Logo BeritaSatu

Hasto: Teori Geopolitik Soekarno Relevan dalam Peta Geopolitik Kontemporer

Jumat, 10 Juni 2022 | 16:25 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Doktor geopolitik Universitas Pertahanan (Unhan) Hasto Kristiyanto menegaskan Pancasila bukanlah konsep abstrak seperti disebutkan oleh mantan diplomat Dino Patti Djalal. Menurut Hasto, teori geopolitik Soekarno sangat relevan dalam peta geopolitik kontemporer.

Hal itu dikatakan Hasto menanggapi pernyataan pengamat pertahanan dan militer Connie Rahakundini Bakrie.

Sebelumnya Connie mengatakan disertasi Hasto berjudul "Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansinya terhadap Ketahanan Pertahanan Negara", membuktikan diplomasi Indonesia saat ini harus berefleksi dari pengalaman Indonesia era Soekarno. Politik luar negeri dan pertahanan Indonesia saat ini harusnya tak boleh hanya kelas medioker atau biasa saja, yang lahir tanpa visi misi. Connie menyebut disertasi Hasto mematahkan pernyataan Dino Patti Djalal dalam disertasinya bahwa Pancasila adalah konsep yang abstrak.

Hasto menyatakan, disertasinya memang mengandung spirit agar bangsa Indonesia dengan kesadaran geopolitiknya, membentuk strategic culture yang khas Indonesia dan bertujuan membangun spirit kepemimpinan Indonesia bagi dunia.

“Apa yang disampaikan Dr Connie Rahakundini merupakan kritik keras terhadap Dino Patti Djalal yang mengatakan Pancasila itu abstrak. Penelitian saya mematahkan pemikiran Dino. Wawasan Nusantara juga dikatakan Dino sebagai konsep yang rumit dan kering terbantahkan dengan penelitian saya ini,” kata Hasto kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).

Dino Patti memang pernah menerbitkan karya "Geopolitical Concept and Maritime Territorial Behavior in Indonesian Foreign Policy" di Political Science Department, Simon Fraser University (1990). Dalam karyanya, Dino meyebutkan Soekarno tak pernah berusaha memproyeksikan konsep nusantara sebagai simbol mempersatukan. Namun, pilihan Soekarno terhadap instrumen simbolik hanya sekadar tunduk pada konsep politik yang abstrak seperti Pancasila, Manipol, Usdek, Nasakom, Djarek, Resopim, Oldefos-Nefos.

Temuan dalam disertasi Hasto menunjukkan hal yang bertolak belakang terhadap apa yang disampaikan Dino.

“Pemikiran geopolitik Soekarno yang kerangkanya adalah Pancasila, dikonstruksikan dalam body of knowledge, disertai posisi teoritiknya terhadap geopolitik Barat hingga geopolitik kontemporer. Teorinya yang disebut sebagai progressive geopolitical coexistence, termasuk wawasan nusantara, bukanlah pemikiran abstrak, rumit dan kering sebagaimana dikatakan Dino,” kata Hasto.

“Geopolitik khas Indonesia bertujuan merombak tata dunia yang tidak adil. Postulat teori geopolitik Soekarno jelas, bahwa dunia hanya akan damai apabila terbebas dari berbagai bentuk penjajahan,” tegas Hasto menambahkan.

Progressive geopolitical coexistence bermakna pendekatan geopolitik yang bertujuan agar negara-negara di dunia damai dan bisa hidup berdampingan. Dalam geopolitik Soekarno, kekuatan diplomasi luar negeri dan pertahanan bukanlah demi agresi menjajah atau merampok kekayaan alam negara lain, namun justru untuk memastikan dunia bebas dari penjajahan dan hidup berdampingan dengan damai.

Hasto mengatakan, sesuai disertasinya, Soekarno mengedepankan supremasi sains dan teknologi untuk Indonesia, dengan pengaruh yang sangat signifikan sebagai salah satu variabel geopolitik Soekarno.

“Alhasil, progressive geopolitical coexsistence menjadi alternative of view bagi dunia atas pertarungan hegemoni yang terjadi saat ini,” kata Sekretaris Jenderal PDIP ini.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

Terkait helikopter Polri jatuh, seorang nelayan bernama Sobri Wassholat menemukan sandaran kursi penumpang helikopter di Perairan Manggar Belitung Timur, Bangka Belitung.

NEWS | 28 November 2022

Jenazah Bripda Khoirul Anam Ditemukan di Pantai Burung Mandi

Jenazah yang ditemukan di Pantai Burung Mandi itu bernama Bripda Khoirul Anam. Ia merupakan kru helikopter Polri yang hilang kontak.

NEWS | 28 November 2022

Akses bagi Anak-Anak Buruh Tani Sawit Dapatkan Pendidikan Berkualitas

Untuk menguatkan pemulihan pembelajaran, Kepala SDN 005 Tanjung Palas Timur Ludiah Liling merancang empat strategi implementasi Kurikulum Merdeka.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri yang Hilang Kontak Diduga Jatuh karena Cuaca

Helikopter Polri yang hilang kontak di dekat perairan Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung, pada Minggu (27/11/2022), diduga jatuh karena cuaca.

NEWS | 28 November 2022

Bertemu Tokoh Supremasi Kulit Putih, Donald Trump Dikritik Republikan

Mantan Presiden AS Donald Trump mendapat kritikan tajam dari sejumlah Republikan atau anggota Partai Republik.

NEWS | 28 November 2022

Surpres Calon Panglima TNI Akan Diterima DPR Sore Ini

Surpres calon Panglima TNI dijadwalkan akan diterima Dewan Perwakilan Rakyat Senin (28/11/2022) pukul 16.00 WIB.

NEWS | 28 November 2022

Tak Terima Dikalahkan Maroko, Fan Belgia Mengamuk di Jalanan Brussel

Tak terima kalah dari timnas Maroko di ajang Piala Dunia Qatar, Minggu (27/11/2022), para fan Belgia mengamuk di jalanan ibu kota Brussel.

NEWS | 28 November 2022

Helikopter Polri Hilang Kontak, 1 Jenazah Diduga Kru Ditemukan di Pantai

Kru helikopter Polri dengan nomor registrasi 105/P-1103 yang hilang kontak ditemukan di Pantai Burung Mandi, Bangka Belitung.

NEWS | 28 November 2022

Emak-emak Rusia Bikin Petisi Antiperang Ukraina di Hari Ibu

Emak-emak dari tentara Rusia membuat petisi antiperang online untuk menuntut penarikan pasukan dari Ukraina pada perayaan Hari Ibu.

NEWS | 28 November 2022

Jadwal Sidang Ferdy Sambo Dkk di PN Jaksel Pekan Ini

Ferdy Sambo dkk akan menjalani sidang di PN Jaksel pekan ini selama tiga hari. Berikut jadwal sidang Ferdy Sambo dkk pekan ini

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

Helikopter Polri Hilang Kontak, Nelayan Temukan Sandaran Kursi Penumpang

NEWS | 19 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE