Logo BeritaSatu

Putin Sebut Sanksi Barat Picu Krisis Ekonomi Global

Jumat, 13 Mei 2022 | 13:56 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan sanksi Barat telah memicu krisis ekonomi global dan gelombang inflasi yang menghancurkan. Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (12/5/2022), sanksi Barat, kata Putin, memicu krisis global yang akan menyerang Uni Eropa dan memicu kelaparan di beberapa negara termiskin di dunia.

“Kesalahan untuk ini sepenuhnya terletak pada elit negara-negara Barat yang siap mengorbankan seluruh dunia untuk mempertahankan dominasi global mereka,” kata Putin pada pertemuan pemerintah tentang ekonomi yang disiarkan televisi.

Namun, kata Putin, Rusia menghadapi tekanan tersebut.

“Rusia dengan percaya diri menghadapi tantangan eksternal berkat kebijakan makroekonomi yang bertanggung jawab dalam beberapa tahun terakhir dan keputusan sistemik untuk memperkuat kedaulatan ekonomi, teknologi, dan ketahanan pangan,” tambahnya.

Upaya Barat untuk secara ekonomi mengisolasi Rusia yakni salah satu produsen sumber daya alam terbesar di dunia, telah mendorong ekonomi global ke perairan yang belum dipetakan dengan melonjaknya harga makanan dan energi.

Ekonomi Rusia berada di jalur untuk berkontraksi lebih dari 12 persen pada 2022, penurunan terbesar dalam produk domestik bruto sejak tahun-tahun setelah jatuhnya Uni Soviet pada 1991, menurut dokumen kementerian ekonomi yang dilihat oleh Reuters.

Sebagai contoh kinerja Rusia yang baik di bawah sanksi, Putin menunjuk pada kekuatan rubel, dengan mengatakan bahwa rubel telah menjadi mata uang dengan kinerja terbaik tahun ini.

Ekonomi Rusia berada di jalur untuk berkontraksi lebih dari 12 persen pada 2022, penurunan terbesar dalam produk domestik bruto sejak tahun-tahun setelah jatuhnya Uni Soviet pada 1991, menurut dokumen kementerian ekonomi yang dilihat oleh Reuters.

Sebagai contoh kinerja Rusia yang baik di bawah sanksi, Putin menunjuk pada kekuatan rubel. Dia mengatakan bahwa rubel telah menjadi mata uang dengan kinerja terbaik tahun ini.

Rubel menguat menjadi 65 terhadap dolar pada hari Kamis, level yang terakhir terlihat pada awal 2020, didorong oleh kontrol modal yang harus diterapkan Moskwa untuk melindungi ekonomi setelah Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada 24 Februari.

Putin juga mengatakan bahwa Rusia, salah satu pengekspor gandum terbesar di dunia, berada di jalur yang tepat untuk mengumpulkan rekor panen tahun ini.

Pada Kamis (12/5), Putin mengatakan kepada para menterinya bahwa dia ingin membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk pembangunan ekonomi yang stabil dan peningkatan pendapatan riil. Inflasi di Rusia berada di jalur untuk mencatat angka tertinggi sejak 1999.

Menteri Ekonomi Maxim Reshetnikov setuju dengan Putin bahwa ekonomi menunjukkan ketahanan. Dia menambahkan bahwa situasi pasar tenaga kerja stabil dan inflasi mulai melambat.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BPBD Jatim Fasilitasi 2.219 Warga Semeru di Pengungsian

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim Gatot Soebroto menjelaskan ribuan pengungsi  erupsi Semeru tersebut saat ini ditampung di 12 tempat.

NEWS | 5 Desember 2022

7 Jenazah Korban Bus Jatuh ke Jurang di Magetan Dipulangkan ke Semarang

Tujuh jenazah korban bus jatuh ke jurang di Magetan, Jawa Timur dipulangkan ke Semarang, Minggu (4/12/2022) malam.

NEWS | 5 Desember 2022

Kaesang-Erina Menikah, Jokowi Minta Maaf ke Warga Yogya dan Solo

Jokowi memohon maaf jika pernikahan putranya, Kaesang dengan Erina Gundono nantinya menganggu aktivitas warga Yogyakarta dan Sol.

NEWS | 5 Desember 2022

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

NEWS | 4 Desember 2022

2 Orang Terluka Dampak Gempa Garut Sudah Ditangani Tim Medis

Dua orang yang terluka tertimpa material bangunan akibat gempa Garut sudah mendapatkan penanganan medis dengan kondisi mulai membaik

NEWS | 4 Desember 2022

Polda Metro Tetapkan 2 Tersangka Pinjol Ilegal di Manado

Polda Metro Jaya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pinjaman daring atau pinjaman online/pinjol ilegal di Manado, Sulawesi Utara.

NEWS | 4 Desember 2022

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Calon Kasal pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok memiliki kemampuan diploasi tingkat tinggi dan paham tentang geopolitik maritim Indonesia.

NEWS | 4 Desember 2022

Hingga 4 Desember, Cianjur Diguncang 384 Kali Gempa Susulan

BMKG mencatat total gempa susulan di Cianjur hingga 4 Desember 2022 pukul 15.00 WIB mencapai 384 kali.

NEWS | 4 Desember 2022

Rem Blong Diduga Penyebab Bus Masuk Jurang di Magetan

Bus masuk jurang yang menewaskan tujuh orang di Magetan, Jawa Timur, diduga karena rem blong, Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022

Pemkab: Rumah Rusak Berat Akibat Gempa Cianjur Jadi 8.151 Unit

Jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur bermagnitudo 5,6 bertambah menjadi 8.151 rumah hingga Minggu (4/12/2022).

NEWS | 4 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harry Kane: Mentalitas Jadi Modal Utama Inggris Lawan Prancis

Harry Kane: Mentalitas Jadi Modal Utama Inggris Lawan Prancis

SEMESTA BOLA 2022 | 15 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE