Logo BeritaSatu

Waspada, Jalur Utama Cianjur Menuju Wilayah Selatan Amblas

Sabtu, 18 Juni 2022 | 18:28 WIB
Oleh : CAH

Cianjur, Beritasatu.com - Jalur utama penghubung Cianjur, Jawa Barat, menuju wilayah selatan amblas sebagian tepatnya di Jalan Raya Tanggeung-Sindangbarang. Pengendara diimbau untuk memilih jalur alternatif.

Hujan deras dengan intensitas lebih dari dua jam melanda wilayah selatan Cianjur, menyebabkan jalur utama penghubung antar kecamatan di Desa Bojong Petir amblas sepanjang 50 meter, Sabtu (18/6/2022) petang.

Akibatnya kendaraan terutama roda empat tidak dapat melintas.

"Saat kejadian arus lalulintas sedang sepi, sehingga petugas gabungan bersama warga langsung membuat pagar betis agar tidak ada kendaraan yang melintas untuk sementara karena jalan amblas terus meluas," kata Pengamat Ruas Jalan Sukanagara-Sindangbarang UPTD Dinas PU Binamarga Provinsi Jabar, Bubun Bunyamin.

Ia menjelaskan, sebelumnya pihaknya bersama warga sempat melihat retakan kecil di titik jalan yang amblas. Selang beberapa hari, sebagian besar landasan jalan amblas, sehingga arus lalulintas terhenti untuk sementara sebagai upaya antisipasi hal tidak diinginkan karena retakan terlihat memanjang.

Panjangnya landasan jalan yang amblas, membuat pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian untuk menutup jalur sementara dan mengarahkan pengendara khusus roda empat ke jalur alternatif. Sedangkan pengendara sepeda motor masih diizinkan melintas namun harus ekstra hati-hati.

"Kami akan upayakan penanganan cepat, kemungkinan pelebaran jalan akan dilakukan ke arah tebing. Untuk penanganan di bagian bawah harus menggunakan bronjong penahan tanah namun membutuhkan waktu lama," katanya.

Kapolsek Tanggeung, AKP Deden, mengatakan akibat jalan amblas untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan terutama roda empat karena retakan masih terjadi di landasan jalan yang tersisa. Pihaknya mencatat panjang jalan amblas 50 meter dengan kedalaman 50 meter, sedangkan lebar jalan yang amblas sekitar 5 meter.

"Untuk kendaraan roda empat kita arahkan ke jalur alternatif, kalau roda dua masih bisa melintas karena landasan jalan yang tersisa kurang dari empat meter. Namun saat hujan kembali turun tidak ada kendaraan yang boleh melintas," katanya.

Pihaknya belum bisa memastikan sampai kapan penutupan jalur sementara karena dinas terkait dari provinsi baru melakukan pemetaan penanganan.

"Kami berharap penanganan dapat sesegera mungkin dilakukan karena ini jalur utama yang banyak dilalui kendaraan," katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Malaysia Alami Kekurangan Telur, Warga Diminta Jangan Panik

Sejumlah daerah di Malaysia mengalami kekurangan telur, yang membuat pemerintah meminta warga jangan panik dan menimbun telur.

NEWS | 30 November 2022

Mendagri Ungkap Penyebab APBD Rp 278 T Mengendap di Bank

Mendagri Tito Karnavian mengimbau kepala daerah segera menggenjot realisasi belanja APBD dalam satu bulan ke depan.

NEWS | 30 November 2022

Gerindra Beri Catatan, Anies Belum Punya Tiket Pilpres 2024

Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade memberi catatan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum punya tiket ke Pilpres 2024 mendatang.

NEWS | 30 November 2022

Ibarat Piala Dunia, Zulhas: Jangan Remehkan Partai Kecil

Zulkifli Hasan alias Zulhas mengibaratkan partai-partai kecil seperti tim sepak bola Arab Saudi dan Jepang yang bsia mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022.

NEWS | 30 November 2022

Bikin AS Khawatir, Tiongkok Bisa Miliki 1.500 Hulu Ledak Nuklir

Tiongkok kemungkinan akan memiliki persediaan 1.500 hulu ledak nuklir pada tahun 2035 jika terus mempercepat pembangunan nuklirnya.

NEWS | 30 November 2022

Ganjar Bentuk Tim Khusus Percepatan Pembangunan Tol Semarang-Demak

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo membentuk tim untuk membereskan persoalan pembebasan lahan pelaksanaan Proyek Tol Semarang-Demak.

NEWS | 29 November 2022

Jokowi Akan Hadiri Midodareni, Tetangga Erina Diminta Tak Inapkan Tamu

Jokowi akan menghadiri midodareni di kediaman calon menantunya, Erina Gudono di Purwosari RT 03/RW 59, Sinduadi, Mlati, Sleman.

NEWS | 30 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Penyaluran Bantuan Dana Bansos Terus Dipantau

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Harry Hikmat menegaskan penyaluran dana BLT BBM, BPNT/Sembako dan PKH terus dipantau tiap hari.

NEWS | 30 November 2022

Jokowi Dinilai Contoh Pemimpin yang Berani Tegakkan Kebenaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai sebagai contoh pemimpin yang berani menegakkan kebenaran.

NEWS | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mendagri Ungkap Penyebab APBD Rp 278 T Mengendap di Bank

Mendagri Ungkap Penyebab APBD Rp 278 T Mengendap di Bank

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE