Logo BeritaSatu

Mahathir Minta Kepri Dikembalikan ke Malaysia, Ini Tanggapan KSP

Rabu, 22 Juni 2022 | 02:02 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengeluarkan pernyataan kontroversial. Ia menyebut Malaysia harus menuntut Singapura dan Kepulauan Riau dikembalikan karena wilayah itu adalah Tanah Melayu.

“Kita juga harus menuntut Singapura dan Kepulauan Riau, karena mereka adalah Tanah Melayu,” ujar Mahathir di Selangor, Minggu (19/6/2022).

Seperti dikutip dari The Straits Times, politikus berusia 96 tahun itu berbicara dalam sebuah acara yang diselenggarakan oleh beberapa organisasi non-pemerintah di bawah bendera Kongres Survival Melayu (Kongres untuk Kelangsungan Hidup Melayu) dan bertema Aku Melayu: Survival Bermula (Saya Melayu: Kelangsungan Hidup Dimulai).

Pernyataan itu mendapatkan tanggapan dari Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodawardhani.

"Perlu dikonfirmasi apakah pernyataan Mahathir Mohamad merupakan posisi resmi Pemerintah Malaysia. Kalau tidak, maka pernyataan tersebut hanyalah pandangan pribadi," kata Jaleswari dalam pesan singkat seperti dikutip dari Antara, Selasa (21/6/2022).

Jaleswari menegaskan, secara objektif, untuk menentukan pemegang kedaulatan atas suatu wilayah, hukum kebiasaan internasional maupun berbagai preseden putusan pengadilan internasional telah memberikan standar kendali efektif yang harus dipenuhi oleh suatu pemerintah terhadap wilayah yang diklaim.

"Hingga detik ini, satu-satunya entitas yang memiliki kendali atas wilayah Provinsi Riau adalah Pemerintah Republik Indonesia," ujarnya.

Hal tersebut, kata Jaleswari, bisa dilihat dari adanya administrasi pemerintahan Indonesia di Provinsi Riau yang dilakukan melalui proses demokratis, kapasitas menerapkan hukum nasional, pencatatan kependudukan, kemampuan penegakan hukum, dan unsur-unsur lain yang hanya bisa diterapkan oleh entitas pemerintah yang sah.

Mahathir Mohamad, seperti dikutip Straits Times, mengatakan bahwa Singapura pernah dimiliki oleh Johor dan Negara Bagian Johor harus menuntut agar Singapura dikembalikan ke Johor dan ke Malaysia.

Mahathir Minta Kepri Dikembalikan ke Malaysia, Ini Tanggapan KSP
Mahathir Mohamad (AFP).

"Namun, tidak ada tuntutan apapun terhadap Singapura. Sebaliknya, kami menunjukkan apresiasi kami kepada kepemimpinan negara baru bernama Singapura ini," tambah Mahathir.

Mahathir juga mengatakan, pemerintah Malaysia menganggap lebih berharga bahwa mereka memenangkan kendali atas pulau Sipadan dan Ligitan di kawasan sekitar Kalimantan melawan Indonesia di Mahkamah Internasional (ICJ), sambil menyerahkan Pedra Branca kepada Singapura.

Baca selanjutnya
Mahathir menyebut Pedra Branca sebagai sepotong batu seukuran meja. Pedra Branca atau ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Tegaskan Tak Terpengaruh Rumor Politisasi Kasus Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terpengaruh soal mencuatnya rumor politisasi dalam mengusut kasus Formula E.

NEWS | 4 Oktober 2022

Dede Yusuf Pertanyakan Aksi Represif Aparat dalam Tragedi Kanjuruhan

Wakil Ketua Komisi X DPR, Dede Yusuf mempertanyakan aksi represif aparat keamanan dalam tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 4 Oktober 2022

DPR Setujui 9 Komisioner Komnas HAM Periode 2022-2027

DPR menyetujui sembilan nama komisioner Komnas HAM periode 2022-2027 dalam sidang paripurna yang digelar di gedung DPR, kompleks Parlemen, Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Pangkogabwilhan II Novyan Samyoga Meninggal Dunia, Ini Sosoknya

Kadispenau Marsekal Pertama Indan Gilang Buldansyah mengatakan, Marsdya Novyan Samyoga meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta karena sakit.

NEWS | 4 Oktober 2022

Presiden PKS: Anies Baswedan Mampu Menjadi Simbol Perubahan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mampu menjadi perubahan untuk Indonesia. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut positif langkah Partai Nasdem.

NEWS | 4 Oktober 2022

Masyarakat Papua Diharapkan Tinggalkan Kediaman Lukas Enembe

Masyarakat Papua diharapkan dapat memberi ruang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Gubernur Papua, Lukas Enembe.

NEWS | 4 Oktober 2022

Dipanggil Polisi, Rizky Billar Diminta Kooperatif

Rizky Billar diminta kooperatif saat dipanggil polisi. Rizky diminta memenuhi panggilan polisi terkait KDRT yang dia lakukan terhadap sang istri, Lesti Kejora.

NEWS | 4 Oktober 2022

Barang Bukti Kasus Tewasnya Brigadir J, Ada 3 Pistol

Polri melimpahkan barang bukti kasus tewasnya Brigadir J, Salah satu barang bukti yang dilimpahkan, adalah pistol.

NEWS | 4 Oktober 2022

NEC Indonesia akan Tampilkan Solusi Keuangan Digital di WFIS 2022

PT NEC Indonesia (NEC Indonesia) akan menampilkan solusi keuangan digitalnya termasuk solusi electronic Positive Identification (ePID)di gerai NEC pada acara “World Financial Innovation Series (WFIS) 2022” yang akan digelar pada 4-5 Oktober 2022 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.

NEWS | 4 Oktober 2022

Moeldoko Sebut Lahan di Bima Cocok untuk Budidaya Sorgum

Moeldoko menyebutkan lahan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai cocok untuk budidaya tanaman sorgum.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragedi Kanjuruhan Tidak Buat Peserta Kualifikasi Piala Asia U-17 Takut

Tragedi Kanjuruhan Tidak Buat Peserta Kualifikasi Piala Asia U-17 Takut

BOLA | 5 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings