Logo BeritaSatu

Survei IPS: Head to Head, Prabowo Ungguli Ganjar dan Anies

Senin, 27 Juni 2022 | 13:46 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga survei Indonesia Polling Stations (IPS) merilis hasil survei terbaru mengenai elektabilitas capres di tengah hiruk pikuk koalisi partai-partai politik. Hasilnya, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengungguli dua capres lainnya, yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Peneliti senior IPS, Alfin Sugianto mengatakan ketika dibuat simulasi head to head, elektabilitas Prabowo jauh mengungguli Ganjar dan Anies yang disebut-sebut sebagai pesaing terdekatnya menuju Pilpres 2024.

Advertisement

Ketika IPS mengajukan pertanyaan kepada responden, lanjut Alfin, siapakah yang akan dipilih jika Pilpres dilaksanakan hari ini, sebanyak 29,8% publik mengaku akan memilih Prabowo Subianto. Ganjar Pranowo berada di posisi kedua dengan elektabilitas 20,6%, diikuti Anies Baswedan 16,8%.

“Dalam pertanyaan tertutup yang menyajikan 16 nama tokoh, elektabilitas capres-capres lain seperti Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono, Erick Thohir dan sebagainya bahkan tercecer sangat jauh dengan elektabilitas Prabowo,” kata Alfin Sugianto saat menyampaikan hasil rilis survei nasional IPS secara daring, Senin (27/6/2022).

Kemudian, papar Alfin, ketika IPS membuat simulasi head to head antara Prabowo Subianto dengan Ganjar Pranowo, hasilnya Ketua Umum Partai Gerindra tersebut melesat jauh mengungguli Gubernur Jawa Tengah.

Bahkan, katanya, jika Pilpres 2024 hanya diikuti dua capres yaitu Prabowo dan Ganjar, maka ada sebanyak 62,1% responden mengaku akan memilih Prabowo, sementara hanya 34,4% yang menegaskan pilihannya pada Ganjar.

“Begitu pula ketika dibuat simulasi Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua capres, Prabowo dan Anies, sebanyak 61,5% responden mengaku akan memilih Prabowo dan hanya 35,2% yang menegaskan pilihannya pada Anies Baswedan,” terang Alfin Sugianto.

Menurut Alfin, semakin menguatnya dukungan terhadap Prabowo Subianto akhir-akhir ini cukup dapat dipahami. Selain faktor kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan yang diapresiasi positif oleh publik, pertarungan yang semakin sengit antara para pendukung Ganjar dan pendukung Anies justru menguntungkan posisi Prabowo. Seperti diketahui, dalam beberapa bulan terakhir para pendukung Ganjar dan Anies sangat agresif di media sosial melakukan serangan satu sama lain.

Pertarungan para pendukung Ganjar dan Anies di media sosial belakangan ini begitu keras, sehingga telah mengingatkan kembali memori publik mengenai perseteruan antara kubu kampret dan cebong pada Pilpres 2019.

“Rivalitas kampret vs cebong jilid 2 akhir-akhir tampaknya cukup menggelisahkan publik, terbukti banyak anggota masyarakat yang justru mulai takut memberikan dukungan kepada dua tokoh muda tersebut. Publik mengalihkan perhatiannya pada tokoh lain yang dinilai resistensinya oleh kelompok lain tidak terlalu besar. Nama Prabowo pun menjadi alternatif,” ungkap Alfin Sugianto.


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ramah Lingkungan, Sepeda Motor Listrik Kurangi Emisi Karbon

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan, kini sepeda motor listrik menjadi salah satu andalan dalam mengurangi emisi karbon.

NEWS | 15 Agustus 2022

Warga Antusias Sambut Senam Cinta Tanah Air yang Digelar PDIP

Senam Cinta Tanah Air atau Sicita digelar PDIP untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

NEWS | 15 Agustus 2022

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 199 Pasien Covid-19

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Senin (15/8/2022) berjumlah 199.

NEWS | 15 Agustus 2022

LSI Denny JA Nilai KIB Menang di Pemilih yang Moderat

LSI Denny JA menilai, partai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP lebih unggul di segmen pemilih yang moderat.

NEWS | 15 Agustus 2022

Mahasiswa Papua di Selandia Baru Dapat Kesempatan Bekerja

Mahasiswa Papua yang sebelumnya merasa resah dengan kelanjutan studinya di Selandia Baru, kini berhasil mendapatkan visa kerja di perusahaan konstruksi di sana.

NEWS | 15 Agustus 2022

Harapan Baru Hukum Pidana di Indonesia

Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) perlu segera disahkan untuk mengikuti pergeseran paradigma hukum pidana.

NEWS | 15 Agustus 2022

Peringatan HUT Ke-72 Jateng Jadi Wujud Semangat Keberagaman

Upacara peringatan HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di halaman Kantor Gubernur Jateng diikuti oleh beragam etnis nusantara yang ada di Jateng.

NEWS | 15 Agustus 2022

Satgas: Jakarta Masih Sumbangkan Kasus Terbanyak Covid-19

Secara nasional, tambahan kasus positif Covid-19 paling banyak berasal dari DKI Jakarta, yakni 1.902 orang.

NEWS | 15 Agustus 2022

Sarihusada Dukung Peningkatan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak

Melalui keberlanjutan usaha, kata dia, Sarihusada menghadirkan produk asli Indonesia melalui operasional produksi pada empat pabriknya.

NEWS | 15 Agustus 2022

Kasus Pengutil Cokelat di Alfamart, Ini Kata Hotman Paris

Hotman Paris menilai, meski telah mengembalikan cokelat yang dicuri di Alfamart, bukan berarti pengutil cokelat bisa disebut tidak melakukan tindak pidana.

NEWS | 15 Agustus 2022


TAG POPULER

# Carlo Ancelotti


# Cacar Monyet


# Man City


# Parsindo


# Korea Utara


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ramah Lingkungan, Sepeda Motor Listrik Kurangi Emisi Karbon

Ramah Lingkungan, Sepeda Motor Listrik Kurangi Emisi Karbon

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings