima TNI Baru Harus memiliki Tiga Variabel Penting Ini

Susaningtyas NH Kertopati membeberkan tiga variabel penting yang harus dimiliki oleh Panglima TNI baru pengganti Jenderal TNI Andika Perkasa.

NEWS | 28 November 2022

Penumpang 2 Orang, Pesawat Tersangkut di Menara Jaringan Listrik

Sebuah pesawat tersangkut di menara jaringan listrik pada Minggu (27/11/2022) malam di Maryland, menyebabkan pemadaman listrik.

NEWS | 28 November 2022

Hari Ini, Gubernur Wajib Umumkan Kenaikan UMP

Pemerintah daerah wajib mengumumkan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) hari ini, Senin (28/11/2022)

NEWS | 28 November 2022

Tak Mau Pemborosan, Anwar Ibrahim Tolak Mercedes S600 untuk Mobil Dinas

PM Baru Malaysia Anwar Ibrahim menolak penggunaan Mercedes-Benz S600 untuk mobil dinasnya, karena tak mau ada pemborosan dana publik.

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, Organisasi Profesi Kesehatan Gelar Aksi Bersama

Lima organisasi profesi terdiri dari IDI, PDGI, PPNI), IAI beserta organisasi kesehatan lainnya menggelar aksi damai bersama untuk menolak RUU Kesehatan

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, PPNI Ingatkan DPR Tak Khianati Perjuangan Nakes

Ketua Umum Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) Harif Fadhilla menyampaikan orasi menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Tiba di Ruang Sidang, Bharada E Disambut Para Pendukung

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E disambut para pendukungnya saat tiba di ruang persidangan.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

Terkait helikopter Polri jatuh, seorang nelayan bernama Sobri Wassholat menemukan sandaran kursi penumpang helikopter di Perairan Manggar Belitung Timur, Bangka Belitung.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Arif Rachman Beberkan Sosok Kombes Ambil Baju Brigadir J di RS Polri

Arif Rachman Beberkan Sosok Kombes Ambil Baju Brigadir J di RS Polri

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE