Logo BeritaSatu

India Siap Bantu Sri Lanka Pulihkan Ekonomi

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:37 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

New Delhi, Beritasatu.com- India menyatakan siap membantu Sri Lanka dalam pemulihan ekonomi yang cepat. Seperti dilaporkan Al Jazeera, Kamis (23/6/2022), Menteri Luar Negeri India Vinay Kwatra mengatakan New Delhi akan mendukung dengan dana US$ 4 miliar (Rp 59 triliun) yang dijanjikan dalam bentuk pinjaman, pertukaran, dan bantuan.

Vinay Kwatra, didampingi oleh pejabat kementerian keuangan, mengadakan pembicaraan dengan Presiden Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe di ibukota komersial, Kolombo.

“India yang digarisbawahi siap membantu Sri Lanka dalam pemulihan ekonomi yang cepat melalui promosi investasi, konektivitas dan penguatan hubungan ekonomi,” kata juru bicara kementerian luar negeri India Arindam Bagchi yang menulis di Twitter.

Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi terburuk dalam tujuh dekade, dengan kekurangan devisa yang parah menghambat impor kebutuhan pokok termasuk makanan, bahan bakar dan obat-obatan.

Negara kepulauan di ujung tenggara India itu membutuhkan sekitar US$5 miliar dalam enam bulan ke depan untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi 22 juta penduduknya, yang telah berjuang dengan antrean panjang, kekurangan yang memburuk dan pemadaman listrik.

"Tim India mengungkapkan rencana bantuan dalam pertemuan terpisah dengan Wickremesinghe, gubernur bank sentral dan pejabat kementerian keuangan," kata seorang pejabat dari kantor perdana menteri.

“Delegasi juga akan mengadakan diskusi dengan pejabat senior tentang situasi ekonomi di negara itu dan persyaratan bantuan jangka pendek dan jangka panjang," kata kementerian luar negeri Sri Lanka.

Kepada parlemen minggu ini, Wickremesinghe mengatakan India telah menjadi sumber utama bantuan asing ke Sri Lanka tahun ini, memasok lebih dari US$ 4 miliar (Rp 44 triliun).

“Para negara tetangga juga dalam pembicaraan untuk dukungan tambahan termasuk kredit US$ 500 juta (Rp 7 triliun) untuk bahan bakar dan bantuan dengan mengimpor pupuk dan beras sebagai upaya Sri Lanka untuk mencegah krisis pangan,” kata para pejabat.

Sri Lanka berencana untuk mengadakan konferensi donor dengan Tiongkok, India dan Jepang, kata Wickremesinghe, saat melanjutkan pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk paket dana talangan sekitar US$3 miliar.

Kekurangan kritis mata uang asing dan inflasi yang tak terkendali telah membuat hidup menjadi kesengsaraan bagi 22 juta orang di negara Asia Selatan itu.

Sementara itu, parlemen Sri Lanka membatalkan pertemuan yang tersisa selama seminggu untuk menghemat bahan bakar, kata para pejabat pada hari Kamis. Krisis ekonomi menghancurkan dengan cepat menghabiskan pasokan bensin yang sudah langka di negara pulau itu.

Pejabat parlemen mengatakan politisi memutuskan untuk tidak mengadakan sesi pada hari Kamis dan Jumat untuk menghindari penggunaan bensin yang tidak perlu, beberapa hari setelah pihak berwenang menutup sekolah dan beberapa kantor negara karena alasan yang sama.

Kepada parlemen pada Rabu, Wickremesinghe mengatakan bahwa ekonomi negara itu telah "runtuh" dan menghadapi "situasi yang jauh lebih serius" daripada kekurangannya saja saat ia memperingatkan "kemungkinan jatuh ke titik terendah".

“Ekonomi kita benar-benar runtuh. Kita sekarang menghadapi situasi yang jauh lebih serius di luar sekadar kekurangan bahan bakar, gas, listrik, dan makanan,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tarif TN Komodo Rp 3,75 Juta Per Orang, Sandiaga: Masih Dibahas

Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan kenaikan tarif harga tiket masuk TN Komodo masih dalam pembahasan.

NEWS | 4 Juli 2022

Positivity Rate Covid-19 Lampaui Standar WHO, Ini Penjelasan IDI

Meski positivity rate Covid-19 sudah melewati standar WHO, namun IDI menilai kebijakan pemerintah sudah tepat.

NEWS | 4 Juli 2022

Ibnu Khajar Sebut ACT Sudah Pangkas Gaji Para Petinggi

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ibnu Khajar mengeklaim pihaknya telah memangkas besaran gaji serta operasional bagi para petingginya.

NEWS | 4 Juli 2022

VaksinBooster Kedua untuk Nakes, Ini Respons dari PB IDI

Sebelum vaksinasi booster kedua untuk nakes dilakukan, PB IDI mendorong agar target booster untuk masyarakat terpenuhi terlebih dahulu.

NEWS | 4 Juli 2022

Konflik Pertanahan, Mugaera: Letter C Tidak Ada yang Asli

Letter C atau girik, petok, verponding dan segala dokumen tanah yang lama sudah tidak berlaku sejak Oktober 1987.

NEWS | 4 Juli 2022

Kementerian PUPR Targetkan 9 Bendungan Rampung Tahun Ini

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan sembilan bendungan di berbagau wilayah di Indonesia akan rampung tahun ini.

NEWS | 4 Juli 2022

2 Mingggu Lagi Syarat Vaksin Booster Diberlakukan Pemerintah

Pemberlakuan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat baru akan diterapkan paling lama dua minggu lagi.

NEWS | 4 Juli 2022

IDI: Ganja Sebagai Pengobatan Medis Perlu Kajian Mendalam

Penggunaan ganja untuk pengobatan medis perlu melalui tahapan serta kajian yang mendalam berbasis klinis.

NEWS | 4 Juli 2022

Ini Kronologi Penusukan Ibu dan Anak oleh Polisi Gadungan di Bekasi

Jajaran Reskrim Polsek Bantargebang dan Polrestro Bekasi Kota telah menangkap pelaku penusukan ibu dan anak di Mustikajaya, Kota Bekasi.

NEWS | 4 Juli 2022

Pendekatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan BNPT Diapresiasi

Pendekatan berbasis pemberdayaan serta kesejahteraan yang dilakukan BNPT mendapatkan apresiasi.

NEWS | 4 Juli 2022


TAG POPULER

# Apriyani/Fadia Juara


# Elon Musk


# Yusuf Mansur


# Ahmad Dhani


# KM Setia Makmur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Bakal Dalami Aliran Uang Waskita Karya ke Komisi II DPR

KPK Bakal Dalami Aliran Uang Waskita Karya ke Komisi II DPR

NEWS | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings