Logo BeritaSatu

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga

Selasa, 28 Juni 2022 | 01:12 WIB
Oleh : Mikael Niman, Dwi Argo Santosa / DAS

Beberapa lokasi dijadikan tujuan wisatawan seperti Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Seni Rupa & Keramik, Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum 3D Art, serta Museum Bahari.

Selain pergelaran rutin musik, pada 2021 ruang terbuka di kawasan itu juga dimanfaatkan untuk perayaan Natal 2021.

Mengusung tema Harmony with History, Taman Fatahillah Kota Tua menjadi salah satu lokasi yang digunakan Cristmas Market yakni bazar UMKM, tur museum, Christmas tree, video mapping, dan live music gratis dan terbuka untuk umum.

Sekelumit contoh tadi adalah hasil usaha menghidupkan kembali Kota Tua.

Apa yang dimulai Jokowi dilanjutkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan kemudian oleh Djarot Saiful Hidayat.

Seperti diketahui, ketiganya adalah paket partai pemenang Pilgub DKI Jakarta 2012 sehingga program pembangunan tetap berkesinambungan.

Revitalisasi yang berlanjut itu tidak begitu saja berjalan mulus. Sejumlah kendala menghadang sehingga target waktu penuntasan pun tak tercapai.

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga
Ratusan pengunjung memenuhi pelataran kawasan kota tua, Jakarta Barat untuk berekreasi, Rabu 4 Mei 2022.

Kendala paling menonjol adalah sulitnya merevitalisasi 134 bangunan tua bernilai sejarah.

Pasalnya, dari jumlah itu hanya lima milik Pemprov, yakni Museum Sejarah Jakarta, Museum Bahari, Balai Konservasi, Museum Wayang, serta Museum Seni Rupa dan Keramik. Selebihnya milik BUMN dan swasta.

Pemprov tak punya hambatan merenovasi bangunan miliknya. Persoalannya, banyak gedung yang tak terawat dan bahkan ambruk adalah milik BUMN atau swasta yang tak mampu memperbaiki.

Pemprov DKI tidak bisa serta merta merenovasi atau membangun kembali properti swasta atau pihak di luar asetnya sendiri.

Karena itu, bisa disebut gayung bersambut manakala Erick Thohir menyatakan visinya merevitalisasi Kota Tua. Pasalnya, sebagian besar bangunan yang harus direnovasi itu adalah milik BUMN.

Setengah Abad Revitalisasi Kota Tua Belum Kelar Juga
Menteri BUMN Erick Thohir megunjungi kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu, 26 Juni 2022.

"Jika Sarinah mampu kita ubah, Kota Tua harus juga bisa,” kata Erick yang sukses sebagai Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc).

Erick membandingkan, jika Sarinah kini menjadi daya tarik dan ikon baru Jakarta maka Kota Tua akan hadir dengan impresi berbeda, namun memiliki manfaat yang luas bagi masyarakat karena juga akan ada UMKM, produk lokal, pentas seni dan budaya.

“Insyaallah, tahun depan kita akan coba sinergikan dengan pembangunan Kota Tua secara menyeluruh," kata Erick.

Erick tinggal melanjutkan apa yang sudah dimulai Jokowi hingga Djarot dan kemudian menyelaraskan dengan pola penataan era Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku menggunakan cara baru.

Ia menggunakan istilah “transfromasi” dari kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa sekarang menjadi tempat wisata yang bisa menjadi magnet bagi wisatawan.

“Transformasi kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa ini sudah pernah dicanangkan sejak masa Gubernur Ali Sadikin, namun kali ini dilaksanakan dengan cara baru sehigga kita lebih optimis meraih sukses,” ujar Anies di acara head of agreement beberapa perusahaan di halaman Museum Fatahillah, Jakbar, Rabu (28/4/2021).

Kesepakatan dilakukan antara Jakarta Experience Board/PT Jakarta Tourisindo (JXB), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).

Cara baru yang dimaksud Anies adalah kolaborasi, masif, dan terstruktur dalam melakukan transformasi.

Kolaborasi berarti melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, UKM, dan para pakar.

Masif artinya yang dikelola bukan hanya sejumlah bangunan tetapi kawasan seluas 240 hektare dari Sunda Kelapa hingga Kota Tua.

Baca selanjutnya
Terstruktur adalah melalui pembentukan joint venture dengan banyak fleksibilitas dan otoritas ...


hal 2 dari 4 halaman

Halaman: 1234selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Soal Mobil Dinas Listrik, Pemprov DKI Punya 2 Pilihan

Pemprov DKI akan melakukan 2 pilihan terkait mobil dinas listrik. Dua pilihan itu, adalah memodifikasi kendaraan dinas lama dan membeli mobil listrik.

NEWS | 29 September 2022

Pengacara Lukas Enembe Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dilaporkan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

NEWS | 29 September 2022

Perindo Bidik 20% Kursi DPRD di Kalimantan Timur

Hary Tanoesoedibjo (HT) membidik perolehan 20 persen kursi legislatif atau DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Perindo.

NEWS | 29 September 2022

Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

Tokoh adat dari Sentani, Jayapura, Papua, Yanto Eluay mengimbau semua pihak di Tanah Papua untuk menjaga situasi damai.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Minta Kepala Daerah Ajak Masyarakat Berwisata di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah mengajak masyarakat untuk melakukan wisata di dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Ini Tips Investasi Aman dan Legal di Era Digital

Dibutuhkan pemahaman yang baik dan tepat mengenai ragam investasi secara digital tersebut agar terhindar dari kerugian.

NEWS | 29 September 2022

Skor Efektivitas Pemerintahan Modal Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Peningkatan skor efektivitas pemerintahan di Indonesia versi Bank Dunia, menjadi modal besar bagi pemerintah menciptakan visi birokrasi kelas dunia.

NEWS | 29 September 2022

Abdillah Toha Nilai Mahfud MD Sosok Bersih dan Tegas

Cendekiawan muslim Abdillah Toha menilai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai sosok yang bersih dan tegas.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Tegaskan Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran terkait  mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Urgensi Negara Islam Berubah, Palestina Berdaulat Sudah Bukan yang Utama

Urgensi negara-negara Islam atau negara dengan banyak penduduk Islam telah berubah, tak lagi mengutamakan Palestina yang berdaulat.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

DKI: Pembangunan Rusun di Pulau G Akan Dilakukan Swasta

NEWS | 3 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings