Logo BeritaSatu

Sejak Pandemi, UNICEF Sebut 23 Negara Belum Buka Kembali Sekolah

Jumat, 1 April 2022 | 12:19 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Dana Anak-anak PBB (UNICEF) menyatakan sejumlah 23 negara masih belum membuka sekolah sejak pandemi Covid-19. Seperti dilaporkan Xinhua, Rabu (30/3/2022), UNICEF memperingatkan banyak anak sekolah berisiko putus sekolah.

Data itu disampaikan UNICEF dalam satu laporan berjudul "Apakah anak-anak benar-benar belajar?" Selama dua tahun terakhir, kata UNICEF, hampir 147 juta anak melewatkan lebih dari setengah sekolah tatap muka mereka. Kondisi itu berarti 2 triliun jam kehilangan pembelajaran.

Advertisement

“Ketika anak-anak tidak dapat berinteraksi dengan guru dan teman sebayanya secara langsung, pembelajaran mereka akan terganggu. Ketika mereka tidak dapat berinteraksi dengan guru dan teman sebayanya sama sekali, kehilangan belajar mereka dapat menjadi permanen,” kata Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell dalam siaran pers.

"Meningkatnya ketidaksetaraan dalam akses ke pembelajaran berarti bahwa pendidikan berisiko menjadi pembagi terbesar, bukan penyeimbang terbesar. Ketika dunia gagal mendidik anak-anaknya, kita semua menderita,” tambahnya.

Selain data tentang kehilangan belajar, laporan tersebut menunjukkan bukti yang muncul yang menunjukkan banyak anak tidak kembali ke sekolah ketika ruang kelas dibuka kembali.

Data dari Liberia menunjukkan 43 persen siswa di sekolah umum tidak kembali ketika sekolah dibuka kembali pada Desember 2020. Jumlah anak putus sekolah di Afrika Selatan meningkat tiga kali lipat dari 250.000 menjadi 750.000 antara Maret 2020 dan Juli 2021.

Di Uganda, sekitar 1 pada 10 anak sekolah tidak melapor kembali ke sekolah pada Januari 2022 setelah sekolah ditutup selama dua tahun. Di Malawi, angka putus sekolah di kalangan anak perempuan di pendidikan menengah meningkat sebesar 48 persen antara tahun 2020 dan 2021.

Di Kenya, satu survei terhadap 4.000 remaja berusia 10-19 tahun menemukan bahwa 16 persen anak perempuan dan 8 persen anak laki-laki tidak kembali ketika sekolah dibuka kembali.

Anak putus sekolah adalah beberapa anak yang paling rentan dan terpinggirkan dalam masyarakat. Mereka adalah yang paling kecil kemungkinannya untuk dapat membaca, menulis atau mengerjakan matematika dasar, dan terputus dari jaring pengaman yang disediakan sekolah, yang menempatkan mereka pada peningkatan risiko eksploitasi dan kemiskinan dan kekurangan seumur hidup, kata laporan itu.

Laporan tersebut menyoroti bahwa sementara anak-anak putus sekolah menderita kerugian paling signifikan, data pra-pandemi dari 32 negara dan wilayah menunjukkan tingkat pembelajaran yang sangat buruk, situasi yang kemungkinan diperburuk oleh skala pembelajaran yang hilang akibat pandemi.

“Di negara-negara yang dianalisis, kecepatan belajar saat ini sangat lambat sehingga dibutuhkan tujuh tahun bagi sebagian besar anak sekolah untuk mempelajari keterampilan membaca dasar yang seharusnya dikuasai dalam dua tahun, dan 11 tahun untuk mempelajari keterampilan berhitung dasar,” kata laporan itu.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Solo Safari Hadirkan 87 Spesies Satwa Endemik Terancam Punah

Solo Safari menghadirkan lebih dari 374 individu dari total 87 spesies satwa endemik indonesia yang terancam punah dan dilindungi.

NEWS | 28 Januari 2023

Hari Ini, Sebagian Kota Besar di Indonesia Berawan

Cuaca hari ini, BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Indonesia berawan. Cuaca berawan dengan suhu berkisar 19 sampai 31 derajat Celcius.

NEWS | 28 Januari 2023

Ular Piton Sepanjang 5,5 Meter dan Berbobot 130 Kg Masuk Pekarangan Warga

Warga Kota Solok dihebohkan dengan penemuan ular piton raksasa sepanjang 5,5 meter dengan bobot sekitar 130 kilogram masuk pekarangan warga.

NEWS | 28 Januari 2023

Cukup Lewat Molina, WNA Bisa Langsung Ajukan Visa Kunjungan dan Perpanjangan

WNA kini sudah dapat mengajukan permohonan Visa Kunjungan Wisata dan Visa Kunjungan Pra-Investasi di website molina.imigrasi.go.id mulai Kamis, 26 Januari 2023

NEWS | 28 Januari 2023

Buaya Muara di Wisata Akar Seribu Jepara Kembali Lepas

Seekor buaya muara di objek wisata Akar Seribu, Kabupaten Jepara kembali lepas pada Jumat sore kemarin.

NEWS | 28 Januari 2023

Waspada! Gunung Anak Krakatau Sudah Erupsi Empat kali

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Provinsi Lampung, sejak Jumat siang hingga Jumat malam sudah empat kali mengalami erupsi.

NEWS | 28 Januari 2023

Firli Minta Dukungan Publik dalam Memburu Harun Masiku Cs

Ketua KPK Firli Bahuri meminta dukungan publik dalam memburu keberadaan para buronan, termasuk Harun Masiku.

NEWS | 28 Januari 2023

Polda Belum Pastikan Mobil yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Cianjur

Polda Jabar belum memastikan mobil yang tabrak lari mahasiswi bernama Selvi Amelia Nuraeni hingga tewas di Cianjur.

NEWS | 28 Januari 2023

Top 5 News: Eks Wali Kota Blitar Terlibat Perampokan hingga BCA Komentari Pembobolan Bank

Mantan Wali Kota terlibat perampokan dan Lukas Enembe menolak kontrol kesehatan di RSPAD merupakan dua dari lima berita terpopuler (top 5 news).

NEWS | 28 Januari 2023

Satu Abad NU, Denny Malik Tertantang Buat Koreografi untuk 12.000 Anggota Banser

Denny Malik mengaku tertantang menjadi koreografer bagi 12.000 anggota Banser saat puncak peringatan Harlah Satu Abad NU atau Nahdlatul Ulama. 

NEWS | 28 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tak Hanya Wajah, Ini Enam Manfaat Kolagen bagi Kesehatan

Tak Hanya Wajah, Ini Enam Manfaat Kolagen bagi Kesehatan

LIFESTYLE | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE