Logo BeritaSatu

KPK: Korban Kerangkeng Bupati Langkat Mengaku Pekerja Sawit

Rabu, 26 Januari 2022 | 10:20 WIB
Oleh : Fana F Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut orang dalam kerangkeng di rumah Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin Angin mengaku sebagai pekerja perkebunan kelapa sawit.

Hal ini diketahui KPK ketika menemukan kerangkeng tersebut saat akan menangkap Terbit Rencana di rumahnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (18/1/2022). Namun, saat itu, Terbit Rencana sudah tidak berada di rumah.

"Orang-orang yang di dalam itu kemudian menerangkan bahwa mereka itu adalah pekerja di kebun sawit milik Bupati Kabupaten Langkat," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Jakarta, Rabu (26/1/2022).

Ghufron mengatakan Tim Satgas KPK saat itu sempat kaget menemukan sejumlah orang dikerangkeng di rumah Terbit. Namun, Tim Satgas KPK tidak mendalami alasan mereka dikurung di kerangkeng karena sedang mencari Terbit untuk diamankan.

"Karena memang tujuannya untuk melakukan pengamanan bupati maka tim penyelidik KPK bergerak bergeser ke tempat lain untuk mencari yang bersangkutan," tutur Ghufron.

Meski demikian, Ghufron menyatakan, Tim Satgas KPK sempat mendokumentasikan keberadaan orang-orang di dalam kerangkeng itu. Selain itu, tim KPK juga langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lain untuk mendalami adanya dugaan tindak pidana atau pelanggaran HAM terkait kerangkeng tersebut. KPK memastikan akan memberikan dokumentasi yang dimiliki kepada aparat penegak hukum jika dibutuhkan.

"KPK berkomitmen untuk membantu dan akan memberikan dokumentasi atas temuan KPK di rumah Bupati Langkat tersebut," kata Ghufron.

Keberadaan kerangkeng di rumah Terbit Rencana terungkap dari laporan yang disampaikan kepada Migrant Care. Kerangkeng itu diduga terkait dengan dugaan penyiksaan dan perbudakan modern terhadap para pekerja perkebunan sawit milik Terbit Rencana.

"Ada dua sel di dalam rumah bupati yang digunakan untuk memenjarakan sebanyak 40 orang bekerja," kata Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care Anis Hidayat dalam keterangannya, Senin (24/1/2022).

Anis mengatakan kerangkeng itu ada di belakang halaman rumah Terbit. Bentuknya mirip penjara dengan tambahan gembok agar para pekerjanya tidak keluar masuk sembarangan Atas dugaan itu, Migrant Care melaporkan kepada Komnas HAM yang segera menindaklanjuti dengan mengirim tim.

Kepolisian menyebut kerangkeng tersebut merupakan tempat rehabilitasi penyalah guna narkoba. Mereka yang tinggal di bangunan kerangkeng tersebut diserahkan oleh pihak keluarganya kepada pengelola untuk dibina. Namun, keberadaan kerangkeng itu ilegal karena tidak sesuai aturan perundang-undangan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Akan Diundang Hadiri Musyawarah Rakyat Indonesia

Relawan Jokowi rencananya akan mengundang Presiden Jokowi menghadiri Musyawarah Rakyat Indonesia yang digelar untuk menjadi capres menjelang Pemilu 2024.

NEWS | 29 Juni 2022

Kapolres Maluku Tengah Abdul Gafur Dicopot dari Jabatannya

Kapolres Maluku Tengah AKBP Abdul Gafur dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

NEWS | 29 Juni 2022

Menkes Ungkap Peran Keluarga dalam Penanganan Stunting

Menkes menyatakan bahwa keluarga memiliki peran yang penting dalam penanganan stunting di Indonesia.

NEWS | 29 Juni 2022

Pemprov Jateng Hadirkan Alat USG untuk Warga Karimunjawa

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memberikan bantuan berupa alat ultrasonografi atau alat USG untuk Puskesmas Karimunjawa.

NEWS | 29 Juni 2022

Wagub DKI Janji Carikan Solusi Nasib 3.000 Karyawan Holywings

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berjanji akan mencarikan solusi soal nasib sekitar 3.000 karyawan Holywings yang kini tidak bisa bekerja.

NEWS | 29 Juni 2022

Jokowi Harap Tak Ada Lagi Kota Ukraina Rusak Akibat Perang

Presiden Jokowi mengharapkan tidak ada lagi kota-kota di Ukraina yang rusak akibat dampak dari perang.

NEWS | 29 Juni 2022

Rudal Rusia Hantam Apartemen di Mykolaiv, Ukraina Selatan

Rudal Rusia pada Rabu (29/6/2022) menggempur wilayah selatan Ukraina, dan menghantam sebuah apartemen di Kota Mykolaiv.

NEWS | 29 Juni 2022

Harganas 2022, Ganjar Tekankan soal Pencegahan Stunting

Dalam momentum Harganas 2022, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menekankan pentingnya gerakan mencegah stunting

NEWS | 29 Juni 2022

IpeKB Ajak HaloPuan Beri Penyuluhan Stunting di Pangandaran

IPeKB Jawa Barat mengundang HaloPuan untuk menyosialisasikan manfaat super daun kelor dalam melawan stunting di Pangandaran,

NEWS | 29 Juni 2022

Kasus E-KTP, Gamawan Fauzi Klaim Tak Pernah Bertemu Paulus Tanos

Usai diperiksa tim penyidik KPK, mantan Mendagri Gamawan Fauzi mengeklaim tidak pernah bertemu dengan tersangka kasus e-KTP, Paulus Tannos yang kini buron.

NEWS | 29 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kapolres Maluku Tengah Abdul Gafur Dicopot dari Jabatannya

Kapolres Maluku Tengah Abdul Gafur Dicopot dari Jabatannya

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings