Logo BeritaSatu

24 Tahun Reformasi, Tantangan Demokrasi Dinilai Makin Besar

Senin, 23 Mei 2022 | 22:15 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Reformasi yang telah berjalan selama 24 tahun menimbulkan tantangan demokrasi yang semakin besar. Hal tersebut disampaikan dosen Universitas Paramadina Hendri Satrio dalam diskusi publik LP3ES bertajuk “Nasib Demokrasi Setelah 24 Tahun Reformasi” yang disiarkan oleh Twitter Space Didik J Rachbini, Minggu (22/5/2022).

Mengutip ajakan dari Prof Azyumardi Azra untuk melakukan reformasi jilid II dengan damai, Hendri Satrio mengatakan tantangan reformasi di usia ke-24 tahun sekarang ini amat besar. Hal terbaru adalah kelalaian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam menerbitkan aturan pelaksanaan tentang penjabat (pj) kepala daerah yang sesuai mekanisme demokratis dengan pemilihan umum.

Advertisement

“Penggunaan UU 10/2016 (tentang pilkada) hanya cocok digunakan bagi pejabat publik yang sedang kunjungan ke luar negeri dalam jangka waktu pendek atau 5-6 bulan,” kata Hendri Satrio sebagaimana dikutip pada Senin (23/5/2022).

Hendri mengatakan pj yang ditunjuk untuk menggantikan kepala daerah definitif, dikhawatirkan terlalu lama menjabat. Sebab, kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024, kemungkinan baru akan dilantik pada 2025. Penunjukan langsung pj tanpa pilkada hanya akan mengulang keburukan masa Orde Baru.

Tantangan lain dari langkah yang dinilai bisa merusak demokrasi dan kepatuhan terhadap hukum tata negara, menurut Hendri, adalah menyampingkan petunjuk dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK). “Contoh paling nyata adalah putusan MK tentang UU Cipta Kerja yang harus direvisi. Namun, sampai kini belum juga ada tindak lanjut,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga diharapkan menempatkan masalah HAM dan agenda antikorupsi pada level pertama. Hal itu tentunya harus dilakukan di tengah serangan berat ke arah kemunduran demokrasi di Indonesia.

“Jokowi seharusnya menggerakkan seluruh elemen rakyat untuk meningkatkan kualitas demokrasi, dan bukan dengan memainkan drama anti demokrasi dengan memerintahkan pendukungnya untuk menunggu arahan terkait capres 2024,” kata Hendri.


hal 1 dari 5 halaman

Halaman: 12345selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Malam-malam, Kuasa Hukum Bharada E Datangi Bareskrim, Ada Apa?

Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Deolipa Yumara menyambangi Bareskrim Polri pada Senin (8/8/2022) malam. Ada apa?

NEWS | 8 Agustus 2022

Honor Petugas KPPS Cs Naik di Pemilu 2024, Ini Perinciannya

KPU mengungkapkan, pemerintah menyetujui kenaikan honor badan ad hoc penyelenggara pemilu, yakni PPK, PPS, dan KPPS di Pemilu 2024. Begini Perinciannya. 

NEWS | 8 Agustus 2022

Kasal Resmikan Kapal Angkut Tank KRI Teluk Calang-524

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Jenis Angkut Tank (AT)-7 KRI Teluk Calang-524 diresmikan oleh Kasal Laksmana Yudo Margono, Senin (8/8/2022).

NEWS | 8 Agustus 2022

Kemenkes: BIAN 2022 Kejar Imunisasi yang Tertinggal Saat Pandemi

Kemenkes menyatakan BIAN 2022 memiliki target mengejar cakupan imunisasi dasar pada anak yang tertinggal saat pandemi Covid-19.

NEWS | 8 Agustus 2022

Kementerian PPPA dan APPNIA Gelar Nobar HAN 2022 di Sekolah Darurat Kartini

Memperingati Hari Anak Nasional 2022 atau HAN 2022, Kementerian PPPA dan APPNIA menggelar nonton bareng atau nobar di Sekolah Darurat Kartini Ibu Kembar. 

NEWS | 8 Agustus 2022

Sandiaga Uno Sebut Pengelolaan TNK Kewenangan KLHK

Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan pengelolaan TNK  berada di bawah lingkup KLHK bekerja sama dengan Pemprov NTT.

NEWS | 8 Agustus 2022

Lemkapi: Persengkongkolan Diduga Jadi Kendala Ungkap Kasus Brigadir J

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) menduga, ada persengkongkolan dalam pengungkapan kasus tewasnya Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J

NEWS | 8 Agustus 2022

Gobel: Melalui Prangko, Filatelis Mencatat Sejarah dan Peradaban

Rachmat Gobel mengatakan bahwa prangko berperan membuka cakrawala kita tentang masa lalu dan memahaminya dengan benar.

NEWS | 8 Agustus 2022

Mahfud MD: Tersangka Kasus Brigadir J Akan Bertambah

Mahfud MD mengatakan tersangka kasus penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J akan bertambah menjadi 3 orang.

NEWS | 8 Agustus 2022

Tarif TN Komodo, Menparekraf: Aspirasi Publik Didengar

Menparekraf menyatakan penundaan kenaikan tarif Rp3,75 juta per orang per tahun ke TN Komodo jadi bukti bahwa pemerintah mendengar masukan publik.

NEWS | 8 Agustus 2022


TAG POPULER

# Brigadir RR


# Bharada E


# Jokowi


# Brigadir J


# MU


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pengamat Yakin Kepemimpinan Firli Dkk di KPK Berujung Manis

Pengamat Yakin Kepemimpinan Firli Dkk di KPK Berujung Manis

NEWS | 36 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings