Logo BeritaSatu

Faldo Maldini Respons Survei Indikator Terkait Masyarakat Takut Berpendapat

Selasa, 5 April 2022 | 20:09 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Staf Khusus Menteri Sekretaris Negera Faldo Maldini menanggapi survei Indikator Politik yang menyatakan sebanyak 64,9 persen masyarakat takut menyampaikan pendapat di muka umum. Menurut Faldo, pemerintah sampai saat ini tetap memberikan kebebasan menyampaikan pendapat kepada warga negara Indonesia.

Adanya beberapa kasus hukum yang terkait kebebasan berpendapat, menurutnya, bukan berarti ada pembungkaman. “Persepsi bisa macam-macam, bisa berubah kapan saja. Memang ada beberapa kasus berkaitan dengan kebebasan berpendapat yang menjadi pembicaraan publik, bukan berarti ada pembungkaman, semuanya tetap berjalan sesuai koridor hukum,” kata Faldo Maldini, Selasa (5/4/2022).

Faldo mengatakan saat ini Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) sedang dikaji ulang oleh pemerintah. “UU ITE juga dikaji ulang. Kapolri berkali-kali menyampaikan restorative justice. Kita ke depankan pendekatan dialog dalam penyelesaian kasus-kasus, terutama terkait dengan hak bicara,” ujar Faldo Maldini.

Faldo mengungkap bukti lain pemerintah tetap menghargai kebebasan pendapat. Faldo mengungkap langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan amnesti terhadap kasus kebebasan berpendapat di Aceh. “Negara berkomitmen melindungi hak politik warga, semua kritikus pemerintah masih bicara sampai hari ini. Yang terpenting, pemerintah bekerja dan hadir,” tegas Faldo.

Diberitakan, Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan saat ini, sebanyak 64,9 persen masyarakat menyatakan semakin takut menyampaikan pendapatnya. “Masyarakat setuju atau sangat setuju dengan pendapat bahwa saat ini masyarakat semakin takut untuk menyatakan pendapatnya,” kata Burhanuddin, Minggu (3/4/2022).

Hanya sekitar 21,4 persen masyarakat yang tidak setuju dengan pendapat bahwa masyarakat semakin takut untuk menyatakan pendapatnya. Sementara, 15,7 persen menyatakan tidak tahu atau tidak mau menjawab.

Apabila dilihat kebebasan berpendapat menurut demografi, Burhanuddin mengatakan mayoritas setuju atau sangat setuju saat ini masyarakat semakin takut untuk menyatakan pendapatnya di hampir setiap basis sosio-demografi warga, kecuali etnis minang dan bugis, kelompok nonmuslim, wilayah Bali-Nusa, Sulawesi dan Maluku-Papua serta basis Partai Nasdem dan partai lainnya pada Pemilu 2019.

Oleh karena itu, Burhanuddin mengatakan mayoritas warga setuju dan sangat setuju UU ITE harus direvisi, yaitu ada sebanyak 59,5 persen. “Hanya sekitar 33,9 persen warga yang tahu atau pernah dengar tentang rencana revisi UU ITE, tetapi mayoritas warga setuju/sangat setuju UU ITE direvisi sebanyak 59,5 persen, terutama jika tahu tentang usulan revisi sebesar 83,6 persen,” kata Burhanuddin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sidang Putusan, KPK Yakin Eks Dirjen Kemendagri Dinyatakan Bersalah

Eks Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Mochammad Ardian Noervianto bakal menghadapi sidang dengan agenda pembacaan putusan

NEWS | 28 September 2022

Jokowi Dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Ternate

Jokowi dianugerahi gelar kehormatan adat Kesultanan Ternate pada acara yang diselenggarakan di Kedaton Sultan Ternate, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara

NEWS | 28 September 2022

Program Vaksinasi Covid-19 Diperluas untuk WNA

emerintah memperluas program vaksinasi Covid-19, yakni tidak hanya untuk masyarakat Indonesia, tetapi juga menyasar WNA.

NEWS | 28 September 2022

Dapat Kewarganegaraan Rusia, Edward Snowden Tak Ikut Perang Ukraina

Presiden Vladimir Putin telah memberikan kewarganegaraan Rusia kepada pelapor Badan Keamanan Nasional AS (NSA) Edward Snowden.

NEWS | 28 September 2022

Anggaran Pemilu 2024 KPU Kota Bogor Capai Rp 4,1 Miliar

Pemerintah mengucurkan anggaran Rp 4,1 miliar untuk penyelenggaraan Pemilu 2024 kepada KPU Kota Bogor

NEWS | 28 September 2022

Ke Maluku Utara, Jokowi Dianugerahi Gelar Adat

Hari ini Jokowi mengunjungi Ternate, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, guna menerima anugerah gelar  adat

NEWS | 28 September 2022

Rabu Ini, Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Mulai Siang Nanti

Menurut prakiraan cuaca BMKG, pada pagi hari semua wilayah DKI Jakarta bercuaca cerah berawan dan hujan baru akan mengguyur mulai siang hari.

NEWS | 28 September 2022

Taiwan Berharap Bisa Hadir pada Pertemuan Ke-41 ICAO

Taiwan berharap dapat hadir pada sidang tiga tahunan ke-41 Majelis ICAO pada 27 September hingga 7 Oktober 2022 di Montreal, Kanada.

NEWS | 28 September 2022

Amerika Serikat Sumbang Ukraina Rp 22,7 Triliun Per Bulan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengungkapkan bahwa Amerika Serikat (AS) menyumbang US$ 1, 5 miliar (Rp 22,7 triliun) per bulan.

NEWS | 28 September 2022

Raja Salman Tunjuk Pangeran Mohammed Jadi PM Arab Saudi

Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud memerintahkan pengangkatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman sebagai Perdana Menteri Arab Saudi

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Surplus APBN


# Kompor Listrik


# AKBP Arif Rachman


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jokowi Dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Ternate

Jokowi Dianugerahi Gelar Kehormatan Adat Kesultanan Ternate

NEWS | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings