Logo BeritaSatu

KPK Masih Usut Dugaan Suap DAK Lampung Tengah yang Menyeret Azis Syamsuddin

Rabu, 2 Maret 2022 | 19:23 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyelidikan dugaan korupsi dana alokasi khusus (DAK) Lampung Tengah pada 2017 tetap berjalan. Diketahui, kasus tersebut diduga menyeret mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin yang kemudian menyuap eks Penyidik KPK, Stepanus Robin Patujju untuk menghentikan penyelidikan.

“Pada prinsipnya kami sampaikan masih terus berjalan, tidak berhenti sekali pun kemudian kemarin sudah terbukti ada suap yang diberikan dengan tujuan untuk menghentikan proses penyelidikan,” ujar Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (2/3/2022).

Advertisement

Ali menuturkan saat ini KPK masih mengumpulkan bahan keterangan untuk mengusut dugaan korupsi DAK Lampung Tengah. Ali berjanji KPK akan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik apabila telah disimpulkan adanya pihak yang harus mempertanggungjawabkan secara hukum dugaan korupsi tersebut.

“Kami pastikan bahwa sejauh ini, masih terus berproses di penyelidikan,” tutur Ali.

Diberitakan, KPK menelusuri keterlibatan Azis dalam perkara dugaan korupsi DAK Lampung Tengah. Hal ini berangkat dari putusan Azis sebelumnya terkait perkara suap penanganan perkara.

“Tentu jika kemudian ditemukan ada peristiwa pidana korupsi dan ada cukup bukti permulaan, maka kami pastikan siapa pun yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum akan ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Ali Fikri, Kamis (17/2/2022).

Ali tidak membeberkan lebih lanjut terkait perkembangan kasus tersebut. Hanya saja, dia memastikan KPK saat ini terus melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tersebut.

“Hingga saat ini penyelidikan masih terus dilakukan,” ungkap Ali.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Azis dengan pidana penjara selama 3,5 tahun. Azis juga dijatuhi denda senilai Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan. Selain itu, hak politik Azis dicabut untuk 4 tahun ke depan sejak Azis menyelesaikan pidana pokoknya.

Majelis hakim menyatakan Azis terbukti memberi suap senilai Rp 3,099 miliar dan US$ 36.000 atau total sekitar Rp 3,619 miliar kepada eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan advokat Maskur Husain.

Suap tersebut terkait pengurusan penyelidikan KPK dalam dugaan korupsi DAK Lampung Tengah 2017. Diketahui, kasus tersebut turut menyeret nama Azis dan Aliza Gunado. Uang tersebut diberikan supaya penyelidikan perkara tersebut tidak naik ke tahap penyidikan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Polri: Jangan Ikut Judi Daring, Masyarakat Pasti Kalah

Polisi mengimbau masyarakat tidak tergiur main judi daring, karena keuntungan yang diraih sudah diatur dan dipastikan kalah.

NEWS | 28 Januari 2023

Solo Safari Hadirkan 87 Spesies Satwa Endemik Terancam Punah

Solo Safari menghadirkan lebih dari 374 individu dari total 87 spesies satwa endemik indonesia yang terancam punah dan dilindungi.

NEWS | 28 Januari 2023

Hari Ini, Sebagian Kota Besar di Indonesia Berawan

Cuaca hari ini, BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Indonesia berawan. Cuaca berawan dengan suhu berkisar 19 sampai 31 derajat Celcius.

NEWS | 28 Januari 2023

Ular Piton Sepanjang 5,5 Meter dan Berbobot 130 Kg Masuk Pekarangan Warga

Warga Kota Solok dihebohkan dengan penemuan ular piton raksasa sepanjang 5,5 meter dengan bobot sekitar 130 kilogram masuk pekarangan warga.

NEWS | 28 Januari 2023

Cukup Lewat Molina, WNA Bisa Langsung Ajukan Visa Kunjungan dan Perpanjangan

WNA kini sudah dapat mengajukan permohonan Visa Kunjungan Wisata dan Visa Kunjungan Pra-Investasi di website molina.imigrasi.go.id mulai Kamis, 26 Januari 2023

NEWS | 28 Januari 2023

Buaya Muara di Wisata Akar Seribu Jepara Kembali Lepas

Seekor buaya muara di objek wisata Akar Seribu, Kabupaten Jepara kembali lepas pada Jumat sore kemarin.

NEWS | 28 Januari 2023

Waspada! Gunung Anak Krakatau Sudah Erupsi Empat kali

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Provinsi Lampung, sejak Jumat siang hingga Jumat malam sudah empat kali mengalami erupsi.

NEWS | 28 Januari 2023

Firli Minta Dukungan Publik dalam Memburu Harun Masiku Cs

Ketua KPK Firli Bahuri meminta dukungan publik dalam memburu keberadaan para buronan, termasuk Harun Masiku.

NEWS | 28 Januari 2023

Polda Belum Pastikan Mobil yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Cianjur

Polda Jabar belum memastikan mobil yang tabrak lari mahasiswi bernama Selvi Amelia Nuraeni hingga tewas di Cianjur.

NEWS | 28 Januari 2023

Top 5 News: Eks Wali Kota Blitar Terlibat Perampokan hingga BCA Komentari Pembobolan Bank

Mantan Wali Kota terlibat perampokan dan Lukas Enembe menolak kontrol kesehatan di RSPAD merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news).

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polri: Jangan Ikut Judi Daring, Masyarakat Pasti Kalah

Polri: Jangan Ikut Judi Daring, Masyarakat Pasti Kalah

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE