Logo BeritaSatu

Masa Tahanan Habis, 2 Tersangka Indosurya Dibebaskan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 14:27 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri membebaskan dari tahanan dua tersangka kasus penipuan investasi dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya, HS dan JI.

"Masa penahanan di Polri habis selama 120 hari, berkas perkaranya belum dikembalikan dari jaksa ke Polri, maka penyidik harus mengeluarkan tersangka yang ditahan demi hukum," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (26/6/2022).

Advertisement

Whisnu menyebutkan, perkara tetap berjalan meskipun para tersangka tidak ditahan. Dibebaskannya kedua tersangka dari penahanan sesuai dengan KUHAP.

"Setiap orang (tersangka) maksimal ditahan selama 120 hari. Maksimal sesuai undang-undang KUHAP, tidak boleh lebih, bisa melanggar HAM," kata Whisnu.

Whisnu mengaku tidak mengetahui apa yang menjadi kendala berkas tersebut belum juga dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. Menurut dia, sudah lima kali proses pelimpahan tahap I, berkas dikembalikan dan dipenuhi oleh penyidik sesuai arahan jaksa peneliti.

"Berkas perkara yang kami sampaikan ke kejaksaan belum dinyatakan lengkap masih ada kekurangan. Kekurangannya kami belum tahu karena sampai saat ini berkas perkara ada di kejaksaan," ungkap Whisnu

Mantan Wakil Direktur Tipideksus Bareskrim Polri itu menyatakan, kasus tetap berjalan meski berkas belum dinyatakan lengkap (P-21). Menurut dia, kasus ini tergolong kasus berat karena menghimpun dana masyarakat senilai Rp15,9 triliun dan melibatkan 14.500 nasabah. Hal ini, membutuhkan waktu bagi kejaksaan untuk membaca kembali.

"Berkas perkaranya itu 1 meter lebih panjangnya, belum lagi dokumennya juga 1 meter," kata Whisnu.

Kasus ini terjadi sejak November 2012 sampai dengan Februari 2020. Whisnu mengatakan kasus Indosurya ini menjadi prioritas untuk dituntaskan.

Menurut dia, dibebaskannya dua tersangka Indosurya dari penahanan bukan masalah, pihak terus berkoordinasi dengan kejaksaan untuk menuntaskan kasus tersebut. "Kami sudah berkoordinasi dengan jaksa," katanya.

Ia menyebutkan, ada kurang lebih 400 item yang diminta oleh kejaksaan untuk dipenuhi oleh penyidik mulai dari P-90, 80 ada 70, termasuk meminta dilakukan audit dalam kasus Indosurya ini.

"Semua menurut kami sudah selesai apa yang diminta jaksa udah kami penuhi, jaksa tinggal meneliti kembali kan bolak balik, kurang ini itu, jaksa minta audit, kami lakukan audit selama 3 bulan audit, sudah selesai. Cukup panjang, karena berkas cukup besar 1 meter lebih jadi butuh waktu," kata Whisnu.

Dihubungi terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan berkas tersebut belum dinyatakan lengkap karena harus dilengkapi oleh penyidik Polri.

"Yang saya tahu perkara itu belum P-21, kendalanya ya penyidik belum bisa memenuhi P-19 dari Jaksa Penuntut Umum, sehingga belum bisa dilimpahkan tahap dua ke JPU," ungkap Ketut.

Dalam perkara ini, penyidik menetapkan tiga orang tersangka, yakni HS selaku pendiri dan ketua KSP Indosurya, JI selaku kepada administrasi dan SA selaku Managing Director KSP Indosurya yang berstatus buronan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Berikan Informasi Tidak Benar, Irjen Ferdy Sambo: Saya Minta Maaf

Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maafnya karena sudah memberikan informasi yang tidak benar

NEWS | 11 Agustus 2022

Ferdy Sambo Tersangka, Din Syamsuddin Minta Satgasus Polri Dibubarkan

Din Syamsuddin meminta agar Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih yang berada di Polri segera dibubarkan.

NEWS | 11 Agustus 2022

DPR Jalankan Fungsi Pengawasan yang Baik dalam Kasus Brigadir J

DPR dinilai telah menjalankan fungsi pengawasan yang baik dalam pengungkapan kasus penembakan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

NEWS | 11 Agustus 2022

Bongkar Kasus Brigadir J, PBNU: Kapolri Sejalan dengan Arahan Jokowi

PBNU menilai upaya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membongkar kasus pembunuhan Brigadir J sejalan dengan arahan Presiden Jokowi. 

NEWS | 11 Agustus 2022

KIB Didorong Segera Wujudkan Politik Persatuan

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) didorong segera mewujudkan politik persatuan dalam sebuah program konkret.

NEWS | 11 Agustus 2022

BRIN: Pangan dan Energi Jadi Fokus Pengembangan Riset

Fokus pengembangan riset yang dilakukan BRIN di Indonesia pada saat ini adalah bidang pangan dan energi.

NEWS | 11 Agustus 2022

Cerita Sekjen DPR Soal OTT KPK: Ada Tulisan Pemalang di Baju 2 Orang Terduga

Sekjen DP Indra Iskandar menceritakan soal dugaan OTT KPK di luar Gedung DPR. KPK dikabarkan menangkap Bupati Pemalang, Agung Mukti Wibowo dalam OTT hari ini.

NEWS | 11 Agustus 2022

Sekjen DPR Jelaskan soal Dugaan OTT KPK di Sekitar Kompleks Parlemen

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menjelaskan soal kabar adanya anggota DPR yang terjerat OTT KPK, Kamis (11/8/2022).

NEWS | 11 Agustus 2022

Selain Ferdy Sambo, 3 Tersangka Lain Juga Diperiksa Hari Ini

Penyidik Timsus Polri memeriksa perdana tersangka Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob Kelapa Dua Depok hari ini.

NEWS | 11 Agustus 2022

Tindakan Brigadir J kepada Istri Irjen Ferdy Sambo Terjadi di Magelang

Hasil pemeriksaan menyebutkan, tindakan Brigadir J kepada istri Irjen Ferdy Sambo, PC, terjadi di Magelang.

NEWS | 11 Agustus 2022


TAG POPULER

# Puan Maharani


# Pohon Koka


# Brigadir J


# Ferdy Sambo


# Mahfud MD


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Berikan Informasi Tidak Benar, Irjen Ferdy Sambo: Saya Minta Maaf

Berikan Informasi Tidak Benar, Irjen Ferdy Sambo: Saya Minta Maaf

NEWS | 2 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings