Logo BeritaSatu

Indonesia Penghasil Sampah Plastik di Laut Terbesar Kedua

Kamis, 19 Mei 2022 | 22:58 WIB
Oleh : Mikael Niman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penelitian yang dilakukan beberapa kampus ternama maupun oleh pegiat lingkungan hidup, Indonesia masih menjadi penghasil sampah plastik di laut terbesar kedua di dunia.

“Untuk pencemaran sampah di laut, Indonesia masih merupakan penghasil sampah plastik laut terbesar kedua di dunia,” kata Ketua Umum Asosiasi Pelapak dan Pemulung Indonesia (APPI), Bagong Suyoto, Kamis (19/5/2022).

Advertisement

Berdasarkan data 2019, kata Bagong, Asosiasi Industri Plastik Indonesia (Inaplas) mengungkapkan, sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Sebanyak 3,2 juta ton di antaranya, dibuang ke laut. Kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 10 miliar lembar atau sekitar 85.000 ton kantong plastik per tahun.

Meski begitu, potensi nilai ekonomi sampah plastik bagi para pemulung, cukup tinggi. Seperti yang terlihat di tempat pembuangan akhir (TPA) Burangkeng dan TPA Sumurbatu serta TPST Bantargebang, Kota Bekasi, tampak gubuk-gubuk pemulung dipenuhi plastik yang telah disortir dan siap dijual ke pengepul.

“Potensi sampah plastik ini dapat menjadi nilai ekonomi yang cukup tinggi. Daur ulang sampah plastik dapat menghasilkan Rp 16 juta per bulan dari produksi 48 ton,” imbuhnya.

Menurutnya, permasalahan sampah telah menjadi perhatian secara global saat ini. Usaha pengurangan pencemaran sampah ke lingkungan telah menjadi bagian penting setiap pemerintahan di setiap negara, termasuk Indonesia.

Hasil penelitian Jenna Jambeck dari Universitas Georgia AS (2015) menyebutkan, lima negara pemasok sampah plastik terbesar ke lautan yakni Tiongkok, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Srilanka.

“Sampah plastik tidak mudah terurai adalah plastik konvensional. Butuh waktu 1.000 tahun untuk bisa terurai,” kata Bagong.

Dia menjelaskan, berbahayanya plastik bagi kelangsungan makhluk hidup maupun bumi ini. Pertama, memicu perubahan iklim. Proses memproduksi plastik menghasilkan emisi karbon yang tinggi dan membuat iklim bumi kian panas.

Kedua, berbahaya bagi manusia. Kantong plastik yang digunakan sebagai wadah makanan berpotensi menyebabkan sejumlah penyakit.

Ketiga, mencemari lingkungan. Tersumbatnya selokan dan badan air akibatkan banjir, termakan oleh hewan serta rusaknya ekosistem di sungai dan laut.

“Masa depan laut Indonesia dihantui oleh plastik, perlu dilakukan rencana aksi nasional secara konkret. Indonesia telah menetapkan pengurangan sampah plastik masuk ke laut sebesar 70% di tahun 2025 mendatang,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kronologi Penembakan Brigadir J Hingga Ferdi Sambo Tersangka

Ini dia kronologi penembakan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo sebagai salah satu tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana.

NEWS | 11 Agustus 2022

Kejagung Bakal Proses Hukum Surya Darmadi secara In Absentia

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan bakal memproses Surya Darmadi, tersangka kasus korupsi yang rugikan negara Rp 73 triliun secara in absentia.

NEWS | 10 Agustus 2022

6 Terdakwa Pengeroyok Ade Armando Mengaku Terpancing Teriakan Provokatif

Enam terdakwa pengeroyok Ade Armando mengaku mendengar teriakan massa yang bernada provokatif yang membuat mereka terpancing mengeroyok Ade Armando.

NEWS | 10 Agustus 2022

Rumah Digeledah, Istri Ferdy Sambo Menangis di Kamar

Rumah pribadi Ferdy Sambo di Duren Tiga, digeledah, dan saat penggeledeahan itu, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi menangis di kamar.

NEWS | 10 Agustus 2022

KPK Jelaskan Enggan Adili Surya Darmadi secara In Absentia

KPK mengungkap alasan tidak mengambil opsi untuk menyidangkan pemilik PT Darmex/PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng secara in absentia.

NEWS | 10 Agustus 2022

Perti Sambut Baik Ba'asyir Tegaskan Keselarasan Agama-Pancasila

Perti (Persatuan Tarbiyah Islamiyah) menyambut baik tindakan Abu Bakar Ba'asyir yang mempertegas keselarasan di antara agama dan Pancasila.

NEWS | 10 Agustus 2022

Konsolidasi di Surabaya, KIB Akan Susun Platform Tentukan Capres

PPP, Golkar, dan PAN atau Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) akan menyusun platform untuk menentukan capres di Pilpres 2024 dalam konsolidasi di Surabaya.

NEWS | 10 Agustus 2022

Polisi Ungkap Peran Menteri Khilafatul Muslimin yang Dibekuk di Lampung

Menteri Penerimaan Zakat Khilafatul Muslimin, Indra Fauzi ditangkap Polda Metro Jaya di Lampung. Indra Fauzi berperan tampung dana zakat.

NEWS | 10 Agustus 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 10 Agustus 2022

Infografik tentang data jumlah kasus dan kematian Covid-19 Jakarta sampai dengan tanggal 10 Agustus 2022.

NEWS | 10 Agustus 2022

Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia sampai 10 Agustus 2022

Infografik tentang data jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia sampai dengan tanggal 10 Agustus 2022.

NEWS | 10 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harga Minyak Mentah Dunia Naik Ditopang Permintaan AS dan Data Inflasi

Harga Minyak Mentah Dunia Naik Ditopang Permintaan AS dan Data Inflasi

EKONOMI | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings