Logo BeritaSatu

Firli Bahuri: Nahdlatul Ulama Garda Terdepan Pemberantasan Korupsi

Senin, 31 Januari 2022 | 20:46 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengatakan, Nahdlatul Ulama (NU) merupakan salah salah organisasi keagamaan yang menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Tak hanya pemberantasan korupsi, NU juga selalu berdiri paling depan dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.

Hal ini disampaikan Firli terkait peringatan hari lahir (Harlah) ke-96 NU yang jatuh pada hari ini, Senin (31/1/2022).

"NU senantiasa hadir dan berdiri paling depan dalam menghadapi hingga mengatasi ragam persoalan bangsa, seperti persoalan korupsi yang telah berurat akar di republik ini," kata Firli dalam keterangannya.

Firli mengatakan, "Kemandirian dalam Berkhidmat untuk Peradaban Dunia" yang menjadi tema Harlah NU tahun ini sangat tepat. Hal ini mengingat NU sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di jagad raya memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk peradaban umat manusia dan alam semesta.

"Di Indonesia sendiri, NU memiliki basis dukungan sosial terbesar di Tanah Air dan merupakan salah satu komponen bangsa yang ikut membidani, merawat sekaligus membesarkan republik yang kita cintai ini," kata Firli.

Dikatakan, sejak berdiri hingga saat ini, NU selalu menjaga perjalanan bangsa dan negara serta kemaslahatan umat di Indonesia. Menurut Firli, masih sedikit organisasi sosial keagamaan seperti NU yang memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan Indonesia bergerak sesuai dengan arah dan tujuan bangsa, seperti termaktub dalam mukadimah UUD 1945.

Menurutnya, salah satu wujud nyata dan peran aktif NU dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, dapat dilihat dari pendidikan antikorupsi dalam perspektif Islam yang ditanamkan sejak dini kepada warga nahdliyin di sekolah, pesantren hingga bangku kuliah.

"Seiring berjalannya waktu, semakin banyak organisasi sosial lintas agama lainnya yang mengikuti jejak NU, memasukkan benih-benih antikorupsi dalam kurikulum pendidikan sekolah. Karena sejatinya korupsi adalah musuh agama dan seluruh aliran kepercayaan di republik ini," katanya.

Ditegaskan Firli, tidak ada satu pun agama atau aliran kepercayaan yang mengajarkan apalagi memperbolehkan penganutnya melakukan korupsi. Untuk itu, seluruh pihak seharusnya sepakat menyatakan siapa pun yang melakukan tindak pidana korupsi adalah perusak agama dan pengkhianat nilai-nilai ketuhanan.

"Tegas saya nyatakan bahwa para pelaku tindak pidana korupsi adalah pembunuh agama yang dianutnya sendiri," tegas Firli.

Tak hanya itu, Firli mengatakan, nilai-nilai dan roh antikorupsi juga selalu disemai para ulama dan kiai NU dalam setiap kegiatan keagamaan, seperti pengajian, khutbah atau kultum atau kuliah tujuh menit yang teduh. Dengan demikian benih-benih antikorupsi senantiasa tumbuh, sejalan dengan berkembangnya alam demokrasi di Bumi Pertiwi.

"Pendidikan inilah yang membentuk karakter kuat seorang nahdliyin sebagai pribadi yang bermoral tinggi, berbudi pekerti luhur, jujur, sederhana dan menjunjung tinggi integritas sebagai makhluk ciptaan-Nya sehingga mereka senantiasa menerapkan nilai-nilai agama, budaya dan ketuhanan dalam bingkai kebinekaan dalam kesehariannya," katanya.

Dalam kesempatan ini, Firli mengaku bersyukur banyak insan KPK yang memiliki karakter nahdliyin. Menurutnya, karakter nahdliyin selalu menggelorakan semangat pengabdian tanpa batas para punggawa antikorupsi yang menjadi insan KPK.

"Sehingga kami memandang tugas dan kewajiban yang penuh risiko dalam memberantas korupsi di Bumi Pertiwi, sebagai ladang ibadah untuk bekal di akhirat kelak. Saya garisbawahi, tugas dan kewajiban penuh risiko ini tidak sedikit pun menjadi beban, apalagi mengendurkan semangat juang memberantas korupsi. Karena segenap insan KPK telah mewakafkan diri dan keluarga dalam perang badar melawan korupsi di republik ini," katanya.

Firli juga bersyukur semangat nahdliyin semakin mengental di dalam diri insan KPK dalam setiap kerja keras, kerja cerdas serta kerja ikhlas penuh pahala dalam upaya memberantas korupsi di Indonesia. Untuk itu, Firli mengatakan, setiap insan KPK dan elemen bangsa yang ikut andil dalam perang badar melawan korupsi di Indonesia, sejatinya adalah seorang nahdliyin alami.

"NU tidak pernah berdiam diri dan membiarkan terjadinya penyimpangan-penyimpangan pengelolaan negara seperti korupsi. Apalagi dampak destruktif korupsi bukan hanya merugikan keuangan negara, namun dapat menghancurkan suatu bangsa karena korupsi merupakan bentuk pengkhianatan terhadap khittah kenegaraan," katanya.

Firli menyatakan, peran nyata dan andil besar NU, sangat dibutuhkan untuk menjaga khittah kenegaraan yang sejatinya adalah manifestasi cita-cita berdirinya republik ini. Cita-cita itu, yakni menyejahterakan segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, mulai Miangas hingga Pulau Rote.

"Kami ucapkan selamat memperingati Harlah ke-96 NU, terimakasih atas khidmat NU dalam menyebarkan Aswaja dan meneguhkan komitmen kebangsaan, dengan semangat antikorupsi. Mari bersama kita hadirkan kejayaan umat, bangsa, rakyat dan negara, dalam bingkai NKRI," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lesti Kejora Diisukan Akan Umrah untuk Tenangkan Diri

 Lesti Kejora dikabarkan akan umrah. Hal itu diungkapkan sahabat Lesti, Tiara Marleen dalam unggahan di media sosialnya, @Tiara_marleen1.

NEWS | 6 Oktober 2022

Akademisi PTIQ: Teladani Rasulullah dalam Praktik Bernegara

Abdul Muid Nawawi mengatakan, meneladani Rasulullah dalam hal berbangsa dan bernegara adalah akhlaknya.

NEWS | 6 Oktober 2022

Syngenta Perkenalkan Ekosistem Pertanian Centrigo di Indonesia

Centrigo menawarkan solusi menyeluruh dan terintegrasi dalam mengatasi hambatan untuk mencapai produktivitas dan keuntungan yang lebih tinggi.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus & Kematian Covid-19 di Jakarta, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Prevalensi Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Traktor Nusantara Luncurkan Fitur Keamanan Baru untuk Forklift

PT Traktor Nusantara meluncurkan teknologi terkini SEnS+ pada forklift seri 8FBE18 dalam pemeran Forklift Indonesia 2022.

NEWS | 6 Oktober 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 6 Oktober 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

Kredit Usaha Rakyat Diharapkan Menyentuh Petani Kecil

EKONOMI | 50 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings