Logo BeritaSatu

Jaksa Agung Ungkap Alasan Dukung Gerakan Bersih-bersih BUMN

Senin, 27 Juni 2022 | 17:06 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Agung, ST Burhanuddin mengungkapkan alasan Kejaksaan Agung (Kejagung) mendukung gerakan bersih-bersih di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN). Kejagung diketahui mengusut sejumlah kasus korupsi di perusahaan-perusahaan BUMN. Terakhir, Kejagung menetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan pesawat di PT Garuda Indonesia (Persero).

Dikatakan Burhanuddin, jajarannya tidak hanya melakukan fungsi represif melalui penindakan, melainkan juga unsur perdata dan tata usaha negara. Unsur tersebut mendukung restrukturisasi organisasi.

Advertisement

"Jadi kami selain melakukan represif, tetapi kami juga memperbaiki restrukturisasi atas perusahaan-perusahaan yang ditimbulkan kerugian. Ini telah terjadi pada Jiwasraya," kata Burhanuddin saat konferensi pers di Gedung Kejagung, Jakarta, Senin (27/6/2022).

"Jiwasraya itu kami bersama tim dari BUMN melakukan perbaikan-perbaikan di situ, juga dengan Asabri. Bahkan dengan Garuda kami juga begitu," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan kolaborasi antara Kementerian BUMN dan Kejagung merupakan bukti komitmen bersama untuk menghasilkan perbaikan mendasar.

"Ini bukti kalau kita mau berkolaborasi dengan baik antarinstansi pemerintah, mau dikelola dengan profesional dan transparan, maka mampu menghasilkan yang terbaik bagi negara," ujar Erick.

Erick pun mengapresiasi BPKP yang sejak awal aktif membantu Kementerian BUMN dan kejaksaan untuk mengaudit perusahaan negara. Dengan komitmen bersama untuk memperbaiki BUMN, kata Erick, hasilnya nampak dari perbaikan performa sejumlah BUMN, termasuk Jiwasraya, Asabri, dan Garuda.

"Program bersih-bersih BUMN bukan program kita sekadar ingin menangkap, tetapi bagaimana kita memperbaiki sistem. Bagaimana kita me-minimize korupsi itu dengan sistem yang diperbaiki sehingga bisa mencegah korupsi secara jangka panjang," ujar Erick.

Diketahui, Kejagung menetapkan Emirsyah Satar sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan pesawat pada PT Garuda Indonesia Tbk periode 2011-2021. Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia itu menjadi tersangka bersama pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) sekaligus beneficial owner Connaught International Pte ltd, Soetikno Soedarjo.

Burhanuddin menuturkan, kasus dugaan korupsi di Garuda Indonesia yang sedang diusut pihaknya merugikan keuangan negara hingga mencapai Rp 8,8 triliun. Hanya saja, dia tidak menjelaskan lebih lanjut soal detail dari kerugian tersebut.

"Kami mendapat penyerahan hasil audit pemeriksaan kerugian negara PT Garuda senilai, kalau di-Indonesiakan Rp 8,8 triliun," kata Burhanu



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tersambar Petir Saat Main Sepak Bola, Warga Sukabumi Tewas

Seorang pesepak bola meninggal di tempat akibat tersambar petir saat menjalani laga persahabatan antara Pepermi FC dan YGS FC di Sukabumi.

NEWS | 13 Agustus 2022

AKKMI Sesalkan Penyelundupan BBM di Tiongkok oleh ABK WNI

AKKMI menyesalkan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) oleh empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan polisi laut Tiongkok.

NEWS | 13 Agustus 2022

Pria Diselamatkan dari Terowongan Runtuh, Dituduh Hendak Bobol Bank

Seorang pria diselamatkan dari terowongan yang runtuh di Roma telah dituduh menggalinya sebagai bagian untuk membobol bank.

NEWS | 13 Agustus 2022

Paman Tikam Keponakan di Kelas, Polisi Ungkap Motifnya

Aparat kepolisian mengungkap motif pembunuhan oleh seorang paman Rahmat (32) terhadap keponakannya berinisial SR (10) saat belajar di ruang kelas.

NEWS | 13 Agustus 2022

Bakamla Akan Membangun 60 Unit Rumah Susun di Batam

Pembangunan rumah susun ini merupakan hasil kerja sama Bakamla dengan Kementerian PUPR, Kementerian ATR/BPN, dan BP Batam.

NEWS | 13 Agustus 2022

Angin Puting Beliung Terjadi di Dua Desa di Kabupaten Kudus

Angin puting beliung melanda dua desa di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sehingga mengakibatkan puluhan rumah rusak ringan hingga sedang.

NEWS | 13 Agustus 2022

BP Jamsostek Tingkatkan Produktivitas Pekerja Lewat Gerakan Sejuta Langkah

BP Jamsostek meluncurkan Gerakan Sejuta Langkah (GSL) agar para pekerja harus bisa menyisihkan waktunya untuk berolahraga.

NEWS | 13 Agustus 2022

Kasus dan Kematian Covid-19 Jakarta sampai 13 Agustus 2022

Infografik tentang data jumlah kasus dan kematian Covid-19 Jakarta sampai dengan tanggal 13 Agustus 2022.

NEWS | 13 Agustus 2022

Penerima Vaksin Covid-19 di Indonesia sampai 13 Agustus 2022

Infografik tentang data jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia sampai tanggal 13 Agustus 2022.

NEWS | 13 Agustus 2022

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia sampai 13 Agustus 2022

Infografik tentang data jumlah dan tren kasus aktif Covid-19 di Indonesia sampai tanggal 13 Agustus 2022.

NEWS | 13 Agustus 2022


TAG POPULER

# OTT Bupati Pemalang


# Brigadir J


# Bharada E


# Putri Candrawathi


# Prabowo Subianto


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tersambar Petir Saat Main Sepak Bola, Warga Sukabumi Tewas

Tersambar Petir Saat Main Sepak Bola, Warga Sukabumi Tewas

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings