Logo BeritaSatu

IDAI Ajak Orang Tua Fokus Cegah Penularan Hepatitis Akut

Selasa, 10 Mei 2022 | 17:25 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI), dr Piprim Basarah Yanuarso mengajak para orang tua untuk fokus mencegah penularan penyakit hepatitis akut, daripada hanya sekedar panik saja. Hingga saat ini pemerintah menyatakan sudah ada 15 kasus hepatitis misterius di Indonesia.

"Kita prihatin dengan kondisi yang ada, tapi kami imbau orang tua jangan panik. Sebaiknya mari memastikan anak-anak mengkonsumsi makanan yang matang," katanya dalam diskusi daring bertajuk "Serba-Serbi Penyakit Anak Pasca Lebaran", Selasa (10/5/2022).

Saat ini IDAI berkerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan berbagai pihak sedang terus melakukan investigasi terhadap penyakit tersebut, antara lain menyelidiki sumber penyebab penyakit dan terus melakukan surveilans dan kewaspadaan dini.

"IDAI setiap Senin mengadakan rapat koordinasi, dan pada rapat terakhir itu, berbagai daerah belum banyak provinsi yang melaporkan adanya temuan kasus baru hepatitis akut, dan baru yang dari Tulungagung Jawa Timur dan Sumatera Barat. Tetapi itupun kasusnya belum masuk kriteria probable, jadi masih dalam penyelidikan," ungkap dr Piprim.

Oleh karena itu, langkah-langkah yang dilakukan adalah pertama edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Kedua, semua pihak harus meneruskan protokol kesehatan.

"Selama pandemi kita sudah belajar mengatasi penularan melalui saluran pernafasan melalui masker, jaga jarak, cuci tangan dan seterusnya. Kemudian dilengkapi bagaimana menghindari penularan lewat saluran cerna. Konsumsi makanan matang, hindari pencemaran," ucap dia.

dr Piprim juga sudah memberi tahu kepada anggota IDAI di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan bila menemukan kasus yang mengarah ke hepatitis akut.

"Diusahakan kasus-kasus terjaring sedini mungkin jangan sampai terlambat karena pasti hasilnya tidak maksimal," pungkasnya.

Jumlah korban meninggal dunia akibat serangan penyakit misterius hepatitis akut di Indonesia sudah bertambah dari tiga orang menjadi 5 orang. Dua korban terbaru juga merupakan pasien anak-anak berusia di bawah 16 tahun.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat yang juga Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi ketika dihubungi Beritasatu.com, Selasa (10/5/2022), membenarkan bertambahnya jumlah pasien anak yang meninggal dunia karena hepatitis akut tersebut.

"Ya, kini sudah ada 5 pasien anak yang meninggal dan sebagian besar masih dalam status suspek hepatitis akut," kata Nadia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 28 September 2022

Infografik tentang data jumlah kasus kumulatif dan suspek Covid-19 di Indonesia sampai tanggal 28 September 2022.

NEWS | 28 September 2022

Data Kematian Covid-19 di Indonesia sampai 28 September 2022

Infografik tentang data jumlah kematian Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 28 September 2022.

NEWS | 28 September 2022

Rugikan Rp 106 Triliun, Kasus KSP Indosurya Timbulkan Kerugian Terbesar

Berdasarkan analisis PPATK, nominal kerugian Rp 106 triliun yang diderita para korban KSP Indosurya adalah yang terbesar di Indonesia. 

NEWS | 28 September 2022

Eks Pegawai KPK Harap Febri Diansyah-Rasamala Tak Bela Sambo

Yudi Purnomo berharap Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang mengubah keputusan untuk tidak membela Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

NEWS | 28 September 2022

Daewoong Foundation Gandeng ITB Dirikan Lembaga Penelitian Farmasi Mutakhir

Ini sebagai upaya Daewoong Foundation untuk membina bakat penelitian untuk pengembangan penelitian farmasi di Indonesia.

NEWS | 28 September 2022

Pengacara Ungkap Putri Candrawathi Tidak Siap Ditahan

Pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Arman Hanis mengungkapkan bahwa kliennya Putri Candrawathi tidak siap untuk ditahan.

NEWS | 28 September 2022

Ibas Tegaskan SBY Bukan Golden Boy of America

Ibas menegaskan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukan golden boy of America atau anak emas Amerika Serikat (AS).

NEWS | 28 September 2022

Presiden Jokowi Memberikan Handphone Baru untuk Sabrila

Sabrila, pelajar SMA Negeri 1 Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sultra mendapatkan  sebuah handphone baru dari Presiden Joko Widodo.

NEWS | 28 September 2022

Platform Kampus Merdeka Ternyata Dibuat Oleh Shadow Team

Shadow team yang dibentuk Mendikbudristek Nadiem Makarim membantu menciptakan berbagai aplikasi untuk pendidikan.

NEWS | 28 September 2022

Arab Saudi Sita 765.000 Tablet Amfetamin di dalam Semangka

Pihak berwenang Arab Saudi berhasil menyita 765.000 tablet amfetamin yang disembunyikan dalam buah semangka yang dikirim ke Riyadh.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 28 September 2022

Kasus Kumulatif dan Suspek Covid-19 sampai 28 September 2022

NEWS | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings