Logo BeritaSatu

Refly: Aturan Pres-T Dirancang untuk Cegah SBY Berkuasa 2 Periode

Rabu, 26 Januari 2022 | 21:20 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR

Jakarta, Beritasatu.comPresidential threshold (Pres-T) atau ambang batas pencalonan presiden dibuat untuk mencegah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkuasa dua periode pada 2009. Hal ini disampaikan kuasa hukum mantan Panglima TNI Jenderal TNI (purn) Gatot Nurmantyo, Refly Harun.

Kala itu, menurut Refly, SBY akan maju kembali sebagai calon presiden (capres). Informasi itu, kata Refly, berdasarkan pernyatan mantan Ketua DPR Marzuki Alie.

“Sejarah presidential threshold 20 persen ini sendiri adalah sejarah untuk mengadang SBY waktu itu bisa dicalonkan untuk periode kedua, sebagaimana keterangan mantan Ketua DPR Marzuki Alie,” ujar Refly dalam sidang perbaikan permohonan perkara Nomor 70/PUU-XIX/2021 di Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (26/1/2022).

Perkara yang diajukan Gatot Nurmantyo ini terkait dengan uji materi Pasal 222 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal 222 tersebut mengatur angka Pres-T sebesar 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pemilu sebelumnya. Sidang ini dipimpin oleh Hakim MK Aswanto yang didampingi hakim Enny Nurbaningsih dan Suhartoyo.

Refly tidak menerangkan lebih lanjut soal keberadaan Pres-T sebagai upaya menjegal SBY maju Pilpres 2009. Namun, menurut Refly, saat ini Pres-T dipertahankan karena menguntungkan partai-partai besar. Artinya, bukan untuk sistem presidensial.

“Kami melihat bahwa ini bukan soal tata cara, karena substansi dan substansi inilah yang justru ingin dipertahankan partai-partai besar yang kemudian ingin mempertahankan ini, karena dianggap menguntungkan,” ujar Refly.

Pada kesempatan itu, Refly juga mengatakan bahwa Gatot Nurmantyo mengalami kerugian konstitusional dengan pemberlakukan Pasal 222 UU Pemilu. Hak Gatot untuk memilih dan menjadi kandidat presiden dijegal.

“Yang Mulia, kami tetap mengajukan hak untuk memilih dan tapi kami lengkapi juga hak untuk dipilih. Jadi, the right to vote dan the right to be a candidate, ya, kami masukkan sebagai kapasitas pemohon (Gatot). Walaupun pemohon tidak mau ditonjolkan soal the right to be a candidate-nya,” ucapnya.

“Pada dasarnya pemohon adalah orang yang salah satunya disebut sebenarnya, tetapi kami tidak menonjolkan dari sisi personalnya, tetapi itu adalah hak secara umum. Karena itu, kami anggap dua sisi dari mata uang yang sama, dan kami juga sudah sertakan keputusan-keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan kedua kapasitas tersebut, baik hak untuk memilih maupun hak untuk dipilih dari permohonan atau putusan-putusan terdahulu,” kata Refly.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hari Bhayangkara, Kapolri Minta Anggotanya Bekerja Ikhlas

Pada peringatan Hari Bhayangkara atau HUT ke-76 Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengajak seluruh jajarannya bekerja ikhlas.

NEWS | 2 Juli 2022

HUT Ke-76 Polri, Henry Indraguna Dukung Restorative Justice

Dalam peringatan HUT ke-76 Bhayangkara, Henry Indraguna mendukung jajaran Polri menerapkan konsep restorative justice.

NEWS | 2 Juli 2022

Tjahjo Wafat, Khofifah: Insyaallah Beliau Husnulkhatimah

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Tjahjo Kumolo.

NEWS | 2 Juli 2022

Jusuf Kalla Kenang Tjahjo sebagai Sosok Baik dalam Bekerja

Jusuf Kalla (JK) menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

NEWS | 2 Juli 2022

Suasana Sepi Rumah Duka Menteri Tjahjo Kumolo di Semarang

Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia di Jakarta, Jumat (1/7/2022), memiliki rumah di Kota Semarang.

NEWS | 1 Juli 2022

Pelaku Penembakan di Sidoarjo Dijanjikan Imbalan Rp 100 Juta

JO, pelaku penembakan terhadap SB, seorang bos rongsokan di Sidoarjo, Jawa Timur, mengaku dijanjikan imbalan senilai Rp 100 juta jika berhasil melakukan tugas.

NEWS | 2 Juli 2022

Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Hendi: Beliau Orang Baik

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022).

NEWS | 1 Juli 2022

Wiku: Wabah PMK Terjadi di 19 Provins, 223 Kabupaten/Kota

Terdapat 19 provinsi dan 223 kabupaten/kota yang terdampak penyakit mulut dan kuku atau PMK yang terjadi pada hewan ternak.

NEWS | 1 Juli 2022

GMNI Nilai Kunjungan Jokowi Dapat Turunkan Tensi Geopolitik

Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina dan Rusia dapat menurunkan tensi geopolitik global.

NEWS | 1 Juli 2022

Tjahjo Kumolo Wafat, Novita Wijayanti: Selamat Jalan Senior

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Novita Wijayanti menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Tjahjo Kumolo.

NEWS | 1 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hari Bhayangkara, Kapolri Minta Anggotanya Bekerja Ikhlas

Hari Bhayangkara, Kapolri Minta Anggotanya Bekerja Ikhlas

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings