Logo BeritaSatu

Wacana Pelabelan BPA, Ini Saran Kemenko Perekonomian

Sabtu, 4 Juni 2022 | 09:39 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meminta BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) melakukan kajian mendalam dengan semua pihak terkait wacana pelabelan BPA (Bisfenol A) pada air minum dalam kemasan (AMDK) galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC).

Asisten Deputi (ASdep) Penguatan Pasar Dalam Negeri Kemenko Bidang Perekonomian, Evita Mantovani mengatakan, langkah itu perlu dilakukan setelah mendengarkan hasil Focus Group Discussion (FGD) yang diinisiasi Kemenko Perekonomian dengan menghadirkan seluruh stakeholder.

Menurut Evita, ada tiga solusi alternatif yang diputuskan dalam FGD terkait pengaturan label "berpotensi mengandung BPA"pada galon guna ulang ini. Pertama, agar disusun sebuah pedoman teknis penggunaan kemasan mengandung BPA yang benar dan meningkatkan edukasinya ke masyarakat.

"Artinya, perbaiki saja SOP teknisnya seperti bagaimana cara mengangkut, menyimpan agar jangan sampai terpapar panas matahari, berapa lama waktu penyimpanan. Jadi, yang lebih ditingkatkan itu pedoman teknis dan literasi edukasi ke masyarakatnya,” kata Evita, dikutip Beritasatu.com, Sabtu (3/6/2022).

Solusi kedua adalah parameter BPA itu dimasukkan saja dalam syarat mutu SNI (Standar Nasional Indonesia) AMDK yang berlaku wajib. Menurut Evita, ini masih dalam tahap diskusi.

"Kalau sekarang ini kan mengenai kewenangan, BPOM itu terkait dengan pangan dan SNI itu letaknya di Kementerian Perindustrian. Tapi, bukan hal yang tidak mungkin untuk bisa disatukan atau disinergikan nantinya,” tukasnya.

Kemudian yang ketiga, semua AMDK yang berbahan polikarbonat maupun non polikarbonat yang memenuhi ketentuan migrasi BPA dan limit of detection dapat memasang label yang AMDK tersebut aman dikonsumsi.

"Artinya, kalau mau, ya dua-duanya (bahan polikarbonat dan non polikarbonat) dilabelkan dengan sebuah pelabelan yang tidak menggiring menjadi tekanan psikologis dari konsumen, tapi memang keduanya ini memang membangun posisi aman yang dikonsumsi,” ucapnya.

Baca selanjutnya
Evita mengatakan, Kemenko Bidang Perekonomian itu mendudukkan segala masalah lintas kementerian/lembaga ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Brigadir J, AKBP Ridwan Soplanit Jalani Sidang Etik Hari Ini

Mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Rheky Nellson Soplanit menjalani sidang etik imbas dari kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 29 September 2022

AHY Sebut Partai Demokrat Siap Bantu Lukas Enembe jika Dibutuhkan

Ketua Umum Partai Demokrat AHY menyatakan pihaknya siap memberikan bantuan hukum kepada Gubernur Papua Lukas Enembe yang kini menjadi tersangka KPK.

NEWS | 29 September 2022

Kasus Brigadir J, Kombes Murbani Budi Pitono Dijatuhi Sanksi Demosi 1 Tahun

Mantan Kabag Renmin Divpropam Polri Kombes Murbani Budi Pitono dijatuhi sanksi demosi satu tahun imbas dari kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 29 September 2022

Orang Miskin di Dubai Bisa Dapat Roti Gratis di Mesin Otomatis

Orang miskin di kota Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) kini bisa mendapatkan roti hangat gratis di mesin otomatis.

NEWS | 29 September 2022

Jadi Tersangka KPK, Lukas Enembe Dinonaktifkan dari Partai Demokrat

Gubernur Papua Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

NEWS | 29 September 2022

Buka Lowongan, Kini Non PNS Bisa Jabat Dirjen Imigrasi

Seleksi Dirjen Imigrasi kali ini dibuka khusus dari kalangan non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau yang kini dikenal dengan Aparatur Sipil Negara (ASN).

NEWS | 29 September 2022

Besok, Putri Candrawathi Wajib Lapor ke Bareskrim Polri

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akan menjalani wajib lapor pada besok, Jumat (30/9/2022) dalam statusnya sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 29 September 2022

Kasus Lukas Enembe, AHY Minta Jangan Ada Politisasi

Ketua Umum Partai Demokrat AHY angkat bicara terkait kasus hukum yang menimpa Gubernur Papua Lukas Enembe.

NEWS | 29 September 2022

Polisi Arogan yang Ancam Pengendara dengan UU ITE Diperiksa Propam Bogor

Propam Polres Bogor memeriksa anggota polisi arogan yang mengancam akan menjerat perekam aksi penilangan di Tol Bocimi Bogor dengan UU ITE.

NEWS | 29 September 2022

Andika dan Dudung Kompak, Pengamat: Bukti Tak Ada Disharmoni

Panglima TNI Andika Perkasa terlihat kompak bersama Kasad Dudung Abdurachman yang membuktikan bahwa tidak ada disharmoni antara keduanya.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dibisiki Pengamat Internasional, Jokowi: Tahun Depan, Ekonomi Dunia Lebih Gelap

Dibisiki Pengamat Internasional, Jokowi: Tahun Depan, Ekonomi Dunia Lebih Gelap

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings