Logo BeritaSatu

Jaksa Agung Pastikan Kasus Garuda di Kejagung Berbeda dengan KPK

Senin, 27 Juni 2022 | 15:49 WIB
Oleh : Fana F Suparman/Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Agung, ST Burhanuddin memastikan kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat di PT Garuda Indonesia tahun 2011 sampai dengan 2021 yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung) berbeda dengan kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat PT Garuda Indonesia yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Diketahui, Kejagung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi di PT. Garuda Indonesia. Korps Adhyaksa menetapkan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan pendiri PT Mugi Rekso Abadi, Soetikno Soedarjo.

Sementara, Emirsyah Satar dan Soetikno telah berstatus sebagai terpidana perkara suap dan pencucian uang terkait pengadaan pesawat dan mesin pesawat yang ditangani KPK.

Burhanuddin mengatakan, KPK hanya menangani soal penyuapan terkait pengadaaan pesawat Airbus S.A.S (Airbus), Roll-Royce Plc dan Avions de Transport Regional (ATR) melalui perantara Connaught International Pte Ltd. Sementara dugaan korupsi yang ditangani Kejagung saat ini terkait dengan pengadaan pesawat selama dipimpin Emirsyah Satar.

"Jadi untuk kasus ES (Emirsyah Satar) ini tentunya adalah dalam rangka zaman direksi dia, ini kan terjadinya pada waktu itu, ini pertanggungan jawab atas pelaksanaan kerja selama dia menjabat sebagai direktur karena yang di KPK adalah sebatas mengenai suap," kata Burhanuddin dalam konferensi pers di Kejagung, Senin (27/6/2022).

Burhanudin pun menegaskan, kasus dugaan korupsi Garuda yang ditangani Kejagung berkaitan dengan pengadaan dan kontrak-kontrak yang terjadi pada era kepemimpinan Emirsyah Satar. Untuk itu, Burhanudin memastikan tidak ada asas ne bis in idem dalam kasus yang ditangani Kejagung dan KPK. Asas ne bis in idem adalah seseorang tidak boleh dituntut sekali lagi karena perbuatan (peristiwa) yang baginya telah diputuskan oleh hakim.

"Ini mulai dari pengadaannya dan tentunya tentang kontrak-kontrak yang ada, itu yang minta pertanggung jawab, yang pasti bukan ne bis in idem," ujar Burhanuddin.

Kejagung menjerat Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo melanggar Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Hari Kesaktian Pancasila, Nadiem: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk

Memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengajak jadikan nilai Pancasila sebagai petunjuk dan tujuan hidup.

NEWS | 1 Oktober 2022

Ikut Lapak Ganjar, Penjualan UMKM Lampu Hias Naik 50%

Penjualan UMKM lampu hias milik Ahmad Sholikin berhasil meningkat 50% karena mengikuti program Lapak Ganjar.

NEWS | 1 Oktober 2022

Perwira Senior Pengawal Revolusi Iran Tewas dalam Bentrokan

Pengawal Revolusi Iran mengumumkan pada hari Sabtu, bahwa seorang perwira senior tewas dalam bentrokan di tenggara negara itu.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jelang KTT G-20, BMKG Siapkan Skenario Terburuk Potensi Bencana

BMKG telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna mengantisipasi skenario terburuk apabila terjadi bencana alam saat pelaksanaan KTT G-20.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jalan ke Lokasi Wisata Salib Putih Tertutup Longsor Seusai Gempa Tapanuli Utara

Gempa Tapanuli Utara magnitudo 5,8 menyebabkan longsor dan tanah retak selain kerusakan rumah dan fasilitas umum.

NEWS | 1 Oktober 2022

Waspada Gempa Susulan, BMKG: Jangan Tinggal di Rumah yang Rusak

BMKG mengingatkan kepada warga korban gempa Tapanuli Utara untuk mewaspadai gempa susulan, dan meminta warga tidak tinggal di rumah yang rusak akibat gempa.

NEWS | 1 Oktober 2022

"Tuhan! Tuhan!" Ini Video Detik-detik Gempa Tapanuli Utara

Viral video gempa memperlihatkan kepanikan warga Tapanuli Utara ketika merasakan gempa bumi tektonik dengan kekuatan magnitudo (M) 6,0 pada Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 1 Oktober 2022

Gempa Tapanuli Utara Terjadi Saat Warga Sedang Tertidur Lelap

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 6 yang mengguncang Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terjadi saat itu banyak warga sedang tertidur lelap.

NEWS | 1 Oktober 2022

Kembangkan Food Estate, Suharso Gandeng Airlangga dan Prabowo

Guna mengembangkan food estate, Menteri PPN Suharso Monoarfa berkolaborasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menhan Prabowo Subianto.

NEWS | 1 Oktober 2022

Gempa Tapanuli Utara Picu Kebakaran Pasar, 18 Kios Hangus

Gempa Tapanuli Utara, Sumatera Utara menyebabkan kebakaran Pasar Sarulla, Kecamatan Pahae Jae. Sebanyak 18 kios hangus.

NEWS | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hari Kesaktian Pancasila, Nadiem: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk

Hari Kesaktian Pancasila, Nadiem: Jadikan Nilai Pancasila sebagai Petunjuk

NEWS | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings