Logo BeritaSatu

Bupati PPU Disebut Terima Rp 1 M untuk Musda Partai Demokrat

Rabu, 8 Juni 2022 | 23:50 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – Bupati nonaktif Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud disebut menerima uang suap sebesar Rp 1 miliar yang diduga digunakan untuk kebutuhan operasional Musyawarah Daerah (musda) Partai Demokrat Kalimantan Timur. Hal itu terungkap dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa di persidangan. Uang tersebut diketahui berasal dari pihak swasta yang dikumpulkan oleh salah satu orang kepercayaan Abdul Gafur, yakni Asdarussallam.

“Bahwa Asdarussallam yang memiliki kedekatan dan orang kepercayaan terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud dalam kurun waktu awal tahun 2020 sampai dengan Desember 2021 telah beberapa kali mengondisikan penerimaan uang untuk terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud dari beberapa pihak yang melaksanakan paket pekerjaan pada dinas PUPR Kabupaten PPU guna keperluan pribadi terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud,” kata jaksa KPK saat membacakan surat dakwaan Abdul Gafur Mas'ud di Pengadilan Tipikor Samarinda, Rabu (8/6/2022).

Dikatakan jaksa, dalam periode Juni sampai September 2020, Asdarussallam menerima pemberian uang commitment fee atas pembangunan taman di depan kantor bupati PPU yang nilai kontraknya sekitar Rp 24,47 miliar dari Direktur Utama PT Borneo Putra Mandiri, Ahmad Zuhdi alias Yudi. Adapun commitment fee tersebut diberikan bertahap oleh Yudi yang seluruhnya senilai Rp 350 juta, uang itu disebut untuk kepentingan Abdul Gafur.

Selanjutnya, dalam periode Juni sampai Agustus 2021, Asdarussalam kembali menerima uang commitment fee atas 15 paket pekerjaan yang digarap oleh Yudi secara bertahap dengan nilai seluruhnya mencapai Rp 500 juta. Uang tersebut juga disebut untuk kepentingan Abdul Gafur.

Dijelaskan pula, pada 17 Desember 2021 di Hotel Aston Samarinda, berdasarkan permintaan Abdul Gafur lewat Asdarussalam, Yudi kembali memberikan uang Rp 1 miliar kepada Bupati nonaktif PPU itu.

“Atas permintaan terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud melalui Assdarussalam, Ahmad Zuhdi alias Yudi pernah memberikan uang sebesar Rp1.000.000.000 melalui Hajjrin Zainudin kepada Supriadi alias Usup alias Ucup untuk selanjutnya diserahkan kepada terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud guna memenuhi kebutuhan biaya operasional Musda Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Timur dimana Terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud mengikuti pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Timur,” ungkap jaksa.

“Bahwa keseluruhan uang yang diterima oleh terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud melalui Asdarussallam adalah sebesar Rp 1.850.000.000, yang dipergunakan untuk keperluan pribadi terdakwa I Abdul Gafur Mas’ud,” tambahnya.

Diberitakan, Abdul Gafur didakwa menerima suap yang total seluruhnya mencapai Rp 5,7 miliar terkait proyek dan perizinan di daerahnya. Atas ulahnya, Abdul Gafur didakwa dengan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tolak RUU Kesehatan, Organisasi Profesi Kesehatan Gelar Aksi Bersama

Lima organisasi profesi terdiri dari IDI, PDGI, PPNI), IAI beserta organisasi kesehatan lainnya menggelar aksi damai bersama untuk menolak RUU Kesehatan

NEWS | 28 November 2022

Tolak RUU Kesehatan, PPNI Ingatkan DPR Tak Khianati Perjuangan Nakes

Ketua Umum Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) Harif Fadhilla menyampaikan orasi menolak RUU Kesehatan.

NEWS | 28 November 2022

Tiba di Ruang Sidang, Bharada E Disambut Para Pendukung

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E disambut para pendukungnya saat tiba di ruang persidangan.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

Terkait helikopter Polri jatuh, seorang nelayan bernama Sobri Wassholat menemukan sandaran kursi penumpang helikopter di Perairan Manggar Belitung Timur, Bangka Belitung.

NEWS | 28 November 2022

Jenazah Bripda Khoirul Anam Ditemukan di Pantai Burung Mandi

Jenazah yang ditemukan di Pantai Burung Mandi itu bernama Bripda Khoirul Anam. Ia merupakan kru helikopter Polri yang hilang kontak.

NEWS | 28 November 2022

Akses bagi Anak-Anak Buruh Tani Sawit Dapatkan Pendidikan Berkualitas

Untuk menguatkan pemulihan pembelajaran, Kepala SDN 005 Tanjung Palas Timur Ludiah Liling merancang empat strategi implementasi Kurikulum Merdeka.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri yang Hilang Kontak Diduga Jatuh karena Cuaca

Helikopter Polri yang jatuh hilang kontak di dekat perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, pada Minggu (27/11/2022), diduga jatuh karena cuaca.

NEWS | 28 November 2022

Bertemu Tokoh Supremasi Kulit Putih, Donald Trump Dikritik Republikan

Mantan Presiden AS Donald Trump mendapat kritikan tajam dari sejumlah Republikan atau anggota Partai Republik.

NEWS | 28 November 2022

Surpres Calon Panglima TNI Akan Diterima DPR Sore Ini

Surpres calon Panglima TNI dijadwalkan akan diterima Dewan Perwakilan Rakyat Senin (28/11/2022) pukul 16.00 WIB.

NEWS | 28 November 2022

Tak Terima Dikalahkan Maroko, Fan Belgia Mengamuk di Jalanan Brussel

Tak terima kalah dari timnas Maroko di ajang Piala Dunia Qatar, Minggu (27/11/2022), para fan Belgia mengamuk di jalanan ibu kota Brussel.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE