Logo BeritaSatu

Bencana Kelaparan Membayangi 7,1 Juta Rakyat Somalia

Jumat, 10 Juni 2022 | 08:18 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Mogadishu, Beritasatu.com- Sekitar 7,1 juta rakyat Somalia atau hampir setengah dari populasi, sedang berjuang melawan kelaparan, dengan lebih dari 200.000 di ambang kelaparan.

Seperti dilaporkan AFP, Kamis (9/6/2022), permohonan bantuan sebagian besar tidak diperhatikan. Lembaga-lembaga mengumpulkan kurang dari 20 persen dari dana yang dibutuhkan untuk mencegah terulangnya kelaparan 2011 yang menewaskan 260.000 orang -- setengah dari mereka adalah anak-anak di bawah usia enam tahun.

"Kami tidak bisa menunggu deklarasi kelaparan untuk bertindak," keluh El-Khidir Daloum, direktur program Pangan Dunia di Somalia, seraya memperingatkan perlombaan melawan waktu.

Ketika bantuan kemanusiaan tidak mencukupi, Presiden Somalia yang baru terpilih Hassan Sheikh Mohamud telah mendesak warga Somalia untuk membantu sesama warga mereka.

Situasinya berada pada titik kritis, kata Bishar Osman Hussein dari organisasi nirlaba Concern Worldwide, yang telah mendukung pusat Banadir sejak 2017.

"Antara Januari dan Juni tahun ini, jumlah anak yang dirawat di pusat stabilisasi Rumah Sakit Banadir dengan malnutrisi parah dan komplikasi lainnya meningkat dari 120 menjadi 230 per bulan," katanya kepada AFP.

Seperti dilaporkan Xinhua, Badan-badan termasuk Program Pangan Dunia (WFP), UNICEF, Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) bersama-sama meminta para donor untuk segera meningkatkan dukungan mereka untuk mencegah kelaparan.

"Kita harus segera bertindak untuk mencegah bencana kemanusiaan. Kehidupan yang paling rentan sudah berisiko kekurangan gizi dan kelaparan, dan kita tidak bisa menunggu deklarasi kelaparan untuk bertindak," seru El-Khidir Daloum, Country Director WFP di Somalia, dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan di Mogadishu, ibu kota Somalia.

Daloum mengatakan situasi ini adalah berpacu dengan waktu untuk mencegah kelaparan. Dia menambahkan bahwa WFP meningkatkan sebanyak mungkin, memprioritaskan sumber daya yang terbatas untuk menyelamatkan mereka yang paling berisiko.

"Tetapi seperti yang ditunjukkan oleh angka-angka baru ini, ada kebutuhan mendesak akan lebih banyak sumber daya untuk memenuhi krisis kelaparan yang meningkat ini," katanya.

Badan-badan PBB mengatakan musim hujan yang gagal untuk keempat kalinya berturut-turut, melonjaknya harga, dan respons kemanusiaan yang kekurangan dana telah mengakibatkan peningkatan 160 persen orang yang menghadapi tingkat bencana kerawanan pangan, kelaparan, dan penyakit di Somalia.

Tanpa akhir yang terlihat dari kekeringan dahsyat yang memengaruhi negara itu, badan-badan tersebut memperingatkan bahwa risiko kelaparan tampak lebih besar dari sebelumnya.

Adam Abdelmoula, Resident and Humanitarian Coordinator mengatakan Somalia dalam bahaya memasuki situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ted kelima berturut-turut gagal musim hujan, berarti ratusan ribu orang menghadapi risiko kelaparan.

"Kami sedang menatap potensi bencana; kegagalan untuk bertindak sekarang akan menjadi tragis bagi sejumlah keluarga di Somalia," katanya.

Abdelmoula mengatakan kelaparan menelan korban 260.000 orang Somalia pada 2010-2011, menambahkan bahwa ini tidak dapat dibiarkan terjadi lagi pada 2022.

"Sangat mendesak agar lebih banyak dilakukan untuk mencegah risiko ini dan dilakukan sekarang," kata pejabat PBB itu.

Badan dan mitra PBB sekarang memfokuskan sumber daya mereka yang terbatas pada pencegahan kelaparan untuk melindungi negara yang paling rentan, karena organisasi meteorologi memperingatkan bahwa musim hujan di bawah rata-rata dapat menyusul di akhir tahun.

Angela Kearney, Perwakilan UNICEF Somalia mengatakan bahwa badan anak-anak PBB telah mendukung pengobatan lebih dari 114.000 anak-anak dengan kekurangan gizi akut yang parah antara Januari dan April.

"Ini adalah krisis anak. Ini bukan hanya tentang air atau nutrisi, tetapi juga tentang anak-anak yang kehilangan pendidikan, menjadi rentan terhadap masalah perlindungan anak dan kesehatan yang buruk; semuanya berdampak pada masa depan mereka," kata Kearney.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jelang Pemilu 2024, Jokowi Serukan Jangan Ada Adu Domba

Jokowi menyerukan semua pihak untuk menghindari benturan sosial dan tidak melakukan adu domba selama tahun politik menjelang Pemilu 2024.

NEWS | 29 November 2022

Tergeletak Bersimbah Darah, Pengrajin Kayu Jadi Korban Begal di Bekasi

Pengrajin kayu, Giman (35) tergeletak bersimbah darah setelah menjadi korban begal di Jalan Cikarang Bekasi Laut.

NEWS | 29 November 2022

Tak Mau Kritik Langsung Pemerintahnya, AS Dukung Hak untuk Protes di Tiongkok

AS dukung hak untuk protes di Tiongkok secara damai, namun Gedung Putih memilih menghindar untuk mengkritik langsung kebijakan Covid-19.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi: Pemimpin Indonesia ke Depan Harus Sadar Keberagaman

Jokowi mengingatkan, pemimpin Indonesia ke depan harus menyadari keberagaman yang menjadi kekayaan dan kekuatan bangsa.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi: Dukungan Masyarakat Dayak Diperlukan dalam Pembangunan IKN

Jokowi mengatakan, dukungan masyarakat Suku Dayak sangat dibutuhkan dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Kalimantan Timur.

NEWS | 29 November 2022

Tergenang Banjir, Jalan Raya Puri Kembangan Macet

Jalan Raya Puri Kembangan Jakarta Barat, Selasa (29/11/2022) pagi, macet karena tergenang banjir.

NEWS | 29 November 2022

Kekompakan Laksamana Yudo Margono dan Jenderal Dudung

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dan Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman menunjukkan kekompakan.

NEWS | 29 November 2022

Tiongkok Pilih Jalan Tegas Redam Warga Protes Kebijakan Covid-19

Pemerintah Tiongkok memilih jalan tegas untuk meredam warga protes kebijakan Covid-19 yang jarang terjadi di negara itu.

NEWS | 29 November 2022

Ketua DPR Tegaskan Tidak Ada Pergantian Nama Calon Panglima TNI

Ketua DPR Puan Maharani menegaskan tidak ada pergantian nama calon Panglima TNI yang masuk ke DPR dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NEWS | 29 November 2022

Mensesneg Tegaskan Presiden Fokus Jalankan Roda Pemerintahan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalankan roda pemerintahan.

NEWS | 29 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jelang Nataru, Pemerintah Fokus Jaga Pasokan Pangan

Jelang Nataru, Pemerintah Fokus Jaga Pasokan Pangan

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE