Logo BeritaSatu

KPK Duga Wali Kota Ambon Mengondisikan Proses Lelang

Senin, 16 Mei 2022 | 11:48 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy mengondisikan proses lelang pada Pemkot Ambon serta menerima gratifikasi dari sejumlah pihak. Dugaan itu diusut melalui pemeriksaan sejumlah saksi di Kantor Mako Brimob Polda Maluku, Sabtu (14/5/2022).

“Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dugaan arahan dari tersangka RL (Richard Louhenapessy) untuk mengondisikan pelaksanaan lelang pada beberapa SKPD (satuan kerja perangkat daerah) di Pemkot Ambon,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Senin (16/5/2022).

Advertisement

KPK juga turut mendalami dugaan Wali Kota Ambon Ricahrd menerima gratifikasi. “Selain itu dikonfirmasi juga mengenai dugaan penerimaan gratifikasi untuk tersangka RL dari berbagai pihak,” ungkap Ali.

Adapun para saksi yang diperiksa yakni Kepala Dinas PUPR Kota Ambon tahun 2018 sampai 2021, Enrico Rudolf Matitaputty; Kasie Usaha Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkot Ambon, Firza Attamimi; anggota Pokja III UKPBJ Kota Ambon 2017 sampai 2020, Hendra Victor Pesiwarissa.

Berikutnya, Ketua Pokja II UKPBJ 2017/anggota Pokja II UKPBJ 2018 sampai 2020, Ivonny Alexandra W Latuputty; serta anggota Pokja III UKPBJ 2018/Anggota Pokja II UKPBJ 2020, Johanis Bernhard Pattiradjawane.

Sebagai informasi, Wali Kota Ambon Richard saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan suap soal persetujuan izin prinsip pembangunan cabang toko ritel Alfamidi pada 2020 di Kota Ambon. Ada dua orang lainnya yang juga ditetapkan sebagai tersangka yakni staf tata usaha pimpinan pada Pemkot Ambon, Andrew Erin Hehanusa serta Kepala Perwakilan Regional Alfamidi, Amri.

Dalam kasus ini, KPK menduga Waki Kota Ambon menerima suap terkait izin pembangunan cabang Alfamidi di Kota Ambon. Amri aktif berkomunikasi hingga bertemu dengan Richard agar proses perizinan Alfamidi bisa segera disetujui dan diterbitkan. Atas permintaan itu, Richard memerintahkan Kepala Dinas PUPR Pemkot Ambon untuk memproses dan menerbitkan berbagai permohonan izin, di antaranya surat izin tempat usaha (SITU), dan surat izin usaha perdagangan (SIUP).

Untuk setiap dokumen izin yang disetujui dan diterbitkan dimaksud, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy meminta agar Amri menyerahkan uang dengan minimal nominal Rp 25 juta menggunakan rekening bank milik Andrew. Tak hanya itu, Richard juga diduga menerima suap sekitar Rp 500 juta dari Amri terkait persetujuan pembangunan untuk 20 gerai Alfamidi di Kota Ambon. Selain suap, KPK pun menduga Richard juga menerima gratifikasi dari sejumlah pihak. Namun, hal itu masih didalami tim penyidik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tarif Integrasi Antarmoda Rp 10.000 Sudah Dapat Dinikmati

JakLingko Indonesia menyatakan, tarif integrasi antarmoda di Jakarta dengan harga maksimal Rp 10.000 sudah dapat dinikmati oleh pengguna.

NEWS | 11 Agustus 2022

Sineas Didorong Berpartisipasi dalam Festival Film Bulanan

Sineas didorong Kemenparekraf (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) untuk berpartisipasi dalam Festival Film Bulanan.

NEWS | 11 Agustus 2022

Tarif Mau Naik, Pengguna Ojek Online Keberatan

Keputusan Kemenhub atau Kementerian Perhubungan menaikkan tarif ojek online (ojol) menuai kritik dari berbagai kalangan.

NEWS | 11 Agustus 2022

Mendagri Ingatkan Penjabat Kepala Daerah Tidak Korupsi

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengingatkan agar penjabat (pj) kepala daerah tidak korupsi.

NEWS | 11 Agustus 2022

Berikan Informasi Tidak Benar, Irjen Ferdy Sambo: Saya Minta Maaf

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maafnya karena sudah memberikan informasi yang tidak benar

NEWS | 11 Agustus 2022

Ferdy Sambo Tersangka, Din Syamsuddin Minta Satgasus Polri Dibubarkan

Din Syamsuddin meminta agar Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih yang berada di Polri segera dibubarkan.

NEWS | 11 Agustus 2022

DPR Jalankan Fungsi Pengawasan yang Baik dalam Kasus Brigadir J

DPR dinilai telah menjalankan fungsi pengawasan yang baik dalam pengungkapan kasus penembakan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 11 Agustus 2022

Bongkar Kasus Brigadir J, PBNU: Kapolri Sejalan dengan Arahan Jokowi

PBNU menilai upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membongkar kasus pembunuhan Brigadir J sejalan dengan arahan Presiden Jokowi. 

NEWS | 11 Agustus 2022

KIB Didorong Segera Wujudkan Politik Persatuan

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) didorong segera mewujudkan politik persatuan dalam sebuah program konkret.

NEWS | 11 Agustus 2022

BRIN: Pangan dan Energi Jadi Fokus Pengembangan Riset

Fokus pengembangan riset yang dilakukan BRIN di Indonesia pada saat ini adalah bidang pangan dan energi.

NEWS | 11 Agustus 2022


TAG POPULER

# Puan Maharani


# Pohon Koka


# Brigadir J


# Ferdy Sambo


# Mahfud MD


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Barcelona Terancam Kehilangan Kessie dan Christensen

Barcelona Terancam Kehilangan Kessie dan Christensen

BOLA | 27 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings