Logo BeritaSatu

Ken Setiawan Sebut Perlu Ada Sertifikasi Penceramah Agama

Senin, 20 Juni 2022 | 16:55 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) Ken Setiawan mengatakan bahwa pemerintah perlu membuat sertifikasi penceramah guna mencegah munculnya orasi-orasi keagamaan yang berisi ujaran kebencian.

“Pemerintah perlu membuat sertifikasi penceramah karena saat ini faktanya orasi keagamaan tidak semuanya menyejukkan. Muncul orasi-orasi keagamaan yang isinya ujaran kebencian,” kata Ken kepada wartawan dalam konferensi pers Fenomena Ideologi Kontemporer di Indonesia, diselenggarakan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin.

Advertisement

Adapun salah satu narasi yang dikutip Ken adalah perintah penceramah untuk tidak mengikuti ulama atau kiai yang mendukung pemerintah. Orasi tersebut mengarahkan masyarakat untuk mengikuti ulama yang dibenci pemerintah.

Masyarakat yang kurang literasi, tutur Ken, justru lebih mudah mempercayai pihak-pihak yang vokal, sedangkan yang moderat cenderung diam.


hal 1 dari 3 halaman

Halaman: 123selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rusia Tidak Lagi Anggap Swiss sebagai Negara Netral

Rusia menganggap Swiss bukan lagi negara netral sehingga tidak dapat mewakili Ukraina di Moskwa.

NEWS | 12 Agustus 2022

Pemerintah Ajak Masyarakat Waspadai Krisis Pangan Global

Kementerian Pertanian (Kementan) meminta masyarakat dan pelaku industri pangan untuk terus waspada terhadap potensi krisis pangan global.

NEWS | 12 Agustus 2022

Program 1 Juta Kelapa Genjah Tingkatkan Pendapatan Masyarakat

Jokowi menegaskan pengembangan kelapa genjah memiliki nilai ekonomi tinggi sehingga masyarakat perlu didorong untuk menanamnya.

NEWS | 12 Agustus 2022

Jokowi Canangkan Tanam 1 Juta Batang Kelapa Genjah

Jokowi melakukan penanaman kelapa genjah di Solo Raya. Pemerintah menargetkan penanaman kelapa genjah 1 juta batang se-Indonesia.

NEWS | 12 Agustus 2022

G7 Desak Rusia Kembalikan Kendali Pembangkit Nuklir ke Ukraina

Kelompok negara G7 mendesak Rusia untuk mengembalikan kendali pembangkit nuklir Zaporizhzhia ke Ukraina.

NEWS | 12 Agustus 2022

Secara Diplomatik, Swiss Diminta Wakili Ukraina di Rusia

Ukraina telah meminta Swiss untuk mewakilinya secara diplomatis di Rusia. Swiss menekankan bahwa Moskwa perlu menerima usulan tersebut.

NEWS | 12 Agustus 2022

Beredar CCTV Perjalanan Istri Ferdy Sambo hingga Menghilangnya Brigadir J

Beredar video rekaman CCTV yang mengabadikan peristiwa runtut perjalanan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi hingga menghilangnya Brigadir J.

NEWS | 12 Agustus 2022

Ke Bareskrim, Integrity Beberkan Dugaan Korupsi Penerbitan HGU

Bareskrim Polri memberi atensi khusus atas laporan dugaan korupsi di areal kerja PT Inhutani II, Kotabaru, Kalsel yang dilaporkan Integrity Law Firm.

NEWS | 12 Agustus 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 11 Agustus 2022

Berikut ini Data Nasional Penerima Vaksin Covid-19 sampai 11 Agustus 2022 sesuai data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 11 Agustus 2022

Kasus Positif & Kematian Covid-19 di Jakarta, 11 Agustus 2022

Berikut ini Kasus Positif & Kematian Covid-19 di Jakarta, 11 Agustus 2022 sesuai dengan data dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 11 Agustus 2022


TAG POPULER

# Puan Maharani


# Pohon Koka


# Brigadir J


# Ferdy Sambo


# Mahfud MD


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Program 1 Juta Kelapa Genjah Tingkatkan Pendapatan Masyarakat

Program 1 Juta Kelapa Genjah Tingkatkan Pendapatan Masyarakat

NEWS | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings