Logo BeritaSatu

PBB Sebut 193 Juta Orang Hadapi Kerawanan Pangan pada 2021

Kamis, 5 Mei 2022 | 10:29 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Hampir 193 juta orang di 53 negara menghadapi kerawanan pangan akut pada 2021. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Rabu (4/5/2022), Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan kerawanan pangan melonjak 40 juta dibandingkan dengan 2020.

“Jumlah orang yang tidak cukup makan setiap hari telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa tahun lalu dan siap untuk mencapai tingkat baru yang mengerikan karena perang di Ukraina memengaruhi produksi pangan global,” kata PBB.

Hampir 193 juta orang di 53 negara menderita kerawanan pangan akut pada tahun 2021 karena apa yang dikatakan PBB dalam satu laporan yang diterbitkan pada Rabu adalah "kombinasi rangkap tiga yang beracun" dari konflik, cuaca ekstrem, dan dampak ekonomi dari pandemi virus corona.

PBB menyatakan jumlah total orang tanpa makanan yang cukup setiap hari meningkat 40 juta tahun lalu. PBB membenarkan "tren mengkhawatirkan" peningkatan tahunan selama beberapa tahun.

Angka-angka tersebut muncul dalam Laporan Global Krisis Pangan (PDF), yang diproduksi bersama oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), Program Pangan Dunia dan Uni Eropa.

“Hari ini, jika lebih banyak yang tidak dilakukan untuk mendukung masyarakat pedesaan, skala kehancuran dalam hal kelaparan dan kehilangan mata pencaharian akan mengerikan. Tindakan kemanusiaan yang mendesak diperlukan dalam skala besar untuk mencegah hal itu terjadi,” kata PBB.

Menurut laporan PBB, negara-negara yang mengalami konflik berkepanjangan, termasuk Afghanistan, Republik Demokratik Kongo (DRC), Ethiopia, Nigeria, Sudan Selatan, Suriah dan Yaman, memiliki populasi rawan pangan paling banyak.

PBB sebelumnya menyatakan bahwa perang di Ukraina memicu harga komoditas seperti gandum dan minyak nabati ke rekor tertinggi, mengancam jutaan orang dengan kelaparan dan kekurangan gizi.

“Ketika kita melihat konsekuensi dari apa yang terjadi sebagai akibat dari perang di Ukraina, ada alasan nyata untuk khawatir tentang bagaimana hal ini akan memperkuat kebutuhan pangan akut yang ada di negara-negara krisis pangan ini,” kata Rein Paulsen, Direktur Kantor Kedaruratan dan Ketahanan FAO.

FAO mencatat bahwa beberapa negara yang berjuang melawan krisis pangan utama memperoleh hampir semua impor gandum mereka dari Rusia dan Ukraina tahun lalu, termasuk Somalia, DRC dan Madagaskar, dan memperingatkan bahwa “prospek ke depan tidak baik”.

“Tindakan kemanusiaan mendesak diperlukan dalam skala besar untuk mencegah hal itu terjadi. Tidak ada waktu untuk di sia-siakan,” kata FAO.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Buntut Konten Prank KDRT, Baim Wong Dilaporkan ke Polisi

Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke Polres Metro, Jakarta Selatan terkait konten prank KDRT yang dibuat keduanya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Santri Dukung Ganjar Gelar Maulid Nabi di Jakarta

Santri Dukung Ganjar mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa bersama untuk Ganjar Pranowo dan Indonesia di Jakarta Utara.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragis, Tragedi Kanjuruhan Buat Alfiansyah Jadi Yatim Piatu

Peristiwa tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) memaksa bocah 11 tahun M Alfiansyah menjadi anak yatim piatu.

NEWS | 3 Oktober 2022

Kasus KDRT Rizky Billar Naik ke Penyidikan

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar terhadap istrinya, Lesti Kejora, naik ke penyidikan dari penyelidikan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pengobatan Kanker Perlukan Tim dari Multidisiplin Ilmu

Keseluruhan pengobatan penyakit kanker membutuhkan tim dari multidisiplin ilmu dalam penatalaksanaannya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Tabur Bunga di Kanjuruhan, Pemain dan Pelatih Arema Menangis

Para pemain dan pelatih Arema FC menangis saat tabur bunga di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (3/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Suporter Bola Medan Gelar 1.000 Lilin

Ratusan suporter bola di Kota Medan, Sumatera Utara menyalakan 1.000 lilin dan doa bersama sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ini Alasan Sahabat Polisi Indonesia Laporkan Baim Wong dan Paula

Organisasi masyarakat Sahabat Polisi Indonesia resmi melaporkan pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven terkait pembuatan konten prank KDRT

NEWS | 4 Oktober 2022

Surya Paloh Ungkap Respons Jokowi soal Pencapresan Anies

Surya Paloh mengungkap respons Jokowi ketika Nasdem hendak mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 202

NEWS | 3 Oktober 2022

TACB: Halte Transjakarta Jatinegara Ganggu Cagar Budaya

Pembangunan revitalisasi Halte Transjakarta yang menghalangi visual ke arah cagar budaya juga terjadi di Jatinegara, Jakarta Timur.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Upaya Nippon Paint Dukung Literasi Seni Indonesia

Ini Upaya Nippon Paint Dukung Literasi Seni Indonesia

LIFESTYLE | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings