Logo BeritaSatu

India Tawarkan Vaksin Booster Covid untuk Semua Orang Dewasa

Minggu, 10 April 2022 | 09:46 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- India menawarkan dosis vaksin booster Covid-19 kepada semua orang dewasa mulai Minggu (17/4/2022). Seperti dilaporkan Al Jazeera, dosis vaksin ketiga gratis akan dibatasi untuk pekerja garis depan dan mereka yang berusia lebih dari 60 tahun.

India telah memberikan 1,85 miliar dosis vaksin Covid-19 di antara 1,35 miliar penduduknya. Dari jumlah tersebut, 82 persen adalah vaksin AstraZeneca, yang dibuat di dalam negeri dan disebut Covishield.

Advertisement

Kementerian Kesehatan menyatakan mereka yang telah mengambil dosis kedua mereka sembilan bulan lalu akan memenuhi syarat untuk vaksinasi, yang akan mereka dapatkan untuk membayar di fasilitas swasta dengan tidak diperbolehkan mencampur dan mencocokkan vaksin.

“Menambahkan lapisan keamanan ekstra,” kata Menteri Kesehatan Mansukh Mandaviya dalam satu pesan Twitter yang menandai keputusan tersebut.

Program vaksin booster dimulai pada bulan Januari dan terbatas pada pekerja garis depan dan orang tua, memberikan total 24 juta dosis. Vaksin Covid-19 lain yang digunakan di India adalah Covaxin dan Corbevax yang dikembangkan di dalam negeri dan Sputnik V dari Rusia.

Pada Maret, laporan menyatakan India sedang mempertimbangkan untuk membuat semua orang dewasa memenuhi syarat untuk dosis booster pada saat infeksi berkembang di beberapa negara. Sementara sebagian orang India merasa sulit untuk bepergian ke luar negeri tanpa dosis ketiga.

Negara Asia Selatan telah mencatat penurunan tajam dalam kasus virus corona dalam beberapa pekan terakhir. Kementerian kesehatan melaporkan sekitar 1.100 kasus pada hari Jumat.

India tetap menjadi negara yang paling parah terkena dampak virus ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Brasil.

Menurut angka resmi, lebih dari 521.000 orang telah meninggal, dan setidaknya 40 juta telah terinfeksi di seluruh negeri sejak pandemi dimulai pada Januari 2020.

Setidaknya 4.000 orang meninggal setiap hari pada puncak pandemi di India antara Maret dan Mei tahun lalu, menurut angka resmi, yang secara luas dianggap diremehkan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ternyata Gempa Dahsyat Turki Sudah Diprediksi Peneliti Ini 3 Hari Sebelumnya

Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo (M) 7,8 mengguncang Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023).

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Pedagang Pasar Pramuka Setop Penjualan Obat Sirop Praxion

Pedagang Pasar Pramuka telah menyetop penjualan obat sirop penurun demam anak Praxion setelah ditemukannya kasus baru gangguan ginjal akut pada anak.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Pemprov DKI Bangun Jalan Layang untuk Tambah Akses ke JIS

Pemprov DKI Jakarta sedang membangun jalan layang non-tol (JLNT) untuk menambah akses ke JIS atau Jakarta International Stadium.

MEGAPOLITAN | 7 Februari 2023

Ada 100 Gempa Susulan Terjadi di Turki, Kerusakan Bisa Bertambah

Ada 100 gempa susulan berkekuatan 4,0 atau lebih telah terjadi sejak gempa dahsyat  melanda Turki selatan pada Senin pagi waktu setempat, menurut USGS.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Kapolri Benarkan Pilot Susi Air Kapten Philips Disandera KKB Papua

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membenarkan pilot pesawat perintis Susi Air PK-BVY disandera Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua.

NEWS | 7 Februari 2023

Bantuan dari Dunia Internasional Berdatangan untuk Turki dan Suriah

Hanya sehari setelah gempa dahsyat M 7,8 mengguncang Turki dan Suriah, pada Senin, dunia internasional merespons dengan mengirimkan bantuan ke sana.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023

Kisah Pilu Juli, Ayah Korban Meninggal Akibat Gagal Ginjal Akut

Sambil menahan tangis dengan wajah nanar, Juli menceritakan kepergian sang anak Rizky, yang sempat dilarikan ke (RSUP) Persahabatan Jakarta Timur, pada Juli 2022.

NASIONAL | 7 Februari 2023

Kapolri: Pilot dan Penumpang Susi Air yang Diamankan KBB Papua Sedang Dicari

Kapolri  membenarkan bahwa pilot pesawat perintis Susi Air PK-BVY Kapten Philips M berkebangsaan Selandia Baru disandra KKB Papua.

NEWS | 7 Februari 2023

Gempa Turki, 104 WNI Tak Punya Tempat Tinggal Layak dan Segera Dievakusi ke Ankara

Sebanyak 104 warga negara Indonesia (WNI) sudah tidak memiliki tempat tinggal yang layak akibat gempa Turki.

NEWS | 7 Februari 2023

Pertahanan Sipil Suriah: Korban Tewas Gempa Meningkat di Wilayah yang Dikuasai Pemberontak

Pertahanan Sipil Suriah mengatakan, jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat M 7,8 di Turki diyakini jumlahnya akan meningkat secara signifikan.

INTERNASIONAL | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Warunk Upnormal


# Susi Air


# Gempa Turki


# Jokowi


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Diajak Gabung Koalisi Perubahan, Airlangga Tegaskan Golkar Tetap di KIB

Diajak Gabung Koalisi Perubahan, Airlangga Tegaskan Golkar Tetap di KIB

BERSATU KAWAL PEMILU | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE