Logo BeritaSatu

Partai Gelora Nilai Sejumlah Menteri Aji Mumpung untuk Kampanye

Rabu, 18 Mei 2022 | 19:52 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora) Anis Matta menilai ada sejumlah menteri yang telah mulai melakukan kampanye terselubung atau kerja-kerja politik menjelang Pemilu 2024. Tindakan ini sangat berlawanan dengan sistem politik di Indonesia dan menimbulkan persoalan etika.

Hal itu disampaikan Anis Matta saat membuka diskusi publik bertajuk Kasak Kusuk Aji Mumpung menjelang Pemilu 2024 yang digelar secara virtual, Rabu (18/5/2022).

“Kita sengaja mengangkat tema ini, karena pelaku dari banyak manuver politik ini adalah para menteri, baik yang melakukan show secara individual dalam rangka sosialisasi pencapresan, ataupun yang melakukan koalisi,” kata Anis Matta.

Dengan kata lain, kata Anis, sebagai pembantu presiden, manuver politik yang dilakukan para menteri harus dilihat dari dua dimensi. Pertama, dimensi yang berhubungan dengan sistem politik Indonesia. Kedua, yang berhubungan dengan etika.

Sistem presidensial yang dianut dalam demokrasi Indonesia adalah berbasis multipartai. Sistem ini melahirkan satu kontradiksi, bahwa koalisi pendukung presiden tidak dilakukan oleh satu partai, melainkan banyak partai. Namun, partai-partai koalisi tersebut akan menjadi kompetitor dalam pemilu legislatif.

“Begitu satu pilpres sudah dimenangkan, peta koalisi parlemen sudah dibentuk, kemudian pemerintahan mulai dijalankan, semua itu tidak menghilangkan satu fenomena bahwa begitu pertengahan periode kepresidenan sudah selesai, maka kita masuk pada pertengahan kedua yang mendekati pemilu legislatif dan presiden. Di sini timbul satu kontradiksi dalam sistem kita, karena pada dasarnya yang ada dalam satu koalisi dalam pemilu legislatif juga adalah kompetitor,” terang Anis Matta.

Tidak berhenti di situ, dalam sistem presidensial, lanjut Anis, para menteri adalah pembantu presiden yang diangkat dengan asumsi memiliki kemampuan teknis dalam bidang yang ditunjuk oleh presiden. Jabatan kementerian adalah jabatan yang tidak dipertaruhkan melalui pemilihan melainkan pengangkatan.

Dengan demikian, dasar pertimbangan presiden mengangkat seseorang menjadi menteri dan menjadi pembantunya mempunyai tugas teknokrasi atau bersifat teknis dan spesifik serta kemampuan teknis untuk menjalankan tugas itu. Untuk itu, muncul masalah moral dan etika ketika menteri justru bermanuver menggunakan jabatannya untuk kampanye.

“Ini yang saya maksud, ada kontradiksi sistem di sini, di dalam sistem presidensial tapi basisnya multipartai. Partai pendukung presiden juga para kompetitor. Yang begitu presiden memasuki paruh kedua dari periode masa kerjanya, para menteri sibuk menyiapkan pertarungan berikutnya,” jelas Anis Matta.

Seharusnya, para menteri bekerja sebagai pembantu presiden dengan kemampuan teknis yang spesifik dan harus berorientasi untuk menyelesaikan persoalan-persoalan di bidang itu. Jangan sampai, para menteri menggunakan jabatannya untuk melakukan kerja-kerja politik atau berkampanye secara terselubung.

“Bahkan kalau kita melihat begitu kontradiksi sistemik ini terjadi, sekarang muncul lagi persoalan etika. Seseorang yang seharusnya menjadi pembantu presiden menggunakan seluruh resources yang ada dalam departemennya untuk membantu presiden menjalankan tugas-tugasnya, justru melakukan kerja-kerja politik di luar dari yang seharusnya dia ditugaskan itu,” kata Anis Matta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Filantropi Masa Depan Berorientasi pada Dampak Sosial Berkelanjutan

Kegiatan filantropi sekarang telah berubah dari hanya tindakan memberikan bantuan sosial, menjadi investasi sosial yang fokus pada dampak.

NEWS | 28 Juni 2022

Kasus Suap di Tulungagung, KPK Tetapkan Tersangka Baru

KPK menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan suap pengalokasian anggaran bantuan keuangan Provinsi Jawa Timur.

NEWS | 28 Juni 2022

12 Holywings di Jakarta Ditutup, Ini Jawaban Nikita Mirzani

Artis Nikita Mirzani menanggapi santai soal penutupan 12 cabang usaha Holywings di Jakarta.

NEWS | 28 Juni 2022

Lili Pintauli Beri Pembekalan ke Kader Partai Golkar

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar memberikan pembekalan antikorupsi ke kader Partai Golkar.

NEWS | 28 Juni 2022

Update Covid-19: Kasus Baru Hari Ini Kembali Tembus 2.000

Dengan ini maka total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 6.084.063 sejak kasus pertama diumumkan pemerintah pada Maret 2020.

NEWS | 28 Juni 2022

Dewas KPK Lanjutkan Kasus Lili Pintauli ke Sidang Etik

Dewas KPK melanjutkan kasus dugaan pemberian fasilitas menonton ajang MotoGP Mandalika kepada Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar ke sidang etik.

NEWS | 28 Juni 2022

Kasus Suap PEN, KPK Duga Ada Pihak yang Pengaruhi Saksi

KPK mendapatkan informasi adanya dugaan pihak tertentu yang memengaruhi saksi terkait perkara suap pengajuan pinjaman dana PEN 2021.

NEWS | 28 Juni 2022

KSP: DOB Dekatkan Orang Asli Papua pada Kesejahteraan

Keberadaan daerah otonom baru (DOB) berorientasi pada kesejahteraan orang asli Papua dan Papua Barat

NEWS | 28 Juni 2022

Gagasan Pemekaran Wilayah Papua Sudah Ada Sejak 1980

Gagasan pemekaran wilayah Papua sudah ada sejak 1980. Hal ini disampaikan pengamat politik lokal Papua, Frans Maniagasi.

NEWS | 28 Juni 2022

Mentan Dorong Petani Beradaptasi dengan Tantangan Alam

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyebutkan pertanian menghadapi tantangan besar dengan perubahan iklim saat ini.

NEWS | 28 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Multiusaha Kehutanan Diharapkan Berkontribusi ke PDB

Multiusaha Kehutanan Diharapkan Berkontribusi ke PDB

EKONOMI | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings