Logo BeritaSatu

Cegah CPNS Mengundurkan Diri, Pemerintah Didesak Perbaiki Tata Kelola ASN

Jumat, 27 Mei 2022 | 21:59 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi II DPR yang salah satu lingkup kerjanya meliputi aparatur negara dan reformasi birokrasi menyoroti fenomena banyaknya calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang mengundurkan diri setelah lulus seleksi. Atas fenomena itu, Komisi II DPR mendesak pemerintah memperbaiki sistem tata kelola aparatur sipil negara (ASN).

“Perbaikan tata kelola SDM dibutuhkan untuk mengantisipasi mundurnya orang yang telah dinyatakan lulus seleksi PNS,” kata anggota Komisi II DPR, Mardani Ali Sera kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Setidaknya ada 105 CPNS mengundurkan diri setelah lulus seleksi tahun 2021. Beberapa hal yang menjadi alasan para CPNS itu mengundurkan diri mulai dari besaran gaji hingga lokasi penempatan yang jauh.

Mardani menilai, fenomena CPNS mengundurkan diri ini harus menjadi perhatian serius pemerintah. Dikatakan, reformasi birokrasi, termasuk dalam proses seleksi penerimaan CPNS sudah saatnya diperbaiki.

“Hak dan kewajiban CPNS mengenai teknis pekerjaan di setiap instansi perlu diumumkan ke publik dengan lebih mendetail. Jadi masyarakat tahu persis hak dan kewajiban CPNS sebelum mengikuti proses seleksi,” tegas Mardani.

Mardani mengatakan transparansi mengenai hak dan kewajiban perlu diterapkan dengan lebih optimal agar tidak ada CPNS yang mengundurkan diri setelah lulus dan diterima sebagai abdi negara. Di samping itu, tutur Mardani, perlu ada perbaikan dalam sistem remunerasi gaji.

“Pemerintah harus melakukan evaluasi mengenai kesejahteraan CPNS, yang gaji pokoknya masih terbilang cukup kecil,” sebutnya.

“Harus ada peningkatan gaji mengikuti perkembangan kehidupan sehingga abdi negara cukup sejahtera tanpa harus bergantung dari berbagai tunjangan maupun uang perjalanan dinas,” kata Mardani menambahkan.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Warga Cikini VII Keberatan Nama Jalan Diganti Jadi Tino Sidin

Pemprov DKI Jakarta mengganti 22 nama Jalan di Ibu Kota. Salah satunya yaitu Jalan Cikini VII yang berada di Jakarta Pusat menjadi Jalan Tino Sidin.

NEWS | 30 Juni 2022

Diselingi Interupsi, DPR Sahkan Tiga RUU DOB Papua Jadi UU

Setelah Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung membacakan laporan pembahasan RUU DOB Papua, Sufmi Dasco langsung menanyakan persetujuan.

NEWS | 30 Juni 2022

Mantan Pejabat Afghanistan Hidup Mewah di Pengasingan

Sejumlah mantan pejabat Afganistan yang melarikan diri hidup mewah dalam pengasingan di kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) dan Amerika Serikat (AS).

NEWS | 30 Juni 2022

KPK Jebloskan Psikolog Andririni ke Lapas Tangerang

KPK menjebloskan terpidana kasus korupsi Perum Jasa Tirta II yakni psikolog Andririni ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tangerang.

NEWS | 30 Juni 2022

Putin Peringatkan NATO jika Kerahkan Pasukan di Swedia dan Finlandia

Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan NATO jika mengerahkan pasukan di Finlandia dan Swedia.

NEWS | 30 Juni 2022

KPK Cecar Eks Mendagri Gamawan Fauzi soal Kasus E-KTP

KPK mencecar Gamawan Fauzi sebagai saksi soal kasus e-KTP pada saat dirinya menjabat sebagai Mendagri.

NEWS | 30 Juni 2022

Roy Suryo Penuhi Panggilan Polisi Sebagai Saksi Pelapor

Roy Suryo memenuhi undangan klarifikasi dan akan memberikan penjelasan kepada penyidik terkait kasus editan foto patung stupa Candi Borobudur.

NEWS | 30 Juni 2022

Tok! Paripurna DPR Sahkan Lima RUU Provinsi Jadi UU

DPR mengesahkan lima RUU provinsi menjadi UU di mana ebelumnya lima provinsi tersebut diatur masing-masing dengan UU Nomor 61 tahun 1958.

NEWS | 30 Juni 2022

Gunakan Ferizy untuk Cegah Calo Tiket di Pelabuhan Panjang

Dirjen Hubdat Kemenhub mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait calo tiket kapal penyeberangan di Pelabuhan Panjang, Lampung.

NEWS | 30 Juni 2022

Stiker Pemantul Cahaya Kurangi Risiko Tabrak Belakang

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan bahwa penggunaan stiker pemantul cahaya dapat mengurangi risiko kecelakaan tabrak belakang.

NEWS | 30 Mei 2022


TAG POPULER

# Jokowi Ukraina


# Pengawasan Intelijen


# MyPertamina


# Roy Suryo


# Mars


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Malaysia Open: Lawan Axelsen Lagi, Ginting Tak Gentar

Malaysia Open: Lawan Axelsen Lagi, Ginting Tak Gentar

SPORT | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings