Logo BeritaSatu

Kapolda Papua Minta Warga di Daerah Rawan Waspada Saat Berkebun

Minggu, 26 Desember 2021 | 19:07 WIB
Oleh : FFS

Jayapura, Beritasatu.com - Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri meminta masyarakat sipil, terutama bukan warga asli Papua, yang bermukim di daerah rawan agar senantiasa waspada, termasuk saat berkebun.

"Jangan pernah lengah, termasuk saat ke kebun, karena dapat membahayakan jiwa, seperti halnya yang dialami Yatiman Hadi (52) di Dekai yang meninggal setelah dianiaya orang tak dikenal (OTK) saat berkebun," kata Irjen Pol Mathius Fakhiri kepada ANTARA di Jayapura, Minggu (26/12/2021).

Advertisement

Bila perlu, kata Kapolda, memberi tahu kepada anggota Polri yang ada di polres atau polsek sebelum berkebun agar polisi bisa menginformasikan apakah wilayah itu aman atau tidak.

Diakuinya ada beberapa daerah di Papua yang masuk kategori rawan, baik itu dari kelompok bersenjata (KKB) atau pelaku kriminal, termasuk di Kabupaten Yahukimo.

Hingga kini, kata dia, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dengan pelaku penganiayaan yang menewaskan warga sipil di Dekai.

"Belum bisa dipastikan apakah pelakunya KKB atau bukan karena data yang dikumpulkan masih minim," kata Fakhiri ketika ditanya terkait dengan kasus penganiayaan terhadap Yatimin yang mengalami luka-luka saat ke kebun, sekitar Kali Brasa, Distrik Dekai.

Dari laporan yang diterima, setelah dibacok hingga terluka di bagian kepala, korban menelepon rekannya. Korban memberitahukan kondisi serta lokasi tempatnya berada sehingga rekannya mendatangi dan membawanya pulang.

Setibanya di rumah, korban dibawa ke rumah sakit. Namun, setelah mendapat penanganan, nyawa Yatimin tidak tertolong.

Dijelaskan pula bahwa jenazah korban dievakuasi ke Surabaya pada hari Sabtu (25/12/2021) untuk dimakamkan di kampung halamannya di Jember, Jawa Timur.

Ketika ditanya kawasan yang rawan, Kapolda menyebutkan selain Yahukimo, ada beberapa daerah seperti Pegunungan Bintang, Puncak, Intan Jaya, dan Nduga.

"Tetap waspada bila ke wilayah yang jauh dari permukiman dan rawan kriminal," kata Kapolda Papua Irjen Pol. Fakhiri.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mendagri Bantah Larang Polisi dan Jaksa Periksa Kepala Daerah

Mendagri Tito Karnavian membantah melarang aparat penegak hukum, seperti Polri dan Kejagung untuk memeriksa kepala daerah. 

NEWS | 27 Januari 2023

Peringatan Satu Abad NU Bakal Spektakuler, Menag: Rugi Kalau Enggak Datang

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut meyakini puncak hari ulang tahun satu abad NU atau Nadhlatul Ulama akan spektakuler. 

NEWS | 27 Januari 2023

Jemaah Terus Disubsidi 60%, KPK: Nilai Manfaat Dana Haji Akan Habis

Jika jemaah haji terus mendapatkan subsidi sebesar 60%, KPK meyakini nilai manfaat dana haji yang dikelola BPKH akan habis.

NEWS | 27 Januari 2023

Kemenag Ungkap Pertimbangan Usulkan Biaya Haji 2023 Senilai Rp 69 Juta

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Hilman Latief menjelaskan mengenai usulan biaya haji 2023 naik menjadi sebesar Rp 69 juta.

NEWS | 27 Januari 2023

Menunggak, Aliran Listrik Kantor Bupati Kepulauan Tanimbar Diputus

Jaringan listrik ke kantor bupati Kepulauan Tanimbar, Maluku diputus oleh PLN sejak Sabtu (21/1/2023).

NEWS | 27 Januari 2023

Cak Imin: Mutu dan Kualitas Pendamping Desa Harus Maju

Cak Imin juga mengajak seluruh pendamping desa untuk turut merealisasikan langkah-langkah pembangunan desa dengan memperluas jaringan desa di kawasan regional Asia Tenggara.

NEWS | 28 Januari 2023

Sabtu-Minggu, Semua Daerah di Kaltim Diperkirakan Hujan Petir

Semua daerah yang terdiri dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur diperkirakan mengalami hujan lebat hingga hujan petir pada Sabtu-Minggu.

NEWS | 28 Januari 2023

Dinkes Ungkap Kasus Campak di Kota Sukabumi Terkendali

Dinas Kesehatan Kota Sukabumi memastikan kasus campak di Kota Sukabumi, Jawa Barat, bisa dikendalikan.

NEWS | 28 Januari 2023

Balita 1 Tahun di Palmerah Tewas Dianiaya Pacar Ibunya

Seorang balita berusia 1 tahun 9 bulan tewas dianiaya pacar ibunya. Penganiayaan itu terjadi di kamar kos di Kelurahan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

NEWS | 27 Januari 2023

Dinilai Tidak Transparan, KPK Soroti Penetapan Petugas Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti penetapan petugas haji yang dinilai tidak optimal dan tidak transparan.

NEWS | 27 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

29 Rumah di Lumajang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE