Logo BeritaSatu

Perkara Asabri, Adik Benny Tjokrosaputro Didakwa Rugikan Negara Rp 22,7 Triliun

Selasa, 15 Maret 2022 | 21:58 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Agung (Kejagung) mendakwa Direktur Utama PT Rimo International Lestari Tbk, Teddy Tjokrosaputro telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 22,7 triliun terkait perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asabri (Persero) tahun 2012-2019. Nilai kerugian keuangan negara tersebut berdasarkan laporan hasil pemeriksaan investigatif dalam rangka
penghitungan kerugian negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Nomor: 07/LHP/XXI/05/2021 tanggal 17 Mei 2021.

"Pengelolaan investasi saham dan reksadana pada PT Asabri tahun 2012 sampai dengan 2019 telah merugikan keuangan Negara cq PT Asabri sebesar Rp 22.788.566.482.083," kata JPU saat membacakan surat dakwaan terhadap Teddy Tjokrosaputro di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (15/3/2022).

Perbuatan Teddy itu dilakukan bersama-sama dengan sejumlah pihak lainnya, salah satunya sang kakak, Komisaris PT Hanson Internasional Tbk, Benny Tjokrosaputro yang juga terdakwa perkara korupsi Asabri. Selain Benny, tindak pidana itu dilakukan Teddy bersama-sama dengan mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam Damiri serta Sonny Widjaja; dan Direktur Keuangan PT Asabri periode 2012-2014, Bachtiar Effendi. Selain itu, Direktur Investasi dan Keuangan PT Asabri 2014-2019, Hari Setianto; dan eks Kepala Divisi Investasi PT Asabri, Ilham Wardhana Bilang Siregar yang sudah wafat sebelum perkara ini disidangkan.

Dari total kerugian tersebut, terdapat kerugian dalam reksa dana pada manajer investasi PT Asia Raya Kapital dan PT Maybank Asset Management yang pengelolaannya dikendalikan oleh Benny Tjokrosaputro yang memiliki portofolio saham RIMO, NUSA dan POSA dengan total perolehan saham seluruhnya sebesar Rp594.073.705.505.

"Telah memperkaya terdakwa dan orang lain yang di antaranya memperkaya Benny Tjokrosaputro, Jimmy Sutopo, dan terdakwa Teddy Tjokrosaputro sebesar Rp 6.087.917.120.561 dari dana investasi Asabri," ungkap Zulkipli.

Selain itu, jaksa penuntut juga mendakwa Teddy telah melakukan tindak pidana pencucian uang dengan mentransfer, mengalihkan, atau membelanjakan uang hasil korupsinya lewat penyetoran modal untuk keperluan mengakuisisi sejumlah perusahaan, membeli tanah dan bangunan serta mobil. Teddy juga menggunakan dana korupsi untuk membiayai operasional sejumlah perusahaan.

Atas tindak pidana tersebut, Teddy didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Teddy juga didakwa melanggar Pasal 3 atau Pasal 4 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komnas HAM: Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan 153 Orang

Komnas HAM mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh hingga Minggu  pagi ini, korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan mencapai 153 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Penyelenggara Dapat Dipidanakan

Tragedi Kanjuruhan, pihak penyelenggara bisa dipidanakan karena kelalaian menyebabkan tewasnya pihak lain.

NEWS | 2 Oktober 2022

Gaji dan Tunjangan Makan PMI di Hong Kong Resmi Naik

Per 1 Oktober 2022 resmi gaji minimum dan uang tunjangan PMI yang bekerja di Hong Kong mengalami kenaikan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Polri Turunkan Tim DVI ke Malang

Mabes Polri menurunkan Tim DVI ke Malang untuk mengusut tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 127 orang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD Ungkap Panitia Abaikan Usulan Aparat

Mahfud MD mengungkapkan adanya faktor ulah panitia dalam Tragedi Kanjuruhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

NEWS | 2 Oktober 2022

Sedia Payung, Cuaca Jakarta Bakal Hujan dari Pagi hingga Malam

Cuaca Jakarta pada hari ini Minggu (2/10/2022) akan diwarnai hujan yang turun hujan ringan hingga sedang seharian.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Mahfud Sebut Korban Tewas karena Terinjak-injak

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan korban yang berjatuhan dalam traegid di Stadion Kanjuruhan, Malang, akibat para korban terinjak-injak.  

NEWS | 2 Oktober 2022

Usut Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri: Tim Sedang Bekerja

Mabes Polri sebut tim dari kepolisian, TNI, dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur sedang bekerja mengusut tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Ditolak PM Inggris, Raja Charles III Batal ke KTT Iklim di Mesir

Raja Charles III tidak akan melakukan perjalanan ke KTT iklim COP27 bulan depan di Mesir setelah PM Inggris Liz Truss "menolak".

NEWS | 2 Oktober 2022

Pendidikan Ala Pendiri NU Jadi Inspirasi Menteri Nadiem

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengaku terinspirasi dengan model pendidikan yang diterapkan pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari.  

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan, Penyelenggara Dapat Dipidanakan

Tragedi Kanjuruhan, Penyelenggara Dapat Dipidanakan

NEWS | 18 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings