Logo BeritaSatu

Rusia Tuduh Barat Sebar Kebohongan soal Krisis Pangan Global

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:39 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Rusia menuduh Barat menyebarkan kebohongan tentang penyebab krisis pangan dunia. Seperti dilaporkan Reuters, Rabu (22/6/2022), menurut Moskow, krisis tersebut dipicu oleh sanksi yang dijatuhkan pada Rusia oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa karena invasi ke Ukraina.

Selain kematian dan kehancuran yang ditaburkan oleh invasi Rusia, perang dan upaya Barat untuk melumpuhkan ekonomi Rusia sebagai hukuman telah membuat harga gandum, minyak goreng, pupuk dan energi melonjak, melukai pertumbuhan global.

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan kepada wartawan di Moskwa bahwa dia kecewa dengan pernyataan Barat yang berulang-ulang bahwa Rusia harus disalahkan atas krisis pangan global.

"Itu bohong, tuduhan seperti itu benar-benar bohong. Jadi Barat dapat memasok semua senjata ini ke Ukraina tetapi untuk beberapa alasan tidak ada yang bisa diambil dari Ukraina?" kata Zakharova.

Amerika Serikat dan anggota Uni Eropa, yang memasok senjata ke Ukraina, menuduh Rusia memicu krisis pangan dengan mencegah ekspor biji-bijian dari Ukraina - yang menyumbang sekitar sepersepuluh dari ekspor gandum global.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan pada 9 Juni bahwa jutaan orang bisa kelaparan karena blokade Rusia di pelabuhan Laut Hitam Ukraina yang katanya telah membuat dunia "di ambang krisis pangan yang mengerikan".

Rusia dan Ukraina adalah dua produsen komoditas pertanian terpenting di dunia. Rusia adalah pengekspor gandum terbesar di dunia setelah Uni Eropa sementara Ukraina adalah pengekspor biji bunga matahari terbesar di dunia.

Rusia dan Ukraina memainkan peran besar di pasar jelai, jagung, dan lobak, sementara Rusia adalah salah satu pengekspor pupuk utama dunia.

Sanksi Barat, kata Zakharova, telah mendorong pasar pertanian ke tepi jurang dengan mengganggu sistem pembayaran, pengiriman, asuransi yang telah mencegah banyak ekspor makanan dan pupuk Rusia.

"Ini tidak logis - di satu sisi Uni Eropa menyatakan ancaman terhadap keamanan pangan global sedang dibuat tetapi pada saat yang sama mereka memblokir rute pengiriman barang ke diri mereka sendiri di benua mereka sendiri," kata Zakharova.

Presiden Vladimir Putin dan pejabat Rusia tidak menggunakan kata "perang" atau "invasi". Mereka menyebut aksi tersebut sebagai "operasi militer khusus" yang bertujuan untuk mencegah penganiayaan terhadap penutur bahasa Rusia di Ukraina timur.

Putin juga menyebut perang itu sebagai pemberontakan melawan Amerika Serikat, yang menurutnya telah mempermalukan Rusia sejak jatuhnya Uni Soviet pada 1991 dengan mendorong perluasan aliansi militer NATO ke arah barat.

Ukraina menyatakan sedang berjuang untuk bertahan hidup melawan perampasan tanah oleh Rusia dan akan berjuang sampai akhir untuk membebaskan wilayahnya dari kendali Rusia. Kyiv menolak klaim bahwa penutur bahasa Rusia telah dianiaya.

Menurut data PBB, Eritrea, Armenia, Mongolia, Azerbaijan, Georgia, Somalia, Belarus, Turki, Madagaskar, Lebanon, Mesir, dan Pakistan bergantung pada Rusia atau Ukraina untuk lebih dari 70 persen impor gandum mereka pada tahun 2021.
Mongolia, Kazakhstan, Moldova, Serbia, Honduras, dan Ghana bergantung pada Rusia untuk 50 persen atau lebih impor pupuk mereka pada tahun 2021.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Keuangan di Tulungagung, KPK Usut Fee Anggaran Pokir

Tim penyidik KPK mengusut proses pembahasan APBD Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur tahun 2015-2018.

NEWS | 7 Juli 2022

Menkumham: UU Pemasyarakatan Perkuat Keadilan Restoratif

DPR telah mengesahkan RUU Pemasyarakatan (RUU PAS) menjadi undang-undang (UU) melalui rapat paripurna.

NEWS | 7 Juli 2022

Hub.id Accelerator 2022 Jaring Startup Digital di Enam Kota

Program Hub.id Accelerator 2022 menggelar promotional roadshow untuk menjaring startup digital terbaik di enam kota.

NEWS | 7 Juli 2022

Krisis Pangan Dunia, Jokowi Ajak Masyarakat Tanami Lahan

Jokowi mengatakan, ketidakpastian global yang terjadi saat ini mengakibatkan ancaman krisis pangan dan energi pada semua negara di dunia.

NEWS | 7 Juli 2022

Anies: Jakarta Miliki Jalur Pedestrian Bawah Tanah Pertama di Indonesia

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, Kota Jakarta memiliki jalur pedestrian bawah tanah pertama di Indonesia.

NEWS | 7 Juli 2022

BMKG: Peningkatan Suhu Permukaan di Indonesia Bervariasi

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebutkan bahwa laju peningkatan suhu permukaan di Indonesia sangat bervariasi.

NEWS | 7 Juli 2022

Tersangka Pembuang Bayi ke Kali Ciliwung Dinikahkan

Mahasiswi berinisial MS (19), yang merupakan tersangka pembuang bayi ke Kali Ciliwung, telah dinikahkan di Polres Metro Jakarta Timur

NEWS | 7 Juli 2022

Pemprov DKI Sebut Perubahan 22 Nama Jalan Sesuai Aturan

Pemprov DKI Jakarta mengatakan penetapan nama baru terhadap 22 jalan di Jakarta, sesuai dengan aturan.

NEWS | 7 Juli 2022

Keluarga Pembuang Bayi Diusir, Wagub DKI: Upaya Mediasi

Wagub DKI Jakarta mengungkapkan, kasus satu keluarga yang diusir dari Rusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, hingga saat ini masih dilakukan upaya mediasi

NEWS | 7 Juli 2022

Kemkominfo Pertajam Peran Pejuang Informasi Publik di Daerah

Peran pejuang informasi publik baik pusat maupun daerah menjadi penting dan menentukan, terutama dalam pemenuhan hak publik terhadap informasi.

NEWS | 7 Juli 2022


TAG POPULER

# Pertalite


# Kepala RS Tewas Ditikam


# Timnas U-19


# Presidential Threshold


# Covid-19 di Jepang


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Inmendagri PPKM Hanya Sehari, Epidemiolog Soroti Komunikasi

Inmendagri PPKM Hanya Sehari, Epidemiolog Soroti Komunikasi

NEWS | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings