Logo BeritaSatu

Vaksin Covid selama Kehamilan Beri Kekebalan pada Bayi

Kamis, 17 Februari 2022 | 11:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Washington, Beritasatu.com- Bayi yang lahir dari ibu yang menggunakan vaksin Covid-19 selama kehamilan cenderung memiliki beberapa kekebalan terhadap virus. Seperti dilaporkan RT, Rabu (16/2/2022), studi penelitian menemukan kekebalan dapat ditularkan dari ibu yang divaksin ke bayi.

Menurut penelitian terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), yang diterbitkan pada Selasa (15/2), vaksin Covid selama kehamilan berdampak pada bayi baru lahir.

Para peneliti menganalisis data dari 379 bayi yang dirawat di rumah sakit yakni 176 menderita Covid-19 dan 203 bayi dirawat karena alasan lain. Anak-anak itu semuanya berusia di bawah enam bulan antara Juli 2021 dan Januari 2022. Studi mereka menemukan bahwa risiko rawat inap berkurang 61% pada anak-anak yang ibunya divaksinasi selama kehamilan.

Perlindungan meningkat menjadi 80% ketika ibu mendapat vaksin di kemudian hari dalam kehamilannya (21 minggu hingga 14 hari sebelum melahirkan). Efektivitas vaksinasi turun hingga 32% untuk bayi yang ibunya diinokulasi lebih awal selama kehamilan.

Peneliti memperingatkan orang untuk tidak membaca terlalu banyak ke dalam penelitian, mengingat ukuran sampel yang digunakan kecil.

"Saat ini, kami ingin memastikan bahwa kami melindungi ibu dan bayinya. Jadi, begitu ibu hamil mau divaksinasi, dia harus maju dan melakukannya," kata Dana Meaney-Delman dari CDC kepada wartawan.

CDC menyatakan bahwa wanita hamil berisiko lebih besar mengalami komplikasi akibat Covid-19, termasuk risiko terhadap kesehatan mereka sendiri, serta kelahiran prematur dan lahir mati. Direkomendasikan, siapa pun yang mengharapkan bayi atau mencoba untuk hamil harus tetap up to date dengan vaksin Covid mereka.

Di Inggris, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (15/2), Ilmuwan Universitas Oxford mengatakan akan mengevaluasi efek varian virus corona baru pada wanita hamil dan bayi baru lahir, serta efek vaksinasi Covid-19 pada komplikasi selama kehamilan dan setelah kelahiran.

Studi ini dilakukan kurang dari setahun setelah universitas menemukan bahwa wanita hamil dengan Covid-19 dan anak-anak mereka yang baru lahir menghadapi risiko komplikasi yang lebih tinggi, seperti kelahiran prematur dan risiko kegagalan organ, daripada yang diketahui sebelumnya.

Para peneliti mengatakan penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan, termasuk efek dari varian baru virus seperti Omicron pada kelompok berisiko tinggi yang telah melihat tingkat vaksinasi yang "mengkhawatirkan".

"Efek Covid-19 pada kehamilan telah diremehkan dan kurang dipelajari. Wanita hamil bahkan tidak dimasukkan dalam uji coba vaksin, yang memungkinkan 'informasi' yang tidak ilmiah dan menakutkan disebarluaskan," kata profesor Universitas Oxford José Villar, yang juga merupakan salah satu pemimpin penelitian.

Banyak otoritas kesehatan global mengatakan bahwa vaksinasi selama kehamilan aman. Satu penelitian di AS bulan lalu menemukan bahwa vaksinasi tidak terkait dengan kelahiran prematur atau bayi baru lahir dengan berat badan kurang.

Pada November, data dari Badan Keamanan Kesehatan Inggris menunjukkan bahwa vaksinasi Covid-19 aman untuk wanita hamil dan tidak terkait dengan tingkat komplikasi yang lebih tinggi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hingga Hari Ini, Total Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur 24.107 Unit

Total rumah rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat hingga hari ini, Kamis (1/12/2022) sebanyak 24.107 unit.

NEWS | 1 Desember 2022

Pemuda Katolik Siap Berkolaborasi dengan Bawaslu Awasi Pemilu 2024

PP Pemuda Katolik menyatakan kesiapan mereka untuk berkolaborasi dengan Bawaslu dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024. 

NEWS | 1 Desember 2022

Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka Korupsi Kredit Bank Jateng

Bareskrim Polri melimpahkan tiga tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi pemberian kredit proyek BPD Jawa Tengah (Jateng) cabang Jakarta.

NEWS | 1 Desember 2022

Kuasa Hukum Hendra Kurniawan dan Agus Cecar Saksi dari Divisi Propam

Kuasa Hukum terdakwa Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria, Henry Yosodingrat mencecar saksi Radite Hernawa yang merupakan Divisi Propam Polri.

NEWS | 1 Desember 2022

Karang Taruna Dukung Pemerintah Wujudkan Kesejahteraan

Ketua Umum Karang Taruna, Didik Mukrianto pihaknya mendukung dan konsisten bersama pemerintah mengurai persoalan, termasuk mewujudkan kesejahteraan sosial.

NEWS | 1 Desember 2022

Saksi dari Timsus Polri Beberkan Kejanggalan Kasus Brigadir J

Saat hadir sebagai saksi di sidang Hendra Kurniawan, salah satu timsus Polri, Agus Saripul Hidayat membeberkan kejanggalan kasus Brigadir J. 

NEWS | 1 Desember 2022

Kasus Suap, Eks Kepala BPN Riau M Syahrir Ditahan KPK

KPK menahan mantan Kepala Kanwil BPN Riau M Syahrir, tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan dan perpanjangan HGU di Kanwil BPN Riau. 

NEWS | 1 Desember 2022

Bertambah, Pengungsi Gempa Cianjur Mencapai 114.414 Orang

Jumlah pengungsi akibat gempa Cianjur bertambah menjadi sebanyak 114.414 orang sementara sehari sebelumnya 109.386 orang. 

NEWS | 1 Desember 2022

CCTV Rumah Ferdy Sambo 26 Kali Dimatikan secara Paksa

CCTV rumah Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 26 kali dimatikan secara paksa.

NEWS | 1 Desember 2022

Sufmi Dasco Jadi Profesor, Prabowo: Guru Besar Penentu Peradaban Bangsa

Terkait pengukuhan Sufmi Dasco Ahmad sebagai profesor, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menegaskan guru besar merupakan penentu peradaban bangsa.

NEWS | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menkominfo Minta <em>Startup</em> Lakukan Efisiensi Bukan PHK

Menkominfo Minta Startup Lakukan Efisiensi Bukan PHK

EKONOMI | 24 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE