Logo BeritaSatu

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga

Selasa, 28 Juni 2022 | 01:12 WIB
Oleh : Mikael Niman, Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penataan Kota Tua di bagian utara Jakarta sudah muncul sejak era Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, setengah abad lalu.

Buktinya, SK Gubernur No cd 3/1/70 tentang Pernyataan Daerah Taman Fatahillah, Jakarta Barat, sebagai Daerah di Bawah Pemugaran Pemerintah DKI Jakarta yang Dilindungi UU Monumenten Ordonantie (Staatblad 1931 Nomor 238).

Advertisement

Ada juga, SK Gubernur No 111-b 11/4/54/73 tentang Pernyataan Daerah Jakarta Kota dan Pasar Ikan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara, sebagai Daerah di Bawah Pemugaran Pemda DKI Jakarta yang Dilindungi UU Monumenten Ordonantie (Staatblad 1931 Nomor 238).

Lima puluh tahun kemudian upaya nyata menghidupkan kembali kawasan Kota Tua masih belum selesai.

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga
Menteri BUMN Erick Thohir mengamati kondisi salah satu gedung milik BUMN di kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu, 26 Juni 2022.

Harus diakui sudah ada kemajuan signifikan dalam upaya merevitalisasi kawasan sekitar Taman Fatahillah, Stasiun Kota, Pasar Pagi Perniagaan, Glodok, maupun Pinangsia.

Namun, impian menjadikan kawasan ini sebagai ikon Jakarta sekaligus destinasi wisatawan lokal dan mancanegara, belum sepenuhnya tercapai.

Dalam kondisi seperti itu, tiba-tiba Menteri BUMN Erick Thohir bicara soal revitalisasi ini saat ia berkunjung ke Kota Tua, Minggu (26/6/2022) lalu.

Di kawasan yang disebut Batavia Lama atau Oud Batavia di mana berdiri beberapa gedung milik BUMN, Erick Thohir mengungkapkan visinya mengubah Kota Tua agar lebih bermanfaat seperti halnya Gedung Sarinah di Jakarta Pusat.

Seperti diberitakan, Sarinah di Jl Thamrin Jakpus, direnovasi Kementerian BUMN era Erick Thohir.

Gedung yang berdiri 15 Agustus 1966 itu kini menjadi pusat perbelanjaan berstatus cagar budaya dengan konsep urban forest yang mengutamakan outdoor space di jantung Ibukota.

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga
Grafis Revitalisasi Kota Tua.


Erick ingin Kota Tua juga mengalami transformasi serupa.

Visi Erick bukan hal baru dan istimewa. Visi serupa juga dicanangkan oleh para pemimpin Jakarta sebelum Anies Baswedan.

Dihitung sejak Ali Sadikin berarti visi revitalisasi sudah berjalan selama masa jabatan 11 gubernur.

Tentu masing-masing gubernur memiliki intensitas berbeda dalam menggarap kawasan bersejarah peninggalan Belanda tersebut. Ada yang sekadar mengeluarkan aturan soal perlindungan bangunan bersejarah. Ada yang getol menggarap. Ada juga yang tidak memperhatikannya.

Tak mengherankan kawasan Kota Tua sempat menjadi kawasan kusam, tak terurus, dan cenderung menyeramkan.

Perubahan signifikan Kota Tua dari kawasan kumuh-suram menjadi pusat aktivitas masyarakat dimulai ketika Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta merevitalisasi pada 13 Maret 2014.

Revitalisasi dalam arti ada tindakan nyata. Bukan sekadar ucapan atau dalam bentuk aturan tertulis.

Singkat cerita, sebagian bangunan bersejarah di kawasan seluas 846 hektare itu direnovasi dan dimanfaatkan untuk tujuan bisnis penunjang pariwisata.

Kemacetan diurai. Akses masyarakat ke kawasan itu dibuka seluas-luasnya dengan menambah armada dan rute angkutan umum.

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang semrawut direlokasi. Area-area terbuka ditambah.

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di depan pohon Natal yang dipajang di depan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta, Desember 2021.

Perubahan fisik tersebut juga diisi dengan keberlanjutan geliat hidup berupa interaksi sosial dan bisnis. Karena itu sejumlah festival, pameran, bazar, atau pertunjukan digelar di sejumlah lokasi.

Kawasan Kota Tua dimanfaatkan untuk berbagai acara besar, di antaranya perayaan pergantian tahun. Kawasan Museum Fatahillah sudah lama menjadi tujuan wisata.

Pada Mei 2017, kawasan wisata Kota Tua menyambut kedatangan Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia dari Swedia. Rombongan itu datang bersama 35 relasi bisnis yang menyelenggarakan "Indonesian Sweden Executive Forum".


hal 1 dari 4 halaman

Halaman: 1234selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Warga Antusias Sambut Senam Cinta Tanah Air yang Digelar PDIP

Senam Cinta Tanah Air atau Sicita digelar PDIP untuk mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan.

NEWS | 15 Agustus 2022

RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 199 Pasien Covid-19

Pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, hingga hari ini Senin (15/8/2022) berjumlah 199.

NEWS | 15 Agustus 2022

LSI Denny JA Nilai KIB Menang di Pemilih yang Moderat

LSI Denny JA menilai, partai Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP lebih unggul di segmen pemilih yang moderat.

NEWS | 15 Agustus 2022

Mahasiswa Papua di Selandia Baru Dapat Kesempatan Bekerja

Mahasiswa Papua yang sebelumnya merasa resah dengan kelanjutan studinya di Selandia Baru, kini berhasil mendapatkan visa kerja di perusahaan konstruksi di sana.

NEWS | 15 Agustus 2022

Harapan Baru Hukum Pidana di Indonesia

Rancangan Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) perlu segera disahkan untuk mengikuti pergeseran paradigma hukum pidana.

NEWS | 15 Agustus 2022

Peringatan HUT Ke-72 Jateng Jadi Wujud Semangat Keberagaman

Upacara peringatan HUT ke-72 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) di halaman Kantor Gubernur Jateng diikuti oleh beragam etnis nusantara yang ada di Jateng.

NEWS | 15 Agustus 2022

Satgas: Jakarta Masih Sumbangkan Kasus Terbanyak Covid-19

Secara nasional, tambahan kasus positif Covid-19 paling banyak berasal dari DKI Jakarta, yakni 1.902 orang.

NEWS | 15 Agustus 2022

Sarihusada Dukung Peningkatan Kualitas Kesehatan Ibu dan Anak

Melalui keberlanjutan usaha, kata dia, Sarihusada menghadirkan produk asli Indonesia melalui operasional produksi pada empat pabriknya.

NEWS | 15 Agustus 2022

Kasus Pengutil Cokelat di Alfamart, Ini Kata Hotman Paris

Hotman Paris menilai, meski telah mengembalikan cokelat yang dicuri di Alfamart, bukan berarti pengutil cokelat bisa disebut tidak melakukan tindak pidana.

NEWS | 15 Agustus 2022

PDIP: Jangan Keliru Artikan Restu Jokowi untuk Prabowo Cs

PDIP meminta semua pihak tidak keliru mengartikan restu Presiden Jokowi untuk para menterinya yang akan mencalonkan diri.

NEWS | 15 Agustus 2022


TAG POPULER

# Carlo Ancelotti


# Cacar Monyet


# Man City


# Parsindo


# Korea Utara


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bareskrim Ungkap Situs Judi Online, 8 Karyawan Diringkus

Bareskrim Ungkap Situs Judi Online, 8 Karyawan Diringkus

NEWS | 16 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings