Logo BeritaSatu

Polisi Sita Aset Tersangka Indosurya di Jakarta dan Tangsel

Kamis, 24 Maret 2022 | 20:29 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus gagal bayar Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta masih terus bergulir. Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) kembali melakukan penyitaan aset dari tersangka HS yang merupakan Ketua KSP Indosurya Cipta.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, penyidik menyita 4 rumah kantor di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan 1 ruko di Tangerang Selatan (Tangsel).

"Dittipideksus telah melakukan penyitaan sejumlah aset milik saudara HS yang diduga merupakan hasil dari tindak pidana berdasarkan penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan Pengadilan Negeri Tangerang. Adapun aset yang disita pertama 4 rumah kantor di wilayah Jakut dan 1 ruko di Tangsel," kata Ramadhan saat konferensi pers di Mabes Polri, Kamis (24/3/2022).

Dikatakan Ramadhan, aset tersebut diduga dibeli tersangka HS dengan menggunakan uang dari rekening KSP Indosurya Cipta melalui rekening perusahaan lainnya milik tersangka HS.

"Penyidik Dittipideksus terus melakukan tracing atau penelusuran terjadap aset-aset lain milik tersangka HS baik yang berada didalam maupun diluar negeri," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menyita gedung Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya seharga Rp 1,2 triliun yang berada di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

"Kami sudah meminta izin khusus penetapan Pengadilan Jakarta Pusat dan telah diberikan ketetapan berupa 13 aset yang ada di Jakarta Utara dengan total di antaranya gedung ini, gedung ini kita sita dengan total diperkirakan Rp 1,2 triliun," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat jumpa pers di di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2022).

Dikatakan Whisnu, tidak hanya gedung itu yang disita. Akan tetapi, pihaknya melakukan pemblokiran beberapa rekening dalam jumlah rupiah maupun US$ dengan total kurang lebih Rp 42 miliar di samping 47 mobil.

Adapun 47 mobil yang ikut disita diantaranya mobil Rolls Royce dan Range Rover dengan nilai diperkirakan mencapai Rp 28 miliar.

"Kami juga masih meminta penetapan persetujuan khusus dari pengadilan-pengadilan di sekitar Jakarta, Bekasi, dan Tangerang yang totalnya kurang lebih ada tanah, ada bangunan, ada juga apartemen kurang lebih sekitar Rp 261 miliar dan ini baru tahap satu," ucapnya.

Lebih lanjut, Whisnu mengatakan bahwa pihaknya masih me-tracing aset-aset di luar Jakarta dan hal itu akan segera disampaikan ketika sudah ditetapkan untuk sebagai penyitaan.

"Kami serius untuk mengungkap sekecil apapun dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti ataupun barang bukti untuk nantinya dibawa ke persidangan," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Gatot Repli Handoko mengatakan, penyidik Dittipideksus sudah melakukan penyitaan antara lain 13 aset, dana atau uang di rekening BCA, 47 kendaraan roda 4.

"Kemudian juga penyidik masih menunggu izin khusus penyitaan dari pengadilan antara lain pengadilan Tangerang, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Cibinong, Bekasi dan Bogor dengan total Rp 261.925.882.182," ujar Gatot.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ibarat Piala Dunia, Zulhas: Jangan Remehkan Partai Kecil

Zulkifli Hasan alias Zulhas mengibaratkan partai-partai kecil seperti tim sepak bola Arab Saudi dan Jepang yang bsia mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022.

NEWS | 30 November 2022

Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

Tiongkok kemungkinan akan memiliki persediaan 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 jika terus mempercepat pembangunan nuklirnya.

NEWS | 30 November 2022

Ganjar Bentuk Tim Khusus Percepatan Pembangunan Tol Semarang-Demak

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membentuk tim untuk membereskan persoalan pembebasan lahan pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi Akan Hadiri Midodareni, Tetangga Erina Diminta Tak Inapkan Tamu

Jokowi akan menghadiri midodareni di kediaman calon menantunya, Erina Gudono di Purwosari RT 03/RW 59, Sinduadi, Mlati, Sleman.

NEWS | 30 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Penyaluran Bantuan Dana Bansos Terus Dipantau

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menegaskan penyaluran dana BLT BBM, BPNT/Sembako dan PKH terus dipantau tiap hari.

NEWS | 30 November 2022

Jokowi Dinilai Contoh Pemimpin yang Berani Tegakkan Kebenaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai contoh pemimpin yang berani menegakkan kebenaran.

NEWS | 30 November 2022

Bupati: Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang 3 Hari

Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman mengatakan, proses pencarian korban gempa Cianjur diperpanjang tiga hari.

NEWS | 30 November 2022

MK Tambahkan Syarat Baru Ini Bagi Caleg Mantan Koruptor di Pemilu

Mahkamah Konstitusi atau MK menambahkan syarat baru bagi caleg mantan terpidana termasuk terpidana kasus korupsi yang akan ikut menjadi Pemilu 2024.

NEWS | 30 November 2022

Naik Helikopter, Lesti Kejora dan Rizky Billar Kunjungi Korban Gempa Cianjur

Pasangan artis Lesti Kejora dan Rizky Billar mengunjungi para korban gempa di daerah kelahirannya Cianjur dengan helikopter.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Awal 2023,

Awal 2023, "The Apprentice One Championship Edition" Kembali Produksi

SPORT | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE