Logo BeritaSatu

Pemimpin Korea Utara Kritik Pejabat Terkait Wabah Covid

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Seoul, Beritasatu.com- Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengkritik para pejabat atas pengiriman obat-obatan yang lambat terkait wabah Covid-19. Dia lantas mengerahkan militer untuk menanggapi lonjakan dugaan infeksi Covid-19.

Seperti dilaporkan AP, Senin (16/5/2022), otoritas kesehatan Korea Utara menyatakan delapan orang lagi meninggal dan tambahan 392.920 pasien baru ditemukan mengalami gejala demam. Kini Korea Utara telah mencatat jumlah kematian menjadi 50 orang dan kasus penyakit menjadi lebih dari 1,2 juta orang.

Advertisement

Catatan kematian tersebut adalah lompatan tajam dari enam orang meninggal dan 350.000 orang sakit yang dilaporkan Jumat lalu, sehari setelah Korea Utara menyatakan bahwa mereka menemukan bahwa sejumlah orang yang tidak ditentukan di ibu kota Pyongyang dinyatakan positif mengidap varian Omicron dari virus corona.

Kim telah mengakui bahwa demam yang menyebar cepat, kemungkinan besar didorong oleh Covid-19, menyebabkan "pergolakan besar" di negara itu, dan para ahli luar mengatakan skala sebenarnya dari wabah itu kemungkinan jauh lebih besar daripada yang digambarkan di media yang dikendalikan oleh pemerintah negara itu.

Beberapa menduga bahwa Korea Utara telah mengecilkan kematian atau penyakitnya untuk melindungi kepemimpinan Kim dari kritik. Korea Utara kemungkinan tidak memiliki alat tes dan alat lain untuk mendeteksi pembawa virus tanpa gejala atau gejala ringan, yang berarti beberapa juta mungkin telah terinfeksi.

"Ketika orang meninggal, pihak berwenang Korea Utara akan mengatakan bahwa mereka meninggal karena terlalu banyak bekerja atau karena kematian alami, bukan karena Covid-19," kata Nam Sung-wook, seorang profesor di Universitas Korea di Korea Selatan.

Nam mengatakan Korea Utara kemungkinan mengecilkan jumlah korban tewas untuk melindungi "martabat pemimpin tertingginya."

Saat negara tetangga Korea Selatan dan Tiongkok telah menawarkan untuk mengirim pasokan medis dan bantuan lainnya, para ahli mengatakan sudah terlambat untuk menyuntik 26 juta orang di Korea Utara. Satu-satunya bantuan luar yang realistis adalah menawarkan persediaan vaksin yang terbatas untuk mengurangi kematian di antara orang-orang kelompok berisiko tinggi, termasuk orang tua dan orang-orang dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya.

“Dengan negara yang belum memprakarsai vaksinasi Covid-19, ada risiko virus dapat menyebar dengan cepat di antara massa kecuali dibatasi dengan tindakan segera dan tepat,” papar Poonam Khetrapal Singh, direktur regional Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Asia Tenggara.

Singh mengatakan WHO siap memberikan dukungan teknis kepada Korea Utara untuk meningkatkan pengujian dan dengan obat-obatan esensial dan pasokan medis.

Tidak jelas apakah atau seberapa cepat Kim akan menerima tawaran bantuan dari luar negeri. Dia sebelumnya menggalang persatuan di dalam negeri untuk menjaga dari pandemi tanpa menggunakan bantuan asing.

Media pemerintah tidak merinci berapa banyak kasus demam yang dikonfirmasi sebagai Covid-19. Di antara 50 kematian, Korea Utara secara resmi hanya mengidentifikasi satu sebagai kasus Covid-19 sejauh ini.

Korea Utara diyakini sebagian besar mengandalkan mengisolasi orang-orang dengan gejala di tempat penampungan. Analis Cheong Seong-Chang di Institut Sejong Korea Selatan mengatakan jumlah alat tes yang terbatas di Korea Utara kemungkinan besar disediakan hanya untuk elit penguasa.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

OCS PMI Sektor Domestik di Malaysia Terintegrasi pada 18 Agustus

Sistem Penempatan Satu Kanal atau One Channel System (OCS) untuk PMI sektor domestik di Malaysia akan terintegrasi pada 18 Agustus 2022.

NEWS | 13 Agustus 2022

Salman Rushdie dalam Kondisi Serius, Terancam Kehilangan Matanya

Salman Rushdie berada dalam kondisi serius dan terancam kehilangan sebelah matanya, setelah ditikam di sebuah acara sastra di negara bagian New York.

NEWS | 13 Agustus 2022

Banjir Bandang di Tiongkok, 4 Orang Tewas dan 9 Cedera

Empat orang tewas dan sembilan lainnya cedera saat banjir bandang di Tiongkok barat daya pada Sabtu (13/8/2022), kata pihak berwenang.

NEWS | 13 Agustus 2022

Turnamen DCT KBPP Polri Cup 2022 Ditutup, Ini Daftar Pemenang

Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty berharap para pemenang dapat memacu prestasi yang lebih tinggi dan menjadi kebanggaan bangsa dan negara.

NEWS | 13 Agustus 2022

Kapan Matahari Berhenti Bersinar dan Mati? Ini Jawaban Ilmuwan

Sebuah studi berdasarkan analisis jutaan bintang, telah menghasilkan perkiraan berapa tahun kehidupan Matahari tersisa sebelum mati.

NEWS | 13 Agustus 2022

Tersambar Petir Saat Main Sepak Bola, Warga Sukabumi Tewas

Seorang pesepak bola meninggal di tempat akibat tersambar petir saat menjalani laga persahabatan antara Pepermi FC dan YGS FC di Sukabumi.

NEWS | 13 Agustus 2022

AKKMI Sesalkan Penyelundupan BBM di Tiongkok oleh ABK WNI

AKKMI menyesalkan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) oleh empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan polisi laut Tiongkok.

NEWS | 13 Agustus 2022

Pria Diselamatkan dari Terowongan Runtuh, Dituduh Hendak Bobol Bank

Seorang pria diselamatkan dari terowongan yang runtuh di Roma telah dituduh menggalinya sebagai bagian untuk membobol bank.

NEWS | 13 Agustus 2022

Paman Tikam Keponakan di Kelas, Polisi Ungkap Motifnya

Aparat kepolisian mengungkap motif pembunuhan oleh seorang paman Rahmat (32) terhadap keponakannya berinisial SR (10) saat belajar di ruang kelas.

NEWS | 13 Agustus 2022

Bakamla Akan Membangun 60 Unit Rumah Susun di Batam

Pembangunan rumah susun ini merupakan hasil kerja sama Bakamla dengan Kementerian PUPR, Kementerian ATR/BPN, dan BP Batam.

NEWS | 13 Agustus 2022


TAG POPULER

# OTT Bupati Pemalang


# Brigadir J


# Bharada E


# Putri Candrawathi


# Prabowo Subianto


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
OCS PMI Sektor Domestik di Malaysia Terintegrasi pada 18 Agustus

OCS PMI Sektor Domestik di Malaysia Terintegrasi pada 18 Agustus

NEWS | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings