Logo BeritaSatu

Termasuk Rusia, DK PBB Nyatakan Keprihatinan pada Ukraina

Minggu, 8 Mei 2022 | 16:07 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New York, Beritasatu.com- Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), termasuk Rusia, menyatakan keprihatinan pada Ukraina. Seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (7/5/2022), DK PBB mendukung upaya Sekjen PBB untuk menemukan solusi damai dalam pernyataan pertama badan tersebut sejak invasi Rusia.

Pernyataan Dewan Keamanan disetujui dengan konsensus. Teks singkat yang diadopsi pada Jumat (6/5) disusun oleh Norwegia dan Meksiko.

"Dewan Keamanan menyatakan keprihatinan mendalam mengenai pemeliharaan perdamaian dan keamanan Ukraina. Dewan Keamanan mengingatkan bahwa semua Negara Anggota telah melakukan, di bawah Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, kewajiban untuk menyelesaikan perselisihan internasional mereka dengan cara damai," bunyinya.

"Dewan Keamanan menyatakan dukungan kuat untuk upaya Sekretaris Jenderal dalam mencari solusi damai," bunyi pernyataan itu, yang juga meminta Sekjen PBB Antonio Guterres memberi pengarahan kepada dewan lagi "pada waktunya".

Guterres menyambut baik dukungan dewan pada hari Jumat, dengan mengatakan dia akan "tidak berusaha keras untuk menyelamatkan nyawa, mengurangi penderitaan dan menemukan jalan perdamaian".

Guterres bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy di Kyiv pekan lalu.

Kunjungan Guterres membuka jalan bagi operasi gabungan PBB dan Komite Internasional Palang Merah yang telah mengevakuasi sekitar 500 warga sipil dari kota pelabuhan Mariupol Ukraina dan pabrik baja Azovstal yang terkepung dalam seminggu terakhir.

Pernyataan Dewan Keamanan itu disetujui meskipun ada pertikaian diplomatik yang telah meningkat sejak Rusia meluncurkan pada 24 Februari apa yang disebutnya "operasi militer khusus" dan apa yang Guterres kecam sebagai "perang absurd" Rusia.

Rusia memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan pada 25 Februari yang akan menyesalkan invasi Rusia. Sementara, Tiongkok, Uni Emirat Arab dan India memilih abstain dalam pemungutan suara. Satu resolusi dewan membutuhkan sembilan suara yang mendukung dan tidak ada veto oleh Amerika Serikat, Rusia, Tiongkok, Prancis atau Inggris untuk disahkan.

Majelis Umum PBB telah mengadopsi dua resolusi, yang menggambarkan isolasi internasional Rusia atas Ukraina. Resolusi semacam itu tidak mengikat, tetapi memiliki bobot politik. Majelis beranggotakan 193 orang, di mana tidak ada negara yang memiliki hak veto.

Majelis Umum telah menyesalkan "agresi Rusia terhadap Ukraina," menuntut baik pasukan Rusia berhenti berperang dan mundur dan bahwa ada akses bantuan dan perlindungan sipil. Majelis juga mengkritik Rusia karena menciptakan situasi kemanusiaan yang "mengerikan".



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top News, Wakil Wali Kota Pagar Alam Meninggal dan Kebakaran Gedung Kemenkumham

Berita meninggalnya Wakil Wali Kota Pagaralam, Sumatera Selatan Muhammad Fadli dan kebakaran gedung Kemenkumham paling banyak dibaca.

NEWS | 9 Desember 2022

Soal Motif Bom Bunuh Diri Bandung, Pengamat Singgung ISIS dan KUHP

Pengamat terorisme, Stanislaus Riyanta menyinggung soal ISIS dan KUHP terkait motif Agus Sujatno melakukan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung.

NEWS | 9 Desember 2022

Patahan Cugenang, Pemicu Gempa Cianjur Belum Pernah Teridentifikasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, selama ini patahan Cugenang, pemicu gempa Cianjur, Jawa Barat, belum teridentifikasi.

NEWS | 9 Desember 2022

Aksi Bom Bunuh Diri Bukan Bagian dari Amalan Jihad

Aksi bom bunuh diri seperti bom Bandung itu, menurut Sekum DDI KH Suaib Tahir, bukan bagian amalan jihad.

NEWS | 9 Desember 2022

Hendra Kurniawan Bantah Menemui Ferdy Sambo pada 13 Juli

Hendra Kurniawan membantah keterangan mantan staf pribadi Ferdy Sambo yang menyebutnya menemui Ferdy Sambo di ruang Kadiv Propam Polri pada 13 Juli 2022.

NEWS | 8 Desember 2022

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Pujianto alias Raider Bakiyah, mantan narapidana terorisme (napiter) mengatakan ekonomi bukan motif teroris melakukan bom bunuh diri.

NEWS | 8 Desember 2022

Masyarakat Harus Dibekali Kemampuan Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Masyarakat harus bersatu memerangi terorisme. Pemerintah harus mulai membekali masyarakat dengan kemampuan mendeteksi dan pencegahan dini.

NEWS | 8 Desember 2022

Pernikahan Kaesang, Erick Thohir: Jokowi Ingin Festival Budaya

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Presiden Joko Widodo ingin konsep Festival Budaya sehingga dekat dengan rakyat saat menggelar pernikahan Kaesang Pangarep

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Sebut 97 Perusahaan Relokasi Pabrik ke Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, puluhan perusahaan melakukan relokasi pabrik ke berbagai daerah di Jateng.

NEWS | 8 Desember 2022

Pertukaran Tahanan, Bintang Bola Basket Wanita AS Dibebaskan Rusia

Bintang bola basket wanita AS Brittney Griner dibebaskan dari penjara Rusia, dalam sebuah pertukaran tahanan.

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Erick Thohir: Pariwisata Lokal Perlu Ditingkatkan

Erick Thohir: Pariwisata Lokal Perlu Ditingkatkan

EKONOMI | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE