Logo BeritaSatu

Sekda DIY: Tetap Gunakan Masker di Malioboro

Rabu, 18 Mei 2022 | 21:09 WIB
Oleh : Adam Mardian / FFS

Yogyakarta, Beritasatu.com - Sekda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji meminta masyarakat untuk tetap berhati-hati dan diimbau tetap menggunakan masker saat beraktivitas, meski sudah ada pelonggaran dari pemerintah pusat. Menurut Aji, kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait pelonggaran masker bukan merupakan kebijakan yang diambil secara gegabah atau sembarangan.

Aji meyakini kebijakan itu didasarkan pada sebuah kajian. Terutama, mengenai tingkat antibodi masyarakat Indonesia yang sudah baik, termasuk masyarakat Yogyakarta.

"Saya kira presiden memutuskan itukan dasarnya kajian, kajian utamanya terkait antibodi, ternyata di Indonesia antibodinya sudah bagus, beberapa waktu lalu dirilis menteri kesehatan dan menteri dalam negeri, tingkat antibodi masyarakat Yogyakarta lebih tinggi daripada yang lain, kalau di nasional sudah ketemu 99 persen sudah punya antibodi yang baik semoga Yogya juga sudah," ucap Aji, Rabu (18/5/2022).

Untuk itu, Pemprov DIY meminta masyarakat untuk tidak euforia, dan tetap berhati-hati.

Sementara itu terkait banyaknya wisatawan di kawasan Malioboro yang sudah mulai melepas masker, Aji meminta agar masyarakat dan wisatawan tetap mengenakan masker saat beraktivitas. Hal ini mengingat meski kawasan terbuka, Malioboro selalu ramai pengunjung.

"Saya kira Malioboro juga menjadi bagian yang sama kita atur, boleh saja tidak menggunakan masker saat sedang tidak banyak orang, cuma Malioboro ini antara sepi dan ramai akeh ramainya, makanya lebih baik masker digunakan saja," ujar Aji.

Saat ini, Pemprov DIY tetap menerapkan kebijakan PPKM level 2. Namun untuk aturan beraktivitas masyarakat, Pemprov DIY masih masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, dengan memperhatikan kondisi penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang semakin terkendali, maka pemerintah memutuskan masyarakat tidak perlu lagi memakai masker di ruang terbuka atau di luar ruangan.

“Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka, tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker,” kata Jokowi dalam keterangannya, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Namun, lanjut Jokowi, bagi masyarakat yang melakukan kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik, tetap harus menggunakan masker.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

3 Pekan Kasus Iko Uwais, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka

Sudah tiga pekan kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan aktor laga Iko Uwais, tetapi hingga kini penyidik belum juga menetapkan seorang pun tersangka.

NEWS | 4 Juli 2022

Nyata, Penyebaran Narasi Radikalisme di Mimbar Keagamaan

Nasaruddin Umar menegaskan, penyebaran narasi intoleransi dan radikalisme melalui mimbar-mimbar keagamaan itu nyata.

NEWS | 4 Juli 2022

KPK Bakal Dalami Aliran Uang Waskita Karya ke Komisi II DPR

Jaksa KPK berjanji bakal mendalami aliran uang dari Waskita Karya ke Komisi II DPR terkait perkara dugaan korupsi proyek IPDN.

NEWS | 4 Juli 2022

Tarif TN Komodo Rp 3,75 Juta Per Orang, Sandiaga: Masih Dibahas

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan kenaikan tarif harga tiket masuk TN Komodo masih dalam pembahasan.

NEWS | 4 Juli 2022

Positivity Rate Covid-19 Lampaui Standar WHO, Ini Penjelasan IDI

Meski positivity rate Covid-19 sudah melewati standar WHO, namun IDI menilai kebijakan pemerintah sudah tepat.

NEWS | 4 Juli 2022

Ibnu Khajar Sebut ACT Sudah Pangkas Gaji Para Petinggi

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar mengeklaim pihaknya telah memangkas besaran gaji serta operasional bagi para petingginya.

NEWS | 4 Juli 2022

VaksinBooster Kedua untuk Nakes, Ini Respons dari PB IDI

Sebelum vaksinasi booster kedua untuk nakes dilakukan, PB IDI mendorong agar target booster untuk masyarakat terpenuhi terlebih dahulu.

NEWS | 4 Juli 2022

Konflik Pertanahan, Mugaera: Letter C Tidak Ada yang Asli

Letter C atau girik, petok, verponding dan segala dokumen tanah yang lama sudah tidak berlaku sejak Oktober 1987.

NEWS | 4 Juli 2022

Kementerian PUPR Targetkan 9 Bendungan Rampung Tahun Ini

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan sembilan bendungan di berbagau wilayah di Indonesia akan rampung tahun ini.

NEWS | 4 Juli 2022

2 Mingggu Lagi Syarat Vaksin Booster Diberlakukan Pemerintah

Pemberlakuan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat baru akan diterapkan paling lama dua minggu lagi.

NEWS | 4 Juli 2022


TAG POPULER

# Apriyani/Fadia Juara


# Elon Musk


# Yusuf Mansur


# Ahmad Dhani


# KM Setia Makmur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
3 Pekan Kasus Iko Uwais, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka

3 Pekan Kasus Iko Uwais, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka

NEWS | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings