Logo BeritaSatu

Tiap Satu Menit, Dunia Habiskan Rp 2,3 Miliar untuk Senjata Nuklir

Jumat, 17 Juni 2022 | 13:40 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jenewa, Beritasatu.com- Selama satu menit tahun 2021, dunia menghabiskan US$ 156.841 atau Rp 2,3 miliar untuk senjata nuklir. Seperti dilaporkan RT, Rabu (15/6/2022), hal itu terungkap dalam laporan terbaru Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir (ICAN) terbaru.

Hanya dalam satu tahun, sembilan negara bersenjata nuklir yakni AS, Tiongkok, Rusia, Prancis, India, Israel, Korea Utara, Pakistan, dan Inggris - menghabiskan total US$ 82,4 miliar (Rp 1.223 triliun) untuk meningkatkan dan memelihara perkiraan 13.000 senjata nuklir mereka, menandai kenaikan 9% dari tahun sebelumnya, menurut perkiraan ICAN.

Laporan tersebut, yang merupakan ringkasan tahunan ketiga ICAN tentang pengeluaran nuklir global dan berjudul 'Squandered: 2021 Global Nuclear Weapons Spending,' menyoroti bahwa secara total, dunia menghabiskan gabungan US$ 156.842 setiap menit pada tahun 2021 untuk senjata pemusnah massal, di tengah pandemi yang sedang berlangsung dan meningkatnya kerawanan pangan global.

ICAN merinci dengan tepat berapa banyak yang dihabiskan masing-masing dari sembilan negara untuk senjata atom, daftar perusahaan yang diuntungkan, dan pelobi yang disewa untuk mempertahankan bisnis senjata nuklir.

Amerika Serikat ternyata menjadi pembelanja terbesar untuk persenjataan nuklir pada tahun 2021, setelah menghabiskan US$ 44,2 miliar (Rp 656 triliun) – empat kali lebih banyak daripada yang berikutnya.

Tiongkok adalah satu-satunya negara lain yang melampaui angka sepuluh miliar dolar, dengan pengeluaran US$ 11,7 miliar (Rp 173 triliun), sementara Rusia memegang tempat ketiga dengan US$ 8,6 miliar (Rp 127 triliun). Inggris menghabiskan US$ 6,8 miliar (Rp 100 triliun ), Prancis, US$5,9 miliar (Rp 87,6 triliun), dan negara-negara seperti India, Israel, dan Pakistan masing-masing menghabiskan sedikit lebih dari satu miliar untuk persenjataan mereka pada tahun 2021. Di tempat terakhir adalah Korea Utara, yang menghabiskan US$ 642 juta (Rp 9,53 triliun).

Laporan tersebut terus mempertanyakan mengapa dan bagaimana negara-negara ini menghabiskan begitu banyak untuk persenjataan nuklir di tengah berbagai masalah global seperti kekurangan pangan dan energi, tetapi sampai pada kesimpulan bahwa pendorong terbesar pengeluaran senjata nuklir bukanlah masalah keamanan, melainkan bisnis. minat.

Menurut ICAN, kontraktor militer AS tertentu diduga menghasilkan banyak uang dari kontrak terkait senjata nuklir, dan perusahaan-perusahaan ini menghabiskan sebagian besar pendapatan mereka untuk menyewa pelobi dan mendanai think tank yang mendorong politisi untuk membelanjakan lebih banyak lagi untuk senjata pemusnah massal.

Menurut laporan itu, Honeywell International menghasilkan US$6,2 miliar (Rp 92 triliun) dari tender nuklir pada tahun 2021 dan menghabiskan tambahan US$7 juta untuk melobi. Northrop Grumman mendapat US$ 5 miliar (Rp 74,2 triliun) dan menggunakan US$11,6 juta (Rp 1772 miliar) untuk melobi. Lockheed Martin menerima US$ 1,9 miliar (Rp 28,2 triliun)dari industri dan menghabiskan US$16,9 juta (Rp 251 miliar) untuk melobi.

Penulis laporan mencatat bahwa setelah memeriksa ribuan kontrak, laporan, dan pengungkapan lobi, mereka memperkirakan bahwa lebih dari selusin perusahaan swasta menerima total US$30,2 miliar (Rp 448 triliun) dalam kontrak senjata nuklir pada tahun 2021.

“Perusahaan-perusahaan itu kemudian berbalik dan menghabiskan US$ 117 juta (Rp 1,7 triliun)melobi pembuat keputusan untuk menghabiskan lebih banyak uang untuk pertahanan. Dan mereka juga menghabiskan hingga US$10 juta (Rp 148 miliar) untuk mendanai sebagian besar think tank utama yang meneliti dan menulis tentang solusi kebijakan tentang senjata nuklir,” tulis ICAN.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sosok Inspiratif Bidang Kesehatan Tampil di HUT Ke-65 Astra

Mengusung tema "Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama", HUT ke-65 Astra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat berbagi semangat positif dan optimisme. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Ratusan Korban Banjir Pati Mulai Terserang Penyakit

Ratusan korban banjir pati mulai terserang penyakit. Tim Dokkes Polres Pati bersama Puskesmas Tambakromo pun membuka pengobatan gratis. 

NEWS | 3 Desember 2022

Cerita Petani Jamur Bisa Bikin Wisata Edukasi Berkat Ganjar, Kok Bisa?

Setelah tempat usahanya di Kecamatan Borobudur, Magelang didatangi Gubernur Ganjar Pranowo. Usahanya semakin laris dan dikunjungi hingga 1000-an orang.

NEWS | 2 Desember 2022

Ketua Umum IDI: Vaksinasi Upaya Pencegahan Penyakit Menular

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi menyatakan, kasus polio di Aceh menjadi pelajaran semua pihak bahwa vaksinasi merupaya upaya pencegahan penyakit menular.

NEWS | 3 Desember 2022

Siapkan SDM Unggul, Jokowi Minta Guru Perhatikan 3 Hal Ini

Dalam sambutan di HUT ke-77 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2022, Presiden Jokowi meminta para guru memperhatikan tiga hal dalam menyiapkan SDM unggul. 

NEWS | 3 Desember 2022

Lukisan Karya Anak Disabilitas di Bus Transjakarta Buat Orang Tua Bangga

Guru dan para orang tua bangga karena anak-anak disabilitas sudah tuntas melukis di badan bus Transjakarta pada Hari Disabilitas Internasional.

NEWS | 3 Desember 2022

Polda Sulsel Klarifikasi Video Viral Polisi Bongkar Kebobrokan Polri

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengklarifikasi video viral soal pengakuan seorang polisi Tana Toraja, Aipda Aksan yang membongkar kebobrokan institusi Polri.

NEWS | 3 Desember 2022

Jumlah Pengungsi Gempa Cianjur Terus Berkurang

Dua pekan setelah gempa Cianjur pada 21 November lalu jumlah pengungsi yang tinggal di tenda-tenda pengungsian terus berkurang.

NEWS | 3 Desember 2022

IDI: Kasus Polio di Aceh Jadi Pelajaran Pentingnya Vaksinasi

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi mengatakan kasus polio di Aceh menjadi pelajaran penting bagi pemerintah dan masyarakat akan pentingnya vaksinasi.

NEWS | 3 Desember 2022

Bantu Korban Gempa Cianjur, Pemprov NTB Kirim 2 Truk Makanan

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah melepas pengiriman dua truk bantuan berupa makan siap saji untuk para korban gempa Cianjur. 

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Omzet Naik hingga Rp 30 Juta berkat Alat Pengiris Kerupuk

Omzet Naik hingga Rp 30 Juta berkat Alat Pengiris Kerupuk

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE