Logo BeritaSatu

Mahasiswa Terduga Teroris Dikenal Cerdas dan Pandai Bergaul

Selasa, 31 Mei 2022 | 14:08 WIB
Oleh : Roy Triyono / JAS

Lampung Utara, Beritasatu.com - Terduga teroris Ilham Alfarizi yang ditangkap Densus 88 di Malang, Jawa Timur beberapa waktu lalu dikenal oleh warga di kampung halamannya sebagai pribadi yang cerdas dan pandai bergaul.

Sejumlah warga di lingkungan rumah orangtua Ilham yang berada di Dharma Bakti, Gang Sejati, RT 3/RW 7 Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, Lampung mengaku tidak percaya jika mahasiswa Universitas Brawijaya itu terlibat dalam radikalisme dan jaringan terorisme yang menyebabkannya ditangkap Densus 88 Antiteror.

Advertisement

Indra Irawan (54) warga setempat yang merupakan tetangga Ilham mengaku, terkejut atas informasi tersebut. Indra Irawan mengatakan, anak pertama dari pasangan Alfizar Safri dan Rohana tersebut dikenal oleh warga di lingkungan rumah orangtuanya maupun oleh para tetangga dikenal sebagai pribadi cerdas dan pandai bergaul.

"Saya tidak menyangka kalau dia terlibat jaringan ISIS dan sekarang sudah diamankan oleh Densus 88 di Kota Malang," kata Indra Irawan, Selasa (31/5/2022).

Menurut Indra Irawan, Ilham dikenal sebagai sosok anak yang pintar karena mampu menembus perguruan tinggi negeri. Ilham sebelumnya bersekolah di SDN 3 Bukitkemuning, SMPN 1 Bukit Kemuning, dan SMAN 1 Bukit Kemuning. Dia kemudian melanjutkan pendidikan program studi (prodi) Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) di salah satu PTN di Kota Malang, Jawa Timur sejak 2019.

Indra Irawan mengungkapkan kepribadian Ilham berubah setelah kuliah di Kota Malang. Menurutnya, cara berpakaian Ilham dan sedikit tertutup dengan warga.

"Perubahan sikapnya, kurang lebih dua tahun terakhir ini. Meski, saat libur Lebaran Idulfitri lalu, dia sempat pulang ke rumah orangtuanya. Dia kala itu sedikit tertutup dan memakai pakaian gamis meski di dalam rumahnya," ujar Indra Irawan.

Menurut Indra Irawan, saat Lebaran tidak biasanya Ilham tertutup dan terkesan tidak mau bergaul. Kalau ada teman di lingkungan ini, dia berbicara hanya seperlunya saja. Setelah itu, bersangkutan langsung pulang dan berdiam diri di rumah.

Sementara itu, Ketua LK 7 Mastur (50) mengatakan dirinya pernah didatangi polisi berpakaian preman menanyakan perihal keluarga Ilham.

Saat itu, menurut Mastur polisi mendatangi rumahnya. Tanpa banyak berbicara sejumlah polisi yang mendatanginya meminta ditunjukkan rumah orangtua Ilham. Kemudian polisi sempat menggeledah rumah dan membawa anggota keluarga untuk diminta keterangan.

"Saat ini keluarga yang sempat dibawa polisi sudah pulang dan beraktivitas seperti biasa, kalau Ilham, saya tidak tahu. Terakhir kabarnya ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror. Katanya sih terlibat jaringan ISIS internasional," kata Mastur.

Pasca ditangkapnya Ilham oleh Densus 88, rumah orangtua mahasiswa Universitas Brawijaya itu di Jalan Dharma Bakti, Gang Sejati, RT 3/RW 7 Kelurahan Bukit Kemuning, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara terlihat sepi dan kosong tidak penghuninya.

Rumah permanen berukuran 7X12 meter persegi bercat warna oranye tersebut terlihat tertutup rapat. Pintu depan pun tampak digembok.

Berdasarkan informasi dari warga, kedua orangtua Ilham kini berada Bandar Lampung. Sementara adik Ilham yang diketahui masih duduk di kelas dua SMA, tinggal dengan neneknya tidak jauh dari rumah orangtuanya.

"Sudah tiga hari ini, orangtua dari Ilham tidak berada di rumahnya, mereka pamit ada keperluan keluarga ke Bandar Lampung," ujar Mastur.

Menurut Mastur, orang tua dari Ilham, mengaku sangat terpukul mendapat kabar anaknya telah terlibat jaringan teroris ISIS internasional. Padahal, dia harapan keluarga.

"Dia anak satu-satunya laki-laki, harapan keluarga dan diharapkan bisa menaikkan derajat keluarga. Ini malah punya masalah dengan polisi. Kami tetangganya ikut perihatin," kata Mastur.

Mastur menjelaskan bahwa keluarganya khusus orangtua Ilham, cukup terbuka menyikapi masalah anaknya. "Saya yakin orang kedua orang tuanya tidak terlibat dengan apa yang telah dipersangkakan polisi kepada Ilham," tutup Mastur.

Seperti diketahui, Ilham Alfarizi, mahasiswa Universitas Brawijaya ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror karena terlibat jaringan ISIS.

Dalam keterangan persnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, bahwa Ilham memiliki afiliasi dengan kelompok ISIS.

"Keterlibatannya itu melakukan pengumpulan dana untuk membantu ISIS di Indonesia,” terang Brigjen Pol Ahmad Ramadhan.

Pelaku diketahui aktif mengelola media sosial (medsos) yang digunakan untuk menyebarkan pengaruh yang berkaitan dengan kelompok ISIS.

Brigjen Pol Ahmad Ramadhan juga menyebut jika Ilham punya keterkaitan dengan pria berinisial MR, yang sudah ditangkap Densus 88 pada 15 Maret 2022 lalu di Jakarta.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kemendagri: Percepat Realisasi APBD Tahun Anggaran 2022

Kemendagri mengingatkan para kepala daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk mempercepat realisasi APBD tahun anggaran (TA) 2022.

NEWS | 19 Agustus 2022

Curi 141 Motor, Begal Asal Kabupaten Bogor Ditangkap

Berdasar pengakuan komplotan begal asal Kabupaten Bogor itu, mereka berhasil mencuri 141 motor sejak 2011.

NEWS | 19 Agustus 2022

PPDI Gandeng IFES dan UMJ Selenggarakan Engage Training

PPDI berkolaborasi dengan IFES dan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) menyelenggarakan Program Engage Training.

NEWS | 19 Agustus 2022

Pemkot Bogor Membekukan Izin Operasional 1.010 Angkot

Pemkot Bogor membekukan izin trayek 1.010 angkot di wilayahnya. Sanksi pembekuan izin lantaran pemilik kendaraan tidak memenuhi kewajibannya.

NEWS | 19 Agustus 2022

Srikandi KIB Gelar Pelatihan Pembuatan Roti dan Pastri

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memanfaatkan momen HUT ke-77 RI untuk mengonsolidasikan kekuatan.

NEWS | 19 Agustus 2022

Putri Candrawathi Tersangka, DPR: Gugur Motif Cemburu

Trimedya Panjaitan angkat bicara soal penetapan tersangka Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

NEWS | 19 Agustus 2022

Burhanuddin Minta Seluruh Jaksa Jadi Teladan di Masyarakat

Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan jaksa sebagai abdi negara harus selalu mengingat peran, tugas dan tanggung jawab yang diberikan.

NEWS | 19 Agustus 2022

Parpol Catut NIK Staf Bawaslu, Ketua KPU: Sipol Berjalan

Ketua KPU  Hasyim Asy'ari mengatakan kasus pencatutan NIK dua staf Bawaslu di Yogyakarta menjadi bukti sipol berjalan efektif.

NEWS | 19 Agustus 2022

Rayakan HUT Ke-77 RI, BP2MI Meriahkan dengan Beragam Lomba

BP2MI merayakan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 Tahun, 17 Agustus 2022 dengan beraneka ragam kegiatan.

NEWS | 19 Agustus 2022

Kekompakan Kasad, Kasal, dan Kasau Dinilai Layak Diapresiasi

Kekompakan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dinilai layak diapresiasi.

NEWS | 19 Agustus 2022


TAG POPULER

# Rupiah


# Putri Candrawathi Tersangka


# Pembunuhan Brigadir J


# Jaringan Judi


# Polisi Tembak Polisi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kemendagri: Percepat Realisasi APBD Tahun Anggaran 2022

Kemendagri: Percepat Realisasi APBD Tahun Anggaran 2022

NEWS | 7 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings