Logo BeritaSatu

Kejagung Tetapkan Eks Dirut Taspen Life sebagai Tersangka Korupsi

Selasa, 29 Maret 2022 | 19:42 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwa Taspen (Taspen Life), Maryoso Sumaryono sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan dana investasi di PT Asuransi Jiwa Taspen pada periode 2017 hingga 2020.

Tak hanya Maryoso Sumaryono, Kejagung juga menetapkan Hasti Sriwahyuni, beneficial owner grup PT Sekar Wijaya sebagai tersangka kasus ini. PT Sekar Wijaya salah satunya memiliki anak perusahaan PT Prioritas Raditya Multifinance (PT PRM).

Advertisement

"Telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang pada pengelolaan dana investasi di PT Asuransi Jiwa Taspen tahun 2017 sampai dengan tahun 2020," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana dalam keterangan pers yang disiarkan melalui akun Youtube Kejaksaan RI, Selasa (29/3/2022).

Dalam kasus ini, PT Asuransi Jiwa Taspen diduga menempatkan investasi sebesar Rp 150 miliar dalam bentuk kontrak pengelolaan dana di PT Emco Asset Manajemen selaku manajer investasi.

Penempatan investasi itu salah satunya dalam bentuk medium term note (MTN) atau surat utang jangka menengah PT Prioritas Raditya Multifinance (PT PRM). Padahal, sejak awal MTN PT PRM tidak mendapat peringkat atau investment grade. Dana pencairan MTN tersebut oleh PT PRM tidak dipergunakan sesuai dengan tujuan dalam penerbitannya. Uang itu justru mengalir langsung ke perusahaan grup PT Sekar Wijaya dan beberapa pihak lain.

"Sehingga menyebabkan gagal bayar," katanya.

Untuk menutupi gagal bayar itu, PT Taspen Life membuat laporan keuangan yang seolah-olah MTN tersebut dilunasi dengan penjualan tanah jaminan yang terletak di Solo. Padahal, uang pembelian tanah itu berasal dari keuntungan PT Asuransi Jiwa Taspen yang dibungkus sebagai transaksi investasi melalui beberapa reksa dana yang dikendalikan untuk membeli saham-saham tertentu.

Akibat perbuatan kedua tersangka, keuangan negara sejauh ini ditaksir menderita kerugian sebesar RP 150 miliar.

Untuk tersangka Hasti Sriwahyuni, selain ditetapkan sebagai tersangka korupsi juga dijerat sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang.

Kedua tersangka langsung ditahan oleh penyidik Kejagung di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba cabang Kejaksaan Agung. Keduanya ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak 29 Maret hingga 17 April 2022. Keduanya ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: PRIN-12/F.2/Fd.2/03/2022 dan Nomor: PRIN-13/F.2/Fd.2/03/2022.

"Untuk mempercepat proses penyidikan, terhadap dua tersangka dilakukan penahanan," kata Ketut.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Ungkap Modus yang Dilakukan Tersangka

Bareskrim Polri mengungkap modus yang dilakukan oleh tersangka perorangan kasus gagal ginjal akut.

NEWS | 30 Januari 2023

Target 0 Persen Angka Kemiskinan Ekstrem pada 2024 Dinilai Sangat Berat

Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 7% dan angka kemiskinan ekstrem menjadi 0% pada 2024 mendatang.

NEWS | 30 Januari 2023

Polisi Dalami Peran 7 Tersangka Perusakan Bus Persis Solo

Polisi mendalami peran tujuh tersangka yang mengadang dan melempari bus Persis Solo dengan batu. Ketujuh tersangka merupakan oknum suporter Persita Tangerang.

NEWS | 30 Januari 2023

Jantung dan Kanker Paling Banyak Kuras Kantong BPJS Kesehatan

Penyakit jantung menjadi yang paling besar menguras anggaran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.

NEWS | 30 Januari 2023

Boris Johnson Ngaku Pernah Diancam Putin Mau Dirudal

Putin ternyata pernah mengancam Boris Johnson secara pribadi, akan mengirimkan rudal kepada mantan perdana menteri Inggris itu, menjelang invasi ke Ukraina.

NEWS | 30 Januari 2023

2 Hari Diguyur Hujan, 4 Desa di Sidoarjo Terendam Banjir

Hujan deras dengan intensitas tinggi selama dua hari menyebabkan empat desa di Tanggulangin, Sidoarjo terendam banjir. 

NEWS | 30 Januari 2023

Cak Imin Usul Jabatan Gubernur Dihapus

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengusulkan agar jabatan gubernur di Indonesi untuk dihapus karena dinilai tidak fungsional.

NEWS | 30 Januari 2023

Kasus Brigadir J, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Bharada E

Jaksa penuntut umum meminta majelis hakim menolak pleidoi atau pembelaan dari Bharada Richard Eliezer atau Bharada E dalam kasus Brigadir J.

NEWS | 30 Januari 2023

Kapolda Metro Berduka untuk Mahasiswa UI yang Tewas Ditabrak

Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menyampaikan duka untuk Hasya Athallah Saputra, mahasiswa UI yang tewas ditabrak pensiunan polisi. 

NEWS | 30 Januari 2023

Dilantik Ganjar, Hevearita Jadi Wali Kota Perempuan Pertama di Semarang

Hevearita Gunaryanti Rahayu pada Senin (30/01/2023) siang resmi dilantik menjadi Wali Kota Semarang hingga masa jabatan 2026 mendatang.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Ungkap Modus yang Dilakukan Tersangka

Kasus Gagal Ginjal Akut, Polisi Ungkap Modus yang Dilakukan Tersangka

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE