Logo BeritaSatu

Studi: Virus Ebola Bisa Bertahan Tahunan di Otak Manusia

Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Virus Ebola dapat bertahan di otak manusia yang selamat selama bertahun-tahun, lalu muncul kembali untuk menyebar dan membunuh. Seperti dilaporkan RT, Jumat (11/2/2022), hal itu diungkap lewat studi yang diilakukan tim di US Army Medical Research Institute of Infectious Diseases (USAMRIID).

Para peneliti memperingatkan wabah baru mungkin disebabkan oleh virus Ebola (EBOV), yang bersembunyi di otak dan aktif kembali pada pasien yang dirawat. Penelitian, yang diterbitkan pada hari Rabu dan dijuluki "terobosan" oleh komunitas ilmiah, telah menemukan bahwa Ebola mungkin bersembunyi di otak mereka yang diperkirakan telah pulih beberapa tahun lalu setelah pengobatan antibodi.

Menurut para peneliti, infeksi terus-menerus pada orang yang selamat membuat mereka menyebarkan virus lagi, berpotensi menyebabkan wabah baru.

Setelah mengaitkan beberapa wabah Ebola baru-baru ini di Afrika dengan infeksi persisten pada pasien yang sebelumnya selamat dari penyakit tersebut, para peneliti bertujuan untuk menemukan di mana tepatnya virus itu berada di dalam tubuh, menghindari antibodi.

Untuk menemukan virus yang bersembunyi, peneliti menggunakan model primata bukan manusia, yang paling dekat merekapitulasi penyakit virus Ebola pada manusia.

Peneliti menemukan "peradangan parah dan infeksi virus Ebola masif" di otak sekitar satu dari lima kera yang telah menerima pengobatan antibodi monoklonal (mAb). Virus bertahan secara khusus di sistem ventrikel otak, di mana cairan serebrospinal diproduksi, disirkulasikan, dan dikandung.

Meskipun dibersihkan dari semua organ lain dengan terapi yang efektif, virus ini mampu muncul kembali untuk menyebabkan penyakit mematikan, sementara juga merusak jaringan otak.

“Temuan ini berimplikasi pada upaya tindak lanjut jangka panjang untuk mengurangi konsekuensi individu (penyakit kambuh/kambuh kembali) dan kesehatan masyarakat (penyebaran wabah) dari persistensi virus pada orang yang selamat dari infeksi EBOV,” bunyi peringatan peneliti.

Selama beberapa epidemi Ebola terburuk baru-baru ini di Afrika barat, lebih dari 28.600 kasus dilaporkan antara 2013-2016. Lebih dari 11.300 pasien meninggal, tetapi yang selamat masih bisa menyimpan virus dan menularkannya.

Tahun lalu, wabah penyakit virus Ebola di Guinea dikaitkan dengan beberapa kasus pasien yang terus-menerus terinfeksi, yang selamat dari wabah besar sebelumnya setidaknya lima tahun lalu. Namun, lokasi persembunyian yang tepat dari virus di dalam tubuh tidak diketahui pada saat itu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

HUT Ke-76 Polri, Henry Indraguna Dukung Restorative Justice

Dalam peringatan HUT ke-76 Bhayangkara, Henry Indraguna mendukung jajaran Polri menerapkan konsep restorative justice.

NEWS | 2 Juli 2022

Tjahjo Wafat, Khofifah: Insyaallah Beliau Husnulkhatimah

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya Tjahjo Kumolo.

NEWS | 2 Juli 2022

Jusuf Kalla Kenang Tjahjo sebagai Sosok Baik dalam Bekerja

Jusuf Kalla (JK) menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

NEWS | 2 Juli 2022

Suasana Sepi Rumah Duka Menteri Tjahjo Kumolo di Semarang

Menteri PAN dan RB Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia di Jakarta, Jumat (1/7/2022), memiliki rumah di Kota Semarang.

NEWS | 1 Juli 2022

Pelaku Penembakan di Sidoarjo Dijanjikan Imbalan Rp 100 Juta

JO, pelaku penembakan terhadap SB, seorang bos rongsokan di Sidoarjo, Jawa Timur, mengaku dijanjikan imbalan senilai Rp 100 juta jika berhasil melakukan tugas.

NEWS | 2 Juli 2022

Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Hendi: Beliau Orang Baik

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7/2022).

NEWS | 1 Juli 2022

Wiku: Wabah PMK Terjadi di 19 Provins, 223 Kabupaten/Kota

Terdapat 19 provinsi dan 223 kabupaten/kota yang terdampak penyakit mulut dan kuku atau PMK yang terjadi pada hewan ternak.

NEWS | 1 Juli 2022

GMNI Nilai Kunjungan Jokowi Dapat Turunkan Tensi Geopolitik

Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina dan Rusia dapat menurunkan tensi geopolitik global.

NEWS | 1 Juli 2022

Tjahjo Kumolo Wafat, Novita Wijayanti: Selamat Jalan Senior

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Novita Wijayanti menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Tjahjo Kumolo.

NEWS | 1 Juli 2022

Santri Dukung Ganjar Gelar Jumat Berkah Berbagi di Gunung Kidul

Relawan Ganjar Pranowo, Santri Dukung Ganjar menggelar Jumat berkah berbagi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

NEWS | 1 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
HUT Ke-76 Polri, Henry Indraguna Dukung Restorative Justice

HUT Ke-76 Polri, Henry Indraguna Dukung Restorative Justice

NEWS | 33 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings