Logo BeritaSatu

Soal Alasan MA Sunat Vonis Edhy Prabowo, KPK: Tidak Cerminkan Keagungan Mahkamah

Jumat, 11 Maret 2022 | 22:22 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata mengungkapkan pihaknya kecewa atas putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap perkara korupsi yang ditangani KPK. Menurut Alex, sapaan Alexander Marwata, pertimbangan dalam sejumlah putusan MA tidak mencerminkan keagungan mahkamah.

Salah satunya, terkait pertimbangan MA dalam putusan kasasi terhadap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Diketahui, dalam putusan kasasi, MA menyunat vonis Edhy Prabowo menjadi 5 tahun pidana penjara dari sebelumnya 9 tahun penjara atas perkara dugaan suap pengurusan izin ekspor benih bening lobster atau benur. Dalam pertimbangannya, majelis kasasi MA menilai Edhy Prabowo telah bekerja baik selama menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan.

Nah, ini memang beberapa putusan MA terkait perkara-perkara yang ditangani KPK ini ya agak-agak dari sisi kami memang sangat mengecewakan terhadap pertimbangan-pertimbangan yang dibuat majelis hakim MA yang rasa-rasanya kok ya tidak mencerminkan keagungan sebuah mahkamah menurut kami,” ujar Alex saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (11/3/2022).

Alex menuturkan pertimbangan putusan MA terhadap Edhie Prabowo membuat dahinya berkernyit. Alex mengaku bingung untuk menanggapi putusan tersebut.

“Saya hanya sebatas membaca berita di koran, dan ya itu pun sudah membuat dahi saya berkernyit. Bingung juga saya mau menjawab bahkan,” ujar Alex.

Meski demikian, Alex menegaskan semua pihak, termasuk KPK harus menghormati dan mematuhi putusan majelis hakim. Dikatakan, saat ini tidak ada upaya hukum yang bisa dilakukan KPK selain menjalankan putusan tersebut.

“Aturan seperti itu. Tidak ada upaya hukum yang lain tetapi dengan Undang-Undang Kejaksaan yang baru saya kira, apakah nanti KPK akan melakukan PK (peninjauan kembali) kita lihat. Karena di Undang-Undang Kejaksaan yang baru kan dimungkinkan dan seperti itu,” kata Alex.

Baca selanjutnya
Diberitakan, MA dalam putusan kasasi menyunat hukuman Edhy Prabowo dari 9 ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

LRT Jabodebek Tanpa Masinis, KAI Siapkan SDM Andal

LRT Jabodebek akan beroperasi tanpa masinis, oleh karena itu PT KAI akan menyiapkan SDM andal.

NEWS | 30 November 2022

Keluarga Tewas di Kalideres, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Patologi Anatomi

Polda Metro Jaya menunggu hasil pemeriksaan patologi anatomi untuk menyimpulkan penyebab satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. 

NEWS | 30 November 2022

Kuasa Hukum Bharada E Gali Fakta Sarung Tangan Ferdy Sambo

Kuasa hukum Bharada E menyatakan akan menggali keterangan dari Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal mengenai sarung tangan yang digunakan Ferdy Sambo.

NEWS | 30 November 2022

Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

Ismail Bolong mangkir atau tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Dit Tipidter Bareskrim Polri terkait kasus tambang ilegal dengan alasan sakit. 

NEWS | 30 November 2022

Ditembak OTK, Anggota Polres Yahukimo di Dekai Tewas

Orang tak dikenal atau OTK, Selasa (29/11/2022) sekitar pukul 23.09 WIT menembak Brigadir Polisi Muhammad Yusdar, anggota Polres Yahukimo hingga tewas.

NEWS | 30 November 2022

Cianjur Bangkit, Warga Sarampad Wetan Bangun Kembali Masjid

Sepekan lebih bencana gempa Cianjur, Jawa Barat, warga mulai semangat untuk kembali bangkit dari bencana.

NEWS | 30 November 2022

Kamis, Bareskrim Polri Akan Periksa Keluarga Ismail Bolong

Bareskrim Polri akan memeriksa keluarga Ismail Bolong pada Kamis (1/11/2022) terkait kepemilikan saham perusahaan dalam kasus tambang ilegal.

NEWS | 30 November 2022

Sidang Kasus Brigadir J Hari Ini, 3 Terdakwa Saling Bersaksi

Sidang perkara dugaan pembunuhan Brigadir J di PN Jaksel hari ini akan menghadirkan Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR yang saling bersaksi. 

NEWS | 30 November 2022

Polri Kerahkan 261 Personel Layani Kesehatan Korban Gempa Cianjur

Polri mengerahkan 21 dokter spesialis untuk melayani korban gempa Cianjur. Total ada 261 personel dari jajaran medis yang tangani korban gempa Cianjur.

NEWS | 30 November 2022

Korban Gempa Cianjur, Paboi: Layanan Ortopedi Butuh 4 Bulan

Paboi menyatakan tindakan medis bedah untuk korban gempa Cianjur membutuhkan waktu hingga 4 bulan.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Waduh! Pendapatan BUMI Berpotensi Hilang US$ 1 Miliar

Waduh! Pendapatan BUMI Berpotensi Hilang US$ 1 Miliar

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE