Logo BeritaSatu

Risiko Penggunaan Senjata Nuklir Makin Meningkat

Selasa, 14 Juni 2022 | 19:00 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Stockholm, Beritasatu.com- Risiko penggunaan senjata nuklir semakin meningkat dalam beberapa dekade. Seperti dilaporkan RT, Senin (13/6/2022), stok senjata nuklir global diperkirakan akan mulai tumbuh lagi saat negara-negara memperluas dan memodernisasi persenjataan mereka.

“Risiko penggunaan senjata nuklir menjadi lebih tinggi daripada kapan pun sejak puncak Perang Dingin,” bunyi Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI), pengawas senjata terkemuka.

Menurut Buku Tahunan SIPRI 2022, persediaan senjata nuklir global yang menyusut sekarang diperkirakan akan mulai tumbuh sekali lagi, menurut Buku Tahunan SIPRI 2022.

Meskipun sangat mengurangi persediaan mereka setelah berakhirnya Perang Dingin, gabungan Amerika Serikat (AS) dan Rusia masih memiliki lebih dari 90% hulu ledak nuklir dunia, menurut laporan tersebut. Menurut perkiraan SIPRI, Rusia memiliki sekitar 5.977 hulu ledak, dan AS memiliki sekitar 5.428.

“Secara keseluruhan, jumlah hulu ledak nuklir di dunia terus menurun, tetapi ini terutama karena Rusia dan AS membongkar hulu ledak yang sudah pensiun,” tulis buku tahunan itu.

Menurut Buku Tahunan SIPRI 2022, pengurangan hulu ledak operasional secara global tampaknya terhenti, dan jumlahnya mungkin meningkat lagi. Pada saat yang sama, baik Rusia dan AS memiliki program ekstensif dan mahal yang sedang berjalan untuk mengganti dan memodernisasi hulu ledak nuklir, sistem pengiriman rudal dan pesawat, dan fasilitas produksi senjata nuklir mereka.

SIPRI memperingatkan proses perlucutan senjata nuklir tampaknya telah terhenti akhir-akhir ini dan persediaan negara-negara besar, serta negara-negara bersenjata nuklir lainnya, diperkirakan akan mulai bertambah.

“Jika negara-negara bersenjata nuklir tidak mengambil tindakan segera dan konkrit terhadap perlucutan senjata, maka persediaan global hulu ledak nuklir dapat segera mulai meningkat untuk pertama kalinya sejak Perang Dingin,” kata Matt Korda, peneliti asosiasi dengan Program Senjata Pemusnah Massal SIPRI.

Risiko penggunaan senjata nuklir yang sebenarnya juga meningkat, dan tampaknya lebih tinggi dari sebelumnya sejak akhir Perang Dingin, menurut para peneliti SIPRI. Sementara anggota tetap (P5) bersenjata nuklir Dewan Keamanan PBB yakni Tiongkok, Prancis, Rusia, Inggris, dan AS – berhasil mengadopsi pernyataan bersama awal tahun ini.

SIPRI memperingatkan perang nuklir tidak dapat dimenangkan dan tidak boleh berperang, tapi semua negara besar terus memperluas atau memodernisasi persenjataan nuklir mereka serta tampaknya meningkatkan arti-penting senjata nuklir dalam strategi militer mereka.

“Meskipun ada beberapa keuntungan yang signifikan dalam pengendalian senjata nuklir dan perlucutan senjata nuklir pada tahun lalu, risiko penggunaan senjata nuklir tampaknya lebih tinggi sekarang daripada kapan pun sejak puncak perang Dingin,” tambah Direktur SIPRI Dan Smith.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Lokasi Gempa Cianjur

Polisi memberlakukan lalu lintas satu arah untuk mengantisipasi kemacetan di lokasi episentrum gempa Cianjur di Kecamatan Cugenang, Jalan Raya Cianjur-Puncak.

NEWS | 3 Desember 2022

Sosok Inspiratif Bidang Kesehatan Tampil di HUT Ke-65 Astra

Mengusung tema "Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama", HUT ke-65 Astra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat berbagi semangat positif dan optimisme. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Ratusan Korban Banjir Pati Mulai Terserang Penyakit

Ratusan korban banjir pati mulai terserang penyakit. Tim Dokkes Polres Pati bersama Puskesmas Tambakromo pun membuka pengobatan gratis. 

NEWS | 3 Desember 2022

Cerita Petani Jamur Bisa Bikin Wisata Edukasi Berkat Ganjar, Kok Bisa?

Setelah tempat usahanya di Kecamatan Borobudur, Magelang didatangi Gubernur Ganjar Pranowo. Usahanya semakin laris dan dikunjungi hingga 1000-an orang.

NEWS | 2 Desember 2022

Ketua Umum IDI: Vaksinasi Upaya Pencegahan Penyakit Menular

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi menyatakan, kasus polio di Aceh menjadi pelajaran semua pihak bahwa vaksinasi merupaya upaya pencegahan penyakit menular.

NEWS | 3 Desember 2022

Siapkan SDM Unggul, Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal Ini

Dalam sambutan di HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2022, Presiden Jokowi meminta para guru memperhatikan tiga hal dalam menyiapkan SDM unggul. 

NEWS | 3 Desember 2022

Lukisan Karya Anak Disabilitas di Bus Transjakarta Buat Orang Tua Bangga

Guru dan para orang tua bangga karena anak-anak disabilitas sudah tuntas melukis di badan bus Transjakarta pada Hari Disabilitas Internasional.

NEWS | 3 Desember 2022

Polda Sulsel Klarifikasi Video Viral Polisi Bongkar Kebobrokan Polri

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengklarifikasi video viral soal pengakuan seorang polisi Tana Toraja, Aipda Aksan yang membongkar kebobrokan institusi Polri.

NEWS | 3 Desember 2022

Jumlah Pengungsi Gempa Cianjur Terus Berkurang

Dua pekan setelah gempa Cianjur pada 21 November lalu jumlah pengungsi yang tinggal di tenda-tenda pengungsian terus berkurang.

NEWS | 3 Desember 2022

IDI: Kasus Polio di Aceh Jadi Pelajaran Pentingnya Vaksinasi

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi mengatakan kasus polio di Aceh menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dan masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Lokasi Gempa Cianjur

Polisi Rekayasa Lalu Lintas di Lokasi Gempa Cianjur

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE