Logo BeritaSatu

KPK Akan Tahan Petinggi Bank Panin dan Konsultan Pajak

Jumat, 24 Juni 2022 | 09:28 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menahan petinggi PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin, Veronika Lindawati dan konsultan Pajak PT Jhonlin Baratama Agus Susetyo terkait kasus dugaan suap pengurusan nilai pajak. Keduanya diketahui sudah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada para pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kemenkeu.

Plt Jubir KPK Ali Fikri memastikan keduanya akan ditahan setelah persidangan kasus suap pajak di Pengadilan Tipikor selesai.

"Karena sekarang masih proses persidangan jaksanya juga masih fokus sidang penyidiknya itu penyidik yang lain nanti tinggal menunggu disahkan. Iya pasti pasti setiap semua tersangka kalau sudah cukup pasti ditahan," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (23/6/2022).

Dalam kasus suap pajak ini, KPK telah menjerat sejumlah pihak dari Ditjen Pajak Kemenku, empat mantan pejabat dan sejumlah konsultan pajak. Mereka yang telah dijerat KPK yaitu mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji.

Selain itu KPK juga menjerat mantan Kepala Subdirektorat Kerja Sama dan Dukungan Pemeriksaan Ditjen Pajak, Dadan Ramdani; mantan Supervisor Tim Pemeriksa Pajak Bantaeng Sulawesi Selatan dan Kepala Bidang Pedaftaran, Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbartra), Wawan Ridwan; dan Fungsional Pemeriksa Pajak pada Kanwil DJP Jawa Barat II, Afred Simanjuntak.

Kemudian, KPK juga telah menjerat Veronika Lindawati selaku wajib pajak PT Bank PAN Indonesia (Panin) Tbk milik Mu'min Ali Gunawan, Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi sebagai konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations, dan Agus Susetyo selaku konsultan pajak PT Jhonlin Baratama.

Veronika Lindawati diketahui memegang beberapa jabatan di perusahaan grup Panin. Sejak 2010 hingga sekarang, dia tercatat sebagai Komisaris PT Paninkorp, Komisaris PT Panin Investment (2010-sekarang), Komisaris Independen PT Clipan Finance Indonesia Tbk (2007 sampai sekarang), dan Financial Controller PTWisma Jaya Artek (2002-sekarang). Dia mengawali kariernya sebagai Head of Book Keeping PT Bank Panin Tbk pada 1995-1997.

Namun, dari delapan orang yang telah dijerat KPK, hanya Veronika dan Agus Susetyo yang belum ditahan. Sementara enam orang lainnya telah ditahan KPK dan menjalani persidangan. Bahkan, empat mantan pejabat Ditjen Pajak telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Angin Prayitno divonis 9 tahun pidana, Dadan Ramdani 6 tahun pidana, Wawan Ridwan 9 tahun penjara dan Alfred Simanjuntak 8 tahun penjara.

Para mantan pejabat Ditjen Pajak itu terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap terkait perhitungan pajak tiga perusahaan, yakni PT Gunung Madu Plantations untuk tahun pajak 2016; PT Bank Pan Indonesia atau Bank Panin tahun pajak 2016; dan PT Jhonlin Baratama untuk tahun pajak 2016 dan 2017. Suap itu diterima Angin Prayitno dan Dadan Ramdani bersama-sama dengan Wawan Ridwan, Alfred Simanjuntak, Yulmanizar, dan Febrianselaku Tim Pemeriksa Pajak.

Angin dan Dadan menerima suap senilai Rp 15 miliar dan Sin$ 4 juta atau sekitar Rp 42 miliar dari para wajib pajak. Uang suap dengan total Rp 57 miliar itu untuk merekayasa hasil penghitungan wajib pajak perusahaan tersebut.

Secara rinci, Angin dan Dadan menerima uang sebesar Rp 15 miliar dari Ryan Ahmad Ronas dan Aulia Imran Maghribi sebagai perwakilan PT Gunung Madu Plantations sekitar Januari-Februari 2018. Kemudian pada pertengahan tahun 2018 sebesar Sin$ 500.000 yang diserahkan oleh Veronika Lindawati sebagai perwakilan PT Bank Panin Tbk dari total komitmen sebesar Rp 25 miliar. Kemudian, sekitar Juli-September 2019 senilai total Sin$ 3 juta diserahkan oleh Agus Susetyo sebagai perwakilan PT Jhonlin Baratama.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dukungan Ganjar sebagai Capres Menguat, Relawan Deklarasi di 3 Kota

Gelombang dukungan untuk Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024 terus menguat.

NEWS | 7 Juli 2022

UU Pendidikan dan Layanan Psikologi Disahkan, Tentang Apa?

UU Pendidikan dan Layanan Psikologi sudah disahkan, UU ini mengatur banyak hal terkait layanan psikologi, termasuk hak dan kewajiban klien.

NEWS | 7 Juli 2022

Respons Keras Yusril Usai MK Tolak Gugatan Presidential Threshold

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra memberikan respons keras usai uji materi yang diajukannya atas ketentuan presidential threshold pada UU Pemilu ditolak MK

NEWS | 7 Juli 2022

Dugaan Korupsi Minyak Goreng, Kejagung Periksa 9 Saksi

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan pemeriksaan terhadap sembilan saksi kasus dugaan korupsi minyak goreng

NEWS | 7 Juli 2022

Menag: Pengembangan Talenta Digital Perkuat Ekonomi Syariah

Menag Yaqut Cholil Qoumas mengemukakan pengembangan talenta digital perlu terus ditingkatkan untuk memperkuat ekonomi syariah.

NEWS | 7 Juli 2022

Dukungan di Masa Tersulit, Ukraina Terima Kasih ke Boris Johnson

Kyiv mengucapkan berterima kasih kepada Perdana Menteri Boris Johnson dari Inggris karena mendukung Ukraina di "masa-masa tersulit".

NEWS | 7 Juli 2022

PN Surabaya Jatuhkan Vonis Mati Pengedar Sabu-sabu 43,4 Kg

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memvonis hukuman mati kepada dua terdakwa pengedar sabu-sabu.

NEWS | 7 Juli 2022

Airlangga Dinilai Sukses Pimpin Golkar dan Kemenko Perekonomian

Airlangga Hartarto dinilai sukses memimpin Partai Golkar dan Kemko Perekonomian. Sebagai menteri, Airlangga berhasil menjaga ekonomi di Indonesia.

NEWS | 7 Juli 2022

DPR Belum Bahas Kebijakan Pelabelan BPA pada Galon

Belum ada pembicaraan dengan BPOM sebagai mitra kerja Komisi IX DPR terkait rencana pelabelan BPA terhadap air minum kemasan galon.

NEWS | 7 Juli 2022

Satgas: Sebanyak 317.889 Kasus PMK Tersebar di 21 Provinsi

Saat ini terdapat 317.889 kasus PMK yang tersebar di 231 kabupaten/kota di 21 provinsi di berbagai penjuru Tanah Air.

NEWS | 7 Juli 2022


TAG POPULER

# Pertalite


# Kepala RS Tewas Ditikam


# Timnas U-19


# Presidential Threshold


# Covid-19 di Jepang


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tindaklanjuti Arahan Presiden, Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa

Tindaklanjuti Arahan Presiden, Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa

NEWS | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings