Logo BeritaSatu

Dukcapil Beberkan Tujuan Pencatatan Nama Minimal 2 Kata

Senin, 23 Mei 2022 | 20:21 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh membeberkan tujuan pencatatan nama minimal dua kata. Diketahui, ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pedoman Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan.

“Pencatatan nama di dokumen kependudukan minimal dua kata agar mudah dibaca, tidak multitafsir dan tidak bermakna negatif. Alasan minimal dua kata adalah agar masyarakat lebih dini dan lebih awal memikirkan dan mengedepankan masa depan anak,” kata Zudan, Senin (23/5/2022).

“Contoh ketika anak mau sekolah atau mau ke luar negeri untuk membuat paspor minimal harus dua suku kata, nama harus selaras dengan pelayanan publik lainnya,” imbuh Zudan.

Dirjen Dukcapil menekankan pencatatan nama pada dokumen kependudukan mesti sesuai prinsip norma agama, kesopanan, kesusilaan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Antara lain syaratnya mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir, jumlah huruf paling banyak 60 karakter, termasuk spasi dan nama paling sedikit dua kata,” ujarnya.

Menurut Zudan, aturan baru tersebut juga bertujuan ntuk memudahkan anak dalam pelayanan publik lainnya. Zudan memberi contoh saat anak akan mendaftar sekolah. Kemudian, ketika anak diminta guru menyebutkan nama, pembuatan ijazah, paspor dan lain sebagainya. “Jika ada nama orang hanya satu kata, disarankan, diimbau untuk minimal dua kata. Namun, jika pemohon bersikeras untuk satu kata, boleh,” ucapnya.

Zudan menerangkan aturan ini hanya bersifat imbauan. Nama, kata Zudan, tetap bisa dituliskan dalam dokumen kependudukan. Dijelaskannya, pencatatan nama pada dokumen kependudukan perlu diatur sebagai pedoman bagi penduduk dan pejabat yang berwenang melakukan pencatatan untuk memudahkan pelayanan publik.

“Sehingga memberikan manfaat untuk pedoman pencatatan nama, penulisan nama pada dokumen kependudukan, dan meningkatkan kepastian hukum pada dokumen kependudukan,” tuturnya.

Selain itu, menurut Zudan, memudahkan dalam pelayanan administrasi kependudukan, perlindungan hukum, serta pemenuhan hak konstitusional dan mewujudkan tertib administrasi kependudukan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

2022, Muhammad Jadi Nama Bayi Laki-laki Favorit di Inggris

Muhammad menjadi nama paling populer untuk bayi laki-laki di Inggris tahun 2022. data itu terungkap dari perusahaan media daring BabyCentre.

NEWS | 6 Juli 2022

Ganjar Sebut soal Zonasi Menjadi Masalah Utama PPDB

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyebut soal zonasi sebagai masalah utama dalam pelaksanaan PPDB tahun ajaran 2022/2023 di wilayahnya.

NEWS | 6 Juli 2022

Rusia Menggempur Kota Donetsk setelah Merebut Luhansk

Pasukan Rusia menyerang sasaran di seluruh wilayah Donetsk timur Ukraina pada Selasa (5/7/2022) setelah merebut Luhansk.

NEWS | 6 Juli 2022

Kemensos Cabut Izin Pengumpulan Uang dan Barang ACT

Kemensos akhirnya mencabut izin penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang telah diberikan kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tahun 2022

NEWS | 6 Juli 2022

Kasus Covid-19 Kota Bogor Naik 2 Kali Lipat

Kasus positif baru Covid-19, Juli 2022 di Kota Bogor naik 2 kali lipat dibanding Juni kemarin.

NEWS | 6 Juli 2022

Presiden Jokowi Tiba di Nias

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengawali kunjungan kerjanya di Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, pada Rabu (6/7/2022)

NEWS | 6 Juli 2022

Inflasi Tembus 60 Persen, Sri Lanka Berhenti Cetak Uang

Sri Lanka akan berhenti mencetak uang sepenuhnya setelah dilanda inflasi hingga 60 persen pada tahun 2022.

NEWS | 6 Juli 2022

BP2MI Kembali Berangkatkan 207 PMI ke Korea Selatan

BP2MI kembali memberangkatkan 207 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Korea Selatan, Selasa (5/7/2022).

NEWS | 6 Juli 2022

Kementan Pastikan Penanganan PMK Dilakukan Maksimal

Kementan memastikan penanganan PMK dilakukan maksimal di antaranya dengan memperketat lalu lintas hewan dan menggelar vaksinasi.

NEWS | 6 Juli 2022

Rabu, Polda Metro Jaya Gelar Samsat Keliling di 13 Lokasi

Polda Metro Jaya menyediakan layanan Samsat Keliling di 13 lokasi di wilayah Jadetabek pada Rabu (6/7/2022).

NEWS | 6 Juli 2022


TAG POPULER

# Kepala RS Tewas Ditikam


# Inflasi


# Bob Tutupoly Meninggal


# Polisi Gadungan


# Update Covid-19


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rotasi Kepemimpinan Unilever Indonesia Dinilai Hal Normal

Rotasi Kepemimpinan Unilever Indonesia Dinilai Hal Normal

EKONOMI | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings