Logo BeritaSatu

1,1 Juta Anak Afghanistan Terancam Kekurangan Gizi Akut

Jumat, 27 Mei 2022 | 07:34 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kabul, Beritasatu.com- Sejumlah 1,1 juta anak Afghanistan di bawah usia 5 tahun terancam kekurangan gizi akut tahun ini. Seperti dilaporkan AP, Rabu (25/5/2022), peningkatan jumlah anak-anak yang kelaparan dan kurus terus mengalir ke bangsal rumah sakit.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan badan-badan bantuan lainnya mampu mencegah kelaparan langsung setelah Taliban mengambil alih Afghanistan tahun lalu. PBB meluncurkan program bantuan darurat besar-besaran yang memberi makan jutaan orang.

Advertisement

Tetapi Afghanistan berjuang untuk mengimbangi kondisi yang terus memburuk. Kemiskinan meningkat dan membuat lebih banyak warga Afghanistan membutuhkan bantuan, harga pangan global meningkat akibat perang di Ukraina dan janji-janji pendanaan internasional sejauh ini tidak tercapai, menurut laporan penilaian yang dikeluarkan bulan ini.

Akibatnya, kelompok yang rentan menjadi korban, termasuk anak-anak tetapi juga para ibu yang berjuang untuk menghidupi diri sendiri bersama keluarganya.

Nazia mengaku telah kehilangan empat anak karena kekurangan gizi - dua putri dan dua putra di bawah 2 tahun.

“Keempatnya meninggal karena masalah keuangan dan kemiskinan,” kata Nazia, 30 tahun.

Ketika anak-anak jatuh sakit, Nazia tidak punya uang untuk mengobati mereka.
Nazia berbicara kepada The Associated Press di Rumah Sakit Charakar di provinsi utara Parwan, di mana dia dan putrinya yang berusia 7 bulan dirawat karena kekurangan gizi.

Suami Nazia adalah buruh harian tetapi juga pecandu narkoba dan jarang menghasilkan pendapatan. Seperti banyak orang Afghanistan, dia hanya menggunakan satu nama.

UNICEF, badan anak-anak PBB, mengatakan 1,1 juta anak tahun ini diperkirakan menderita kekurangan gizi akut parah, juga dikenal sebagai kurus parah, hampir dua kali lipat jumlahnya pada 2018 dan naik dari hanya di bawah 1 juta tahun lalu.
Menurut UNICEF, anak-anak menjadi rentan terhadap berbagai serangan penyakit dan akhirnya menjadi sangat lemah sehingga tidak dapat menyerap nutrisi.

“Jumlah balita yang dirawat di fasilitas kesehatan dengan gizi buruk akut terus meningkat, dari 16.000 pada Maret 2020 menjadi 18.000 pada Maret 2021, kemudian melonjak menjadi 28.000 pada Maret 2022,” cuit akun Twitter perwakilan UNICEF di Afghanistan, Mohamed Ag Ayoya, minggu lalu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

15 Migran Ditemukan Tewas di Perbatasan Libya dengan Sudan

Sedikitnya 15 migran tewas di gurun di perbatasan Libya dengan Sudan. Para migran mencari kehidupan yang lebih baik di Eropa

NEWS | 14 Agustus 2022

Kejagung Persilakan Surya Darmadi Datang Menghadap

Kejagung (Kejaksaan Agung) mempersilakan bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng datang menghadap untuk mengikuti proses hukum.

NEWS | 14 Agustus 2022

Jika Aset Disita, Moskwa Ancam Akhiri Hubungan Rusia-AS

Setiap kemungkinan penyitaan aset Rusia oleh Amerika Serikat (AS) akan sepenuhnya menghancurkan hubungan bilateral Moskwa dengan Washington.

NEWS | 14 Agustus 2022

Kejagung Belum Peroleh Konfirmasi soal Kedatangan Surya Darmadi

Kejagung mengaku belum memperoleh konfirmasi langsung dari bos PT Duta Palma Group Surya Darmadi alias Apeng terkait kesediaannya balik ke Indonesia.

NEWS | 14 Agustus 2022

Peringatan 120 Tahun Bung Hatta Berlangsung Meriah

Peringatan 120 tahun kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi dan Kabupaten Agam berlangsung seru dan meriah, Sabtu (13/8/2022).

NEWS | 14 Agustus 2022

Sahabat Polisi Indonesia Ramaikan Run & Ride for Independence Day

Sahabat Polisi Indonesia ikut meramaikan ajang olahraga Run & Ride for Independence Day (RFID) 2022 yang digelar Minggu (14/8/2022) pagi.

NEWS | 14 Agustus 2022

Cacar Monyet, Kanada Distribusikan 99.000 Dosis Vaksin Imvamune

Kanada mendistribusikan lebih dari 99.000 dosis vaksin Imvamune untuk merespons cacar monyet.

NEWS | 14 Agustus 2022

Polandia dan Jerman Hadapi Bencana Lingkungan Besar

Polandia dan Jerman menghadapi bencana lingkungan yang besar. Beberapa ton ikan mati ditemukan minggu ini di Sungai Oder.

NEWS | 14 Agustus 2022

Shanghai Perpanjang Persyaratan Tes Covid-19 Mingguan

Kota Shanghai di Tiongkok memperpanjang persyaratan pengujian Covid-19 mingguan hingga akhir September.

NEWS | 14 Agustus 2022

Menangi Covid-19, Korea Utara Mencabut Aturan Wajib Masker

Korea Utara telah mencabut aturan wajib masker dan melonggarkan pembatasan virus lainnya setelah klaim menangi perang Covid-19.

NEWS | 14 Agustus 2022


TAG POPULER

# OTT Bupati Pemalang


# Brigadir J


# Bharada E


# Putri Candrawathi


# Prabowo Subianto


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mendag Sidak Pasar Dukuh Kupang Surabaya, Harga Terigu Naik

Mendag Sidak Pasar Dukuh Kupang Surabaya, Harga Terigu Naik

EKONOMI | 38 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings