Logo BeritaSatu

Presiden Zelensky Sebut Rusia Menikmati Perang di Ukraina

Jumat, 27 Mei 2022 | 18:17 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut Rusia sangat menikmati perang di Ukraina. Setelah 300.000 anak tewas akibat perang, Ukraina masih tidak mengerti bagaimana Rusia menolak bernegosiasi damai dan terus melancarkan serangan.

“Jadi itu kesan saya. Jadi itu yang saya lihat. Mereka tidak suka dengan hasilnya, tapi mereka menikmati perang ini. Sementara saya tidak. Saya tidak memahami bagaimana, ada orang yang bisia menikmati perang ini, karena kita kehilangan banyak nyawa dan kehilangan banyak sekali orang,” ujar Zelensky.

Hal itu disampaikan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam acara FPCI Virtual Public Forum “Heart to Heart Volodmyr Zelensky Talks to Indonesiia” pada Jumat (27/5/2022). Acara ini dipandu Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal.

Zelensky menjelaskan rakyat Ukraina berjuang untuk kemerdekaan negaranya. Upaya yang telah dilakukan setiap warga Ukraina adalah demi keluarga, anak-anak, pasangan, dan orang tua mereka. Moral itu yang menjadikan semangat juang mereka sangat tinggi. Banyak warga Ukraina sudah mengorbankan hidupnya untuk kemerdekaan, kebebasan, dan kedaulatan bangsa.

“Setiap tentara Ukraina merasa lebih yakin dengan moral itu. Sebagian tidak yakin, tapi mereka bersatu. Sebaliknya, Rusia tidak menghormati tentara mereka sendiri. Pejabat Rusia hanya ingin memuaskan selera politik mereka. Kami tidak menginginkan peperangan. Kami hanya mempertahankan negara kami dan kami tidak melakukan penyerangan,” tambahnya.

Menurut Zelensky, pada tahun 2014, Rusia sudah mengambil Peninsula Krimea. Kini Rusia memutuskan satu serangan terhadap Ukraina dan berpikir bahwa Ukraina harus menjadi koloninya.

Mengancam Dunia

“Jadi benar-benar mengejutkan bagaimana mereka (Rusia, Red) mencoba untuk mengontrol dengan kekuasaan mereka. Bagaimana pula kita memahami hal tersebut dan invasi ini adalah yang terbesar dan cukup lama berlangsung. Mereka juga mengancam dunia dengan senjata nuklir sehingga harus bersiap dengan segala kemungkinan,” tanyanya kritis.

Menurut Zelensky, tindakan Rusia adalah pemerasan. Dengan kekuatan senjata nuklir, biologi dan kimia, satu negara seperti Rusia dapat mengakibatkan perubahan yurisdiksi internasional.

“Mungkin beberapa berpikir bahwa tindakan Rusia adalah logis untuk mendapatkan wilayah demi kebutuhan mereka sendiri. Namun tindakan itu adalah sesuatu yang berbahaya.

Lebih jauh, Zelensky mengatakan rakyat Ukraina hanya ingin mendapatkan kehidupan normalnya kembali. Rakyat Ukraina ingin hidup dan kembali mendapatkan kedamaian di negara yang berdaulat.

“Pada akhirnya, kami ingin hidup di negara kami tanpa orang menjajah. Kami tidak menginginkan wilayah negara lain. Kami tidak akan juga melakukan peperangan. Kami hanya ingin hidup secara damai di tanah kami sendiri tanpa ada satu syarat apapun. Selama tiga tahun ini, saya sudah mencoba beberapa jenis format dalam menawarkan negosiasi,” tuturnya.

Jati Diri Bangsa

Mengomentari pernyataan Presiden Zelensky, Dino Patti Djalal mengajak rakyat Indonesia tidak melupakan jati diri bangsa. Sejak revolusi kemerdekaan, bangsa Indonesia sangat menentang kolonialisme dan kezaliman. Pernyataan itu terkait adanya pandangan warga negara Indonesia yang justru mendukung invasi Rusia ke Ukraina.

“Kita selalu konsisten mendukung perjuangan bangsa Palestina yang sampai sekarang masih tertindas. Dengan alasan yang sama, kita dulu juga menentang invasi yang dilakukan Saddam Husein dari Irak terhadap Kuwait. Jadi tidak mungkin Indonesia mendukung invasi Rusia yang bertujuan merebut kemerdekaan Ukraina,” kata Dino mengingatkan.

Dino menambahkan sejak merdeka, bangsa Indonesia telah mati-matian menjaga keutuhan bangsa. Secara prinsip, bangsa Indonesia juga tidak mau bangsa lain terpecah belah. Oleh karena itu, mustahil bagi Indonesia untuk mendukung aksi Rusia yang menyulut berbagai separatisme di Ukraina.

“Kita tidak ingin hal tersebut terjadi di Indonesia dan kita juga tidak ingin hal tersebut terjadi di Ukraina. Sila kedua dari Pancasila mengedepankan hak asasi manusia. Jadi tidak mungkin Indonesia berpihak pada Rusia yang justru bertanggung jawab langsung atas semua krisis kemanusiaan ini,” serunya.

Dino mengatakan Indonesia adalah bangsa demokrasi ketiga terbbesar di dunia. Untuk siapapun yang menjadi pengagum Presiden Putin, Dino meminta tidak satupun orang Indonesia yang perlu bertepuk tangan atas invasi Rusia.

“Perang Ukraina bukanlah suatu pertandingan sepakbola yang seru dan perlu disoraki. Ini adalah konflik internasional yang sangat serius yang membahayakan perdamaian dunia dan dampaknya akan merembet ke segala penjuru dunia. Kita perlu berpikir jernih dan perlu konsisten dengan prinsip bangsa Indonesia. Jangan mengingkari jati diri Anda. Apapun alasannya, Rusia telah menghancurkan kemerdekaan, persatuan bangsa, hukum internasional, demokrasi, dan kemanusiaan di Ukraina. Kalau semua itu terjadi pada kita di Indonesia, kita pasti juga melawan,” seru Dino.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Naik, IDI: Pakai Masker di Ruang Terbuka

IDI kembali mengimbau agar masyarakat kembali memakai masker tidak hanya di ruang tertutup, tetapi juga saat berada di ruang terbuka.

NEWS | 3 Juli 2022

Ini Beda Ganja Sebagai Pengobatan Medis dengan Tanaman

Ganja yang digunakan sebagai sarana pengobatan atau ganja medis memiliki perbedaan dengan ganja tanaman.

NEWS | 3 Juli 2022

Politikus PDIP Ungkap Urgensi Jokowi Terbitkan Perppu Pemilu

Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengungkap urgensi Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) pemilu.

NEWS | 3 Juli 2022

Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

Ada 38 rumah yang berada di Kampung Cipatuguran dan Rawakalong, Kecamatan Palabuhanratu terdampak bencana gelombang tinggi tersebut.

NEWS | 3 Juli 2022

IDI Cari Referensi Ilmiah Ganja untuk Pengobatan Medis

IDI tengah mencari referensi ilmiah mengenai penggunaan ganja untuk keperluan pengobatan medis.

NEWS | 3 Juli 2022

Covid-19 Melonjak, Puan Imbau Masyarakat Terapkan Prokes

Ketua DPR Puan Maharani mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes), khususnya di ruang publik.

NEWS | 3 Juli 2022

CFD Jalan Dhoho Disambut Antusias, Ini Kata Walkot Kediri

Wali Kota Kediri menilai antusiasme masyarakat di CFD Jalan Dhoho menjadi semangat kebangkitan ekonomi di Kota Kediri.

NEWS | 3 Juli 2022

Jelang Puncak Ibadah Haji, Anggota DPR: Jaga Stamina

Ace Hasan Syadzily mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk fokus mempersiapkan diri dengan menjaga stamina, khususnya jelang puncak ibadah haji.

NEWS | 3 Juli 2022

PLN Gandeng Pemkab Tangerang Kelola Sampah dan Manfaatkan Limbah PLTU

PLN lewat anak usaha Indonesia Power menjalin kerja sama dengan Pemkab Tangerang dalam pemanfaatan sisa pembakaran batu bara milik IP di Tangerang.

NEWS | 3 Juli 2022

Jelang Iduladha, Ribuan Sapi di Probolinggo Divaksinasi PMK

Menjelang Hari Raya Iduladha 1443 Hijriah, ribuan ekor sapi yang sehat di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mendapatkan vaksin PMK.

NEWS | 3 Juli 2022


TAG POPULER

# Malaysia Open


# Rusia


# Roy Suryo


# Tjahjo Kumolo Meninggal


# Ayu Anjani


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Covid-19 Naik, IDI: Pakai Masker di Ruang Terbuka

Kasus Covid-19 Naik, IDI: Pakai Masker di Ruang Terbuka

NEWS | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings