Logo BeritaSatu

Setara Kecam Aksi Kelompok Intoleran Larang Ibadah Natal di GPI Tulang Bawang

Selasa, 28 Desember 2021 | 09:48 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Sukacita umat Kristiani Tulang Bawang, Lampung merayakan Natal terusik dengan aksi penggerudukan yang dilakukan kelompok intoleran saat ibadah Natal di Gereja Pentakosta Indonesia (GPI). Dalam video-video yang diunggah di Facebook “GPI Banjar Agung Tulang Bawang – Lampung”, terlihat kelompok intoleran melarang jemaat melakukan ibadah Natal pada 25 Desember 2021.

Gangguan ibadah Natal GPI Tulang Bawang merupakan rentetan dari permasalahan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang berlangsung bertahun-tahun hingga penyegelan GPI Tulang Bawang.

Aksi kelompok intoleran tersebut mendapat kecaman dari Setara Institute. "Setara Institute mengecam keras kelompok intoleran yang mengganggu kekhidmatan ibadah, termasuk ibadah Natal GPI Tulang Bawang. Hal ini nyata-nyata merupakan pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan sebagaimana dijamin dalam Pasal 28E UUD 1945 bahwa 'setiap orang bebas memeluk agama dan beribadah menurut agamanya," ujar Syera Anggreini Buntara, Peneliti Kebebasan Beragama/Berkeyakinan Setara Institute dalam siaran pers, Selasa (28/12/2021).

Anggreini mengatakan hak beribadah semestinya tidak bisa dibatasi selama tidak merugikan hak atau reputasi orang lain seperti tercantum dalam Pasal 19 Konvenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik 1966. Adapun penolakan dari kelompok intoleran mengenai pembangunan tempat ibadah tidak dapat dibenarkan untuk membatasi hak beribadah atas nama ketertiban umum.

"Apabila dibenarkan atas nama ketertiban umum, hal ini akan semakin memperparah sentimen mayoritarianisme yang menindas kelompok minoritas untuk menikmati hak-hak fundamentalnya yang telah dijamin di Konstitusi. Jemaat GPI Tulang Bawang beribadah tanpa mengurangi hak dan tanpa merugikan reputasi individu lain, maka negara harus memastikan Jemaat GPI Tulang Bawang dan kelompok minoritas lainnya agar dapat bebas beribadah dengan damai," kata Anggreini.

Setara Institute dikatakan Anggreini mengharapkan aparat hukum dan keamanan yang berjaga di GPI Tulang Bawang lebih cepat tanggap menghentikan gangguan ibadah oleh kelompok intoleran.

"Mengingat bahwa gangguan ibadah GPI Tulang Bawang ini bermula dari permasalahan IMB dan kelompok intoleran menggunakan alasan belum terpenuhinya IMB sebagai justifikasi gangguan tempat ibadah, Setara Institute kembali mendesak Menteri Agama agar mempercepat pengkajian ulang Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri (PBM) Nomor 9 dan Nomor 8 khususnya tentang persyaratan izin mendirikan tempat ibadah. Janji Menteri Agama untuk mempermudah izin pendirian rumah ibadah perlu segera dikonkretisasi untuk mencegah terjadinya gangguan tempat ibadah di masa mendatang," tambah Anggreini.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ganjar Bentuk Tim Khusus Percepatan Pembangunan Tol Semarang-Demak

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membentuk tim untuk membereskan persoalan pembebasan lahan pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi Akan Hadiri Midodareni, Tetangga Erina Diminta Tak Inapkan Tamu

Jokowi akan menghadiri midodareni di kediaman calon menantunya, Erina Gudono di Purwosari RT 03/RW 59, Sinduadi, Mlati, Sleman.

NEWS | 30 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Penyaluran Bantuan Dana Bansos Terus Dipantau

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menegaskan penyaluran dana BLT BBM, BPNT/Sembako dan PKH terus dipantau tiap hari.

NEWS | 30 November 2022

Jokowi Dinilai Contoh Pemimpin yang Berani Tegakkan Kebenaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai contoh pemimpin yang berani menegakkan kebenaran.

NEWS | 30 November 2022

Bupati: Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengatakan, proses pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang tiga hari.

NEWS | 30 November 2022

MK Tambahkan Syarat Baru Ini Bagi Caleg Mantan Koruptor di Pemilu

Mahkamah Konstitusi atau MK menambahkan syarat baru bagi caleg mantan terpidana termasuk terpidana kasus korupsi yang akan ikut menjadi Pemilu 2024.

NEWS | 30 November 2022

Naik Helikopter, Lesti Kejora dan Rizky Billar Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Pasangan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar mengunjungi para korban gempa di daerah kelahirannya Cianjur dengan helikopter.

NEWS | 30 November 2022

Setelah Tembak Brigadir J, Bharada E Mimpi Buruk Selama 3 Pekan

Bharada E mengalami mimpi buruk selama tiga pekan setelah menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 30 November 2022

Bharada E: Brigadir J Selalu Dampingi Putri Candrawathi

Bharada E menyebut, Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, selalu mendampingi Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE